HARUS MEMILIH SALAH SATU

HARUS MEMILIH SALAH SATU
H 24


__ADS_3

Selesai juli ganti pakaian,mereka pun berpamitan kepada ibu nya untuk pergi


Ibu : kalian mau kemana nak ?


Mega : kami mau pergi bu


Juli : iya ibu,aku mau minta antar mega untuk mencarikan kado buat nanti malam ke acara ibu delia dan pak pratama


Ibu : oh ya sudah kalau gituh kalian hati hati di jalan ya


Juli dan Mega : baik bu kami berangkat dulu,daaaah ibu


(sambil keluar dan melambaikan tangan kepada ibu nya)


Mobil mega pun melaju ke arah pusat perbelanjaan (bisa di bilang mall)


Mereka pun sampai tujuan


Mega : ayo jul kita masuk


Juli : iya mega


Lalu mereka melangkah masuk


Mega : jul,kamu mau beli kado apa ?


Juli : hmm aku bingung nih meg


mau kasih apa ya ?


(mereka pun berjalan sambil mikir)


Mega : gimana kalau baju ?


Juli : aku gak tau ukuran nya


Mega pun hanya menghela nafas saja


Juli : gimana kalau buat papah nya tata sebuah dasi saja,beliau kan orang sangat pekerja keras


Mega : ah ide yang bagus itu,ayo kita lihat ke toko dasi



Dan juli pun menjatuhkan pilihan dasi nya pada dasi warna hitam salur salur


Juli : ah yang ini saja ya


Mega : ya sudah okeh,itu sangat bagus dan terlihat mewah,sangat cocok


Lalu juli pun membeli nya dan di bungkus dengan kertas kado


Juli : lalu tinggal untuk mamah nya tata


Mega : hmmm apa ya


Mega : ah iya bagaimana kalau untuk mamah nya si tata,kamu kasih syal saja


Juli : hmm ide yang baik


Mereka pun langsung mencari toko syal



Juli : ah bagaimana ini saja ?


Mega : hmm ya udah,ini terlihat bagus dan sangat elegan


Juli : baik lah


Lalu sesudah mereka menemukan apa yang mereka cari


Mereka pun mampir sebentar untuk makan siang bersama


Mega : jul aku laper nih,cari makan dulu yuk


Juli : oh ya sudah ayo


Mega : kitah makan di hoka bento ya jul


Juli : ya okeh deh,hayu aku yang traktir kamu hari ini karena sudah mau antar aku mencari kado


(seraya sambil tersenyum)


Mega : asiiikkkkk ayo


(sambil kegirangan dan melangkah ke hoka bento untuk makan siang)


Sesudah selesai makan siang lalu mereka pun pulang


Juli : mega makasih ya sudah mau antar aku,ayo turun dulu (ajak nya)


Mega : nanti lagi ajah jul,aku mau langsung pulang saja


Juli : ya sudah makasih ya dan hati hati di jalan nya


Mega : iya,okeh sama sama


daaaahhh cantik (di iringi tawa)


Juli pun hanya tersenyum mendengar kata kata mega


Mega pun melanjutkan perjalanan nya pulang ke rumah


Juli pun masuk ke dalam


Ibu : kamu sudah pulang ?


Juli : sudah bu baru saja


oh iya,juli hanya membeli ini saja bu


(sambil menunjukan barang yang tadi dia beli)


Ibu : bagus nak,semoga saja mereka menyukai barang yang kamu beri ini


Juli : ya semoga saja bu


(juli pun sambil tersenyum)


Ibu : kamu sudah makan nak ?


Juli : udah bu tadi bersama mega


Ibu : ya sudah sana kamu istirahat dulu pasti kamu sangat lah lelah nak


Juli : iya baik lah bu


(sambil melangkah menuju kamar)

__ADS_1


Dan pada sore hari nya juli sedang bersiap siap berdandan untuk pergi ke acara pesta mamah dan papah nya tata


Juli : ibu,apa ibu mau ikut bersama juli menghadiri pesta itu ?


Ibu : tidak nak,ibu sudah tua


lebih baik kamu saja yang ke sana


Ibu : berdandan lah yang cantik


Juli : baik lah bu


(seraya tersenyum kepada ibu)


Ibu : kamu berangkat jam berapa nak ?


Juli : jam 7 bu,akan ada yang menjemput kemari bu kata n.delia


Ibu : ah baik kalau gituh kamu segera lah bersiap nya


Juli : ya bu


lalu ibu nya pun pergi dari kamar juli


Selesai berdandan juli pun keluar dari kamar dan terlihat sangat cantik


dengan memakai gaun berwarna putih bercorak bunga bunga,belakang bawah baju nya berumbai dan depan nya agak terbuka hanya sampai lutut saja sehingga memperlihat kan kaki jenjang nya yang sangat putih bersih indah itu


Dia pun bermake up natural tipis dan tidak mencolok yang membuat wajah putih nya tambah cantik dan mempesona dengan rambut yang terurai bergelombang bawah nya


Ibu : nak ini kamu ? ya ampun kamu cantik sekali nak,ibu sampai gak mengira ini kamu nak


Juli : hmm ibu bisa ajah deh


(sambil tersenyum malu)


Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu rumah dan lalu di buka nya


Sopir : maaf permisi saya mengganggu


saya ke sini mau menjemput nona juli


Ibu : oh iya tunggu sebentar ya pak


Sopir itu pun hanya membalas dengan anggukkan saja


Ibu : nak nak itu jemputan mu sudah datang dan menunggu di depan


Juli : ah baik lah bu


(juli pun melangkah keluar)


Ibu : kado nya sudah kamu bawa


Juli : sudah bu ini


(sembari memperlihatkan tas kecil yang berisi kado)


Ibu : ah baik lah,kamu hati hati ya dan titip salam buat n.delia dan t.pratama


Juli : iya ibu,juli pamit dulu ya daahh ibu


Ibu nya pun hanya tersenyum


Sesampai nya di gedung yang megah


Sopir : silahkan nona


Juli : ah iya pak terimakasih


dan di balas hanya dengan senyuman


Lalu juli pun melangkah masuk ke dalam gedung



Gedung itu bernuansa serba putih


Saat juli melangkah masuk banyak orang orang melihat ke arah nya terutama para pemuda anak dari rekan bisnis yang di undang kemari


Apa aku terlalu jelek sampai sampai mereka melihat dan menatap ku seperti itu ya (gumam nya dalam hati)


Jeri : hey hey hey,lihat siapa yang sedang melangkah ke arah sini


(ucap nya seraya berbicara kepada tomi) Lalu tomi pun melihat ke arah yang di maksud oleh jeri


Hmmm dia rupa nya,sangat cantik sekali dia hari ini seperti putri


(gumam nya dalam hati seraya sambil tersenyum indah yang terukir di wajah)


Lalu jeri pun memanggil juli dan menghampiri nya


Jeri : hey nona cantik kita berjumpa lagi


Juli : ah iya,kamu... bagaimana keadaan mu apa sudah sembuh (basa basi nya)


Jeri : sudah,nona kamu ini sangat lah cantik seperti bidadari saja


Juli : ah biasa ajah tuan


Jeri : hey hey hey jangan panggil aku tuan,aku belum setua itu


panggil saja aku jeri tampan


(ucap nya seraya tertawa tawa)


Juli : hehe iya baik jeri


Jeri : gituh dong manis


Tomi : hem hem hem (berdehem)


kamu sudah di tunggu oleh papah dan mamah di sana (sambil menunjuk ke arah orang tua nya)


Juli : ah baik lah,jeri aku ke sana dulu ya


Jeri : iya silahkan nona manis


Juli pun menundukan kepala seraya pamit kepada tomi dan juga jeri


Juli : malam tuan,nyonya


(sambil menundukkan kepala) berbicara kepada n.delia dan t.pratama yang sedang bersalaman dengan tamu nya


N.delia : malam sayang


eh kenapa kamu panggil ibu dengan sebutan nyonya (seraya heran)


Juli : hmm maaf bu

__ADS_1


T.pratama : panggil saja kami seperti biasa nya sayang


(sembari mengelus kepala juli)


N.delia dan T.pratama : kamu cantik sekali sayang (sambil tersenyum)


Juli : ah terimakasih ibu bapa atas pujian nya (seraya tersenyum malu)


Juli : ah iya,ini kado dari juli maaf tidak bisa memberi yang terbaik


N.delia : terimakasih sayang


lihat pah calon mantu kita membawakan kado


Papah : terimakasih nak kamu memang baik sekali (lalu menerima nya)


Juli : iya ibu bapa sama sama


(ucap nya sangat gugup)


Dari kejauhan ada yang memanggil nama juli saat ia sedang berbincang bincang


Tata : wah cantik kamu sangat cantik dan sungguh sempurna


Juli : ah terimakasih atas pujian nya


Papah : tutup mulut mu ta


Tata : ah iya pah heheheh


Mamah : nah ya sudah ibu dan bapa tinggal dulu ya,kamu di temani tata dan nikmati semua hidangan nya ya nak


Juli : iya bu (ucap nya tersenyum)


Dan n.delia dan t.pratama pun melangkah pergi untuk menyambut tamu yang lain nya


Tata : kamu kox lama sekali sih cantik


Juli : ah iya tadi macet di jalan nya


Tata : hari ini kamu sangat sempurna


Juli : kamu bisa ajah si ta gombal nya


Tata : eh serius ini


Tata : ayo sini ikut aku kita nikmati makanan nya (sambil menggandeng tangan juli)


Mereka pun memakan salah satu dari makanan yang ada


Di sisi lain ada sepasang mata yang sedang memperhatikan nya


Sial enak saja mereka berduaan di sana


(gumam nya sangat lah kesal)


Lalu juli pun pamit ingin pergi ke toilet


Juli : ta,aku mau ke toilet nih


Tata : ayo aku antar


Juli : ih jangan lah,kamu di sini ajah


tunjukin arah nya ajah dimana


Tata : oh ya sudah,dari sini kamu belok ke kanan,lurus dan di situ ada tulisan toilet


Juli : ah baik lah


(juli pun melangkah ke arah toilet)


setelah selesai ia pun keluar dan di luar sudah ada yang menunggu nya


Di tarik nya lengan juli dengan paksa


Juli : ah mas tomi,lepas mas sakit


Lalu tomi mendorong tubuh juli ke pinggir tembok di pojokan dan menghadang dengan kedua tangan nya sedang kan kaki juli di himpit oleh kaki tomi,tidak ada seorang pun yang lewat


hanya ada mereka berdua saja di sana


Juli : mas mau apa sih,lepas


(sambil meronta ronta agar lepas)


Tomi : jangan harap kamu lepas dari aku


(menatap nya dengan tajam)


Juli : salah aku apa coba mas


Tomi : salah kamu,salah kamu menolak aku (seraya tersenyum kecut)


Juli : bukan bukan gituh mas


(jawab nya terbata bata)


Tomi : akhir akhir ini kamu selalu saja menghindari aku


Juli pun terdiam tak bersuara


Lalu dengan sigap tomi pun mencium bibir juli dan mengecup nya berkali kali


Tomi : apa kamu tak punya perasaan apa apa terhadap ku heuh


Juli : hmm aku,aku hanya


(jawab nya terbata bata dan bingung mau menjawab apa)


Tomi : mulai sekarang kamu menjadi pacar ku dan jangan membantah


Juli : tapi mas,itu kan kemauan kamu bukan kemauan aku,mas jangan maksa aku kaya gini dong


Tomi : terserah,mulai sekarang kamu jadi pasangan ku dan kamu jauhi tata mulai dari sekarang,aku gak mau melihat kamu dengan adik ku terlalu dekat seperti sepasang kekasih


Tomi : mengerti kamu


(sambil dengan suara yang menekan kan)


Juli : hmm baik baik mas


(jawab nya terbata bata)


Tomi : apa ? sekali lagi kamu ulangi


Juli : baik aku mengerti,puas kamu


(seraya berteriak ke arah tomi)

__ADS_1


Tomi : bagus itu yang ku mau dari mu


(sambil memegangi pinggang juli dengan sangat erat).


__ADS_2