
"Saat tidur seperti ini kamu terlihat cantik juga ya",ujar Juno dalam hati sambil membelai rambut Hana.
Tak selang berapa lamapun Rudi datang dengan membawa beberapa makanan obat,dan juga vitamin untuk Hana.
"Rudi cepat kamu siapkan mobil!!!
kita antar dia pulang ke rumahnya untuk beristirahat",ujar Juno.
"baik tuan muda",jawab Rudi.
Junopun menggendong Hana menuju lobby dan saat berjalan menuju lobby banyak karyawan yang memperhatikan dan bergumam mengenai Hana.
"coba perhatikan siapa itu yang di gendong presdir???",ucap karyawan satu.
"iya benar!!
apa dia kekasih Presdir?
ah rasanya tidak mungkin deh!!
karena kan presdir bukannya dulu juga pernah menjalin hubungan dengan nona besar keluarga Hermawan",ucap karyawan yang lain.
"Apa kalian tidak ada pekerjaan?
bergosip saat jam kerja?",ucap Juno sedikit memperingatkan.
Tidak disangka ketika berada di lobby kakek Juno tiba-tiba datang karena memang selama ini kakek Juno selalu menempatkan mata-mata di sisi Juno.Namun, Juno tak pernah mempedulikannya.
"JUNO!!!!
siapa gadis itu?
apa yang sudah kamu lakukan padanya????",tanya kakek.
Junopun mendekat dan berbisik pada kakek.
"Kakek tenang saja!!
ini adalah cucu menantu kakek yang Juno bilang!
dia hanya pingsan sekarang aku mau antar dia pulang",ucap Juno.
"Hehhh", kakek hanya bisa menghela nafas.
__ADS_1
"Silahkan tuan muda",ujar Rudi sambil membukakan.
Juno dan Hanapun masuk ke dalam mobil,
"Kamu tau kan alamat rumahnya??,ucap Juno.
"Iya tuan muda",jawab Rudi.
"Menurutmu apa kakek akan menyetujui hubungan kami??",tanya Juno minta pendapat kepada Rudi.
"Kalau menurut saya sejauh ini tuan besar selalu mendukung apa yang anda lakukan tuan muda termasuk juga hubungan anda dengan nona Diandra waktu itu",ucap Rudi.
"Sudah masalah itu jangan dibahas lagi
bikin mood ku jadi hilang",kata Juno.
Dua puluh menit kemudian akhirnya mereka sampai di tempat kost Hana.
"Rumah apa ini????
kenapa kecil sekali!!!",ungkap Juno.
"Maaf tuan muda ini namanya kost'an!!
"coba kamu buka pintunya!!
lama-lama berat juga gadis kecil ini!!!!!",ucap Juno hehehehe.
Ternyata sebelumnya pada saat Rudi menyelidiki tentang Hana dia juga sudah membayar ibu kostnya untuk memberikan kunci serep kamar kost Hana.
Memang sangat capek menggendong seseorang sambil menaiki anak tangga.
Betapa tidak?
karena kamar kost Hana berada di atas.Makanya Juno merasa keberatan.
Setelah pintu kamar kost terbuka Junopun meletakkan tubuh Hana secara perlahan ke atas kasur sambil menyelimutinya.
"oh ya Rud !!
makanan,obat,dan vitaminnya sudah kamu bawa juga kan?",tanya Juno untuk memastikan.
"Iya tuan muda!!
__ADS_1
mau di letakkan dimana?",ucap Rudi.
"untuk makanannya coba kamu taruh di kulkas saja!!
lalu obat dan vitamin nya kamu taruh di meja ini saja",ujar Juno.
Ketika Rudi pergi ke dapur ternyata di dapur tidak ada kulkasnya.
"Tuan muda sepertinya nona Hana tidak memiliki kulkas!",ucap Rudi sambil berbisik-bisik.
"Apa???
bagaimana bisa kamu gadis kecil alat elektronik seperti ini saja tidak punya??
ya sudah kamu letakkan di meja saja!!!
sekarang kamu pergi ke toko elektronik untuk membeli kulkas mini",ucap Juno.
"Baik tuan muda!!
tapi nanti kalau nona Hana tanya bagaimana???",ucap Rudi.
"udah tenang saja biar aku yang menjelaskan pada gadis kecil ini",jawab Juno.
Tak selang berapa lama Hana mulai sadar,dan jampun menunjukkan pukul 19.00 wib.
"Kamu kenapa bisa ada di kost ku??", Hana agak sedikit lemah.
"Kamu pikir tadi siapa yang tiba-tiba pingsan di kantorku lalu membuat ku panik???
dan sekarang kamu masih bertanya kenapa aku bisa ada di tempat yang begitu kecil ini!!!
kalau bukan aku yang mengantarmu pulang lalu siapa lagi???",jelas Juno.
"ohh.....
maaf aku sudah merepotkanmu!!
terimakasih juga kamu sudah mengantarkan ku pulang!!
tapi sekarang aku sudah tidak apa-apa sebaiknya kamu juga pulang!!
karena tidak baik pria dan wanita malam-malam begini berada dalam satu kamar",ungkap Hana.
__ADS_1