
" perlu kalian tau ada seseorang yg membocorkan..informasi tentang misi dan tugas kita sehingga para anggota tim kita menjadi korban..." ucap komandan mereka
" apa artinya ada penghianat di antara kita.." ucap ben
" ya tapi kalian tidak boleh saling curinga hingga memecah belah kalian .." jawab rayen
" dan ingat siapa saja orang yg tertangkap berhubungan dengan kejadian ini..tanpa berpikir lagi aku akan membunuh orang itu .." ucap ken dia terlihat sangat menyeramkan
sepertinya semua orang di sana batu tahu bahwa ada sisi ken yg sangat menyeramkan..
setelah itu rapat mereka pun di mulai tanpa ada hambatan di sana...
beberapa jam kemudian akhirnya pertemuan itu selesai...
" baiklah pertemuan ini kita pada hari ini sudah selesai silahkan pada para anggota yg bertugas hari ini....menjalan kan tugas nya.." ucap komandan ..
" siap komandan..." ucap mereka
serempak
mereka mulai Menjalankan tugas mereka masing masing..
" hey sera kau melihat rayen.." ucap nisa
" iya aku melihat rayen dan ken ada diruang buku.." ucap sera
" terimakasi aku akan kesana sekarang.." nisa
" ya .." sera
sesampai nya di ruang buku
__ADS_1
" kakak .." ucap nisa masuk ke ruangan itu
" nisa ada apa kau kemari.."ucap rayen
" kakak kau tidak memberitahu ku kejadian kemarin kan..." ucap nisa
" ya kakak akan menjelaskan nya sekarang kau tidak perlu ngambek seperti itu.." ucap rayen
" tidak perlu sera cia dan ben sudah menceritakan semuanya.." nisa
" bagus kalo begitu aku tidak perlu menjelaskan
nya panjang lebar..." rayen
" kakak!!!..kau ini.." ucap nisa dengan nada marah
" ehh sudah sudah kau kesini karna ingin tau keadaan riana kan ..." ucap rayen
" dia tidak terluka parah hanya perlu perawatan idi rumah sakit selama 1 minggu.." ucap ken yg tiba tiba muncul dari ruangan sebelah..
" ken apa kita tidak bisa Menjenguk nya di rumah sakit..." ucap nisa
" hmm kita boleh Menjenguk nya..tapi setelah
perkerjan ini selesai ." ucap ken mengangkat berkas.dan dokumen yg bertumpuk..
" benarr lihat lah tumpukan kertas ini yg perlu di tanda Tangani.." ucap rayen yg pusing melihat nya
" baiklah aku akan Menunggu kalian ..selesai berkerja.." ucap nisa
" ya Istirahatlah di ruangan mu.." ucap rayen
__ADS_1
nisa pun pergi ke ruangan nya sementara itu ken dan rayen mulai mengerjakan perkerjan yg tertunda itu...
sementara itu di sisi lain
" boss semua sudah siap kita tinggal pergi ke rumah sakit..." pak ho
" apa pengamanan di sana sudah di siapkan .." ucap lucas
" sudah boss.." pak ho
" jangan sampai ada masalah saat kita pergi ke rumah sakit ayo berangkat.." ucap lucas
setelah itu lucas pergi ke rumah sakit
sesampainya di rumah sakit
" pak ada yg bisa saya bantu.." ucap salah satu suster
" saya ingin menjenguk pasien di ruangan no 16 .." ucap lucas
" sepertinya pasien di ruangan itu sedang tidur mohon anda jangan terlalu berisik saat menjenguk.." ucap suster itu
" baiklah.." lucas
perawat itu pun pergi dan lucas datang ke ruangan no 16 di mana adiknya itu di rawat
saat lucas masuk kesana lucas melihat riana yg sedang tertidur..dia hanya melangkah ke arah riana dan duduk di kursi sebelah tempat tidur riana..
" riana maaf kan kakak..tidak bisa melindungi mu.." ucap lucas sambil mengusap kepala adik nya itu
(\*\*\*\* thanks you ฅ'ω'ฅ )
__ADS_1