
Selesai juli ganti pakaian,mereka pun berpamitan kepada ibu nya untuk pergi
Ibu : kalian mau kemana nak ?
Mega : kami mau pergi bu
Juli : iya ibu,aku mau minta antar mega untuk mencarikan kado buat nanti malam ke acara ibu delia dan pak pratama
Ibu : oh ya sudah kalau gituh kalian hati hati di jalan ya
Juli dan Mega : baik bu kami berangkat dulu,daaaah ibu
(sambil keluar dan melambaikan tangan kepada ibu nya)
Mobil mega pun melaju ke arah pusat perbelanjaan (bisa di bilang mall)
Mereka pun sampai tujuan
Mega : ayo jul kita masuk
Juli : iya mega
Lalu mereka melangkah masuk
Mega : jul,kamu mau beli kado apa ?
Juli : hmm aku bingung nih meg
mau kasih apa ya ?
(mereka pun berjalan sambil mikir)
Mega : gimana kalau baju ?
Juli : aku gak tau ukuran nya
Mega pun hanya menghela nafas saja
Juli : gimana kalau buat papah nya tata sebuah dasi saja,beliau kan orang sangat pekerja keras
Mega : ah ide yang bagus itu,ayo kita lihat ke toko dasi
Dan juli pun menjatuhkan pilihan dasi nya pada dasi warna hitam salur salur
Juli : ah yang ini saja ya
Mega : ya sudah okeh,itu sangat bagus dan terlihat mewah,sangat cocok
Lalu juli pun membeli nya dan di bungkus dengan kertas kado
Juli : lalu tinggal untuk mamah nya tata
Mega : hmmm apa ya
Mega : ah iya bagaimana kalau untuk mamah nya si tata,kamu kasih syal saja
Juli : hmm ide yang baik
Mereka pun langsung mencari toko syal
Juli : ah bagaimana ini saja ?
Mega : hmm ya udah,ini terlihat bagus dan sangat elegan
Juli : baik lah
Lalu sesudah mereka menemukan apa yang mereka cari
Mereka pun mampir sebentar untuk makan siang bersama
Mega : jul aku laper nih,cari makan dulu yuk
Juli : oh ya sudah ayo
Mega : kitah makan di hoka bento ya jul
Juli : ya okeh deh,hayu aku yang traktir kamu hari ini karena sudah mau antar aku mencari kado
(seraya sambil tersenyum)
Mega : asiiikkkkk ayo
(sambil kegirangan dan melangkah ke hoka bento untuk makan siang)
Sesudah selesai makan siang lalu mereka pun pulang
Juli : mega makasih ya sudah mau antar aku,ayo turun dulu (ajak nya)
Mega : nanti lagi ajah jul,aku mau langsung pulang saja
Juli : ya sudah makasih ya dan hati hati di jalan nya
Mega : iya,okeh sama sama
daaaahhh cantik (di iringi tawa)
Juli pun hanya tersenyum mendengar kata kata mega
Mega pun melanjutkan perjalanan nya pulang ke rumah
Juli pun masuk ke dalam
Ibu : kamu sudah pulang ?
Juli : sudah bu baru saja
oh iya,juli hanya membeli ini saja bu
(sambil menunjukan barang yang tadi dia beli)
Ibu : bagus nak,semoga saja mereka menyukai barang yang kamu beri ini
Juli : ya semoga saja bu
(juli pun sambil tersenyum)
Ibu : kamu sudah makan nak ?
Juli : udah bu tadi bersama mega
Ibu : ya sudah sana kamu istirahat dulu pasti kamu sangat lah lelah nak
Juli : iya baik lah bu
(sambil melangkah menuju kamar)
__ADS_1
Dan pada sore hari nya juli sedang bersiap siap berdandan untuk pergi ke acara pesta mamah dan papah nya tata
Juli : ibu,apa ibu mau ikut bersama juli menghadiri pesta itu ?
Ibu : tidak nak,ibu sudah tua
lebih baik kamu saja yang ke sana
Ibu : berdandan lah yang cantik
Juli : baik lah bu
(seraya tersenyum kepada ibu)
Ibu : kamu berangkat jam berapa nak ?
Juli : jam 7 bu,akan ada yang menjemput kemari bu kata n.delia
Ibu : ah baik kalau gituh kamu segera lah bersiap nya
Juli : ya bu
lalu ibu nya pun pergi dari kamar juli
Selesai berdandan juli pun keluar dari kamar dan terlihat sangat cantik
dengan memakai gaun berwarna putih bercorak bunga bunga,belakang bawah baju nya berumbai dan depan nya agak terbuka hanya sampai lutut saja sehingga memperlihat kan kaki jenjang nya yang sangat putih bersih indah itu
Dia pun bermake up natural tipis dan tidak mencolok yang membuat wajah putih nya tambah cantik dan mempesona dengan rambut yang terurai bergelombang bawah nya
Ibu : nak ini kamu ? ya ampun kamu cantik sekali nak,ibu sampai gak mengira ini kamu nak
Juli : hmm ibu bisa ajah deh
(sambil tersenyum malu)
Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu rumah dan lalu di buka nya
Sopir : maaf permisi saya mengganggu
saya ke sini mau menjemput nona juli
Ibu : oh iya tunggu sebentar ya pak
Sopir itu pun hanya membalas dengan anggukkan saja
Ibu : nak nak itu jemputan mu sudah datang dan menunggu di depan
Juli : ah baik lah bu
(juli pun melangkah keluar)
Ibu : kado nya sudah kamu bawa
Juli : sudah bu ini
(sembari memperlihatkan tas kecil yang berisi kado)
Ibu : ah baik lah,kamu hati hati ya dan titip salam buat n.delia dan t.pratama
Juli : iya ibu,juli pamit dulu ya daahh ibu
Ibu nya pun hanya tersenyum
Sesampai nya di gedung yang megah
Sopir : silahkan nona
Juli : ah iya pak terimakasih
dan di balas hanya dengan senyuman
Lalu juli pun melangkah masuk ke dalam gedung
Gedung itu bernuansa serba putih
Saat juli melangkah masuk banyak orang orang melihat ke arah nya terutama para pemuda anak dari rekan bisnis yang di undang kemari
Apa aku terlalu jelek sampai sampai mereka melihat dan menatap ku seperti itu ya (gumam nya dalam hati)
Jeri : hey hey hey,lihat siapa yang sedang melangkah ke arah sini
(ucap nya seraya berbicara kepada tomi) Lalu tomi pun melihat ke arah yang di maksud oleh jeri
Hmmm dia rupa nya,sangat cantik sekali dia hari ini seperti putri
(gumam nya dalam hati seraya sambil tersenyum indah yang terukir di wajah)
Lalu jeri pun memanggil juli dan menghampiri nya
Jeri : hey nona cantik kita berjumpa lagi
Juli : ah iya,kamu... bagaimana keadaan mu apa sudah sembuh (basa basi nya)
Jeri : sudah,nona kamu ini sangat lah cantik seperti bidadari saja
Juli : ah biasa ajah tuan
Jeri : hey hey hey jangan panggil aku tuan,aku belum setua itu
panggil saja aku jeri tampan
(ucap nya seraya tertawa tawa)
Juli : hehe iya baik jeri
Jeri : gituh dong manis
Tomi : hem hem hem (berdehem)
kamu sudah di tunggu oleh papah dan mamah di sana (sambil menunjuk ke arah orang tua nya)
Juli : ah baik lah,jeri aku ke sana dulu ya
Jeri : iya silahkan nona manis
Juli pun menundukan kepala seraya pamit kepada tomi dan juga jeri
Juli : malam tuan,nyonya
(sambil menundukkan kepala) berbicara kepada n.delia dan t.pratama yang sedang bersalaman dengan tamu nya
N.delia : malam sayang
eh kenapa kamu panggil ibu dengan sebutan nyonya (seraya heran)
Juli : hmm maaf bu
__ADS_1
T.pratama : panggil saja kami seperti biasa nya sayang
(sembari mengelus kepala juli)
N.delia dan T.pratama : kamu cantik sekali sayang (sambil tersenyum)
Juli : ah terimakasih ibu bapa atas pujian nya (seraya tersenyum malu)
Juli : ah iya,ini kado dari juli maaf tidak bisa memberi yang terbaik
N.delia : terimakasih sayang
lihat pah calon mantu kita membawakan kado
Papah : terimakasih nak kamu memang baik sekali (lalu menerima nya)
Juli : iya ibu bapa sama sama
(ucap nya sangat gugup)
Dari kejauhan ada yang memanggil nama juli saat ia sedang berbincang bincang
Tata : wah cantik kamu sangat cantik dan sungguh sempurna
Juli : ah terimakasih atas pujian nya
Papah : tutup mulut mu ta
Tata : ah iya pah heheheh
Mamah : nah ya sudah ibu dan bapa tinggal dulu ya,kamu di temani tata dan nikmati semua hidangan nya ya nak
Juli : iya bu (ucap nya tersenyum)
Dan n.delia dan t.pratama pun melangkah pergi untuk menyambut tamu yang lain nya
Tata : kamu kox lama sekali sih cantik
Juli : ah iya tadi macet di jalan nya
Tata : hari ini kamu sangat sempurna
Juli : kamu bisa ajah si ta gombal nya
Tata : eh serius ini
Tata : ayo sini ikut aku kita nikmati makanan nya (sambil menggandeng tangan juli)
Mereka pun memakan salah satu dari makanan yang ada
Di sisi lain ada sepasang mata yang sedang memperhatikan nya
Sial enak saja mereka berduaan di sana
(gumam nya sangat lah kesal)
Lalu juli pun pamit ingin pergi ke toilet
Juli : ta,aku mau ke toilet nih
Tata : ayo aku antar
Juli : ih jangan lah,kamu di sini ajah
tunjukin arah nya ajah dimana
Tata : oh ya sudah,dari sini kamu belok ke kanan,lurus dan di situ ada tulisan toilet
Juli : ah baik lah
(juli pun melangkah ke arah toilet)
setelah selesai ia pun keluar dan di luar sudah ada yang menunggu nya
Di tarik nya lengan juli dengan paksa
Juli : ah mas tomi,lepas mas sakit
Lalu tomi mendorong tubuh juli ke pinggir tembok di pojokan dan menghadang dengan kedua tangan nya sedang kan kaki juli di himpit oleh kaki tomi,tidak ada seorang pun yang lewat
hanya ada mereka berdua saja di sana
Juli : mas mau apa sih,lepas
(sambil meronta ronta agar lepas)
Tomi : jangan harap kamu lepas dari aku
(menatap nya dengan tajam)
Juli : salah aku apa coba mas
Tomi : salah kamu,salah kamu menolak aku (seraya tersenyum kecut)
Juli : bukan bukan gituh mas
(jawab nya terbata bata)
Tomi : akhir akhir ini kamu selalu saja menghindari aku
Juli pun terdiam tak bersuara
Lalu dengan sigap tomi pun mencium bibir juli dan mengecup nya berkali kali
Tomi : apa kamu tak punya perasaan apa apa terhadap ku heuh
Juli : hmm aku,aku hanya
(jawab nya terbata bata dan bingung mau menjawab apa)
Tomi : mulai sekarang kamu menjadi pacar ku dan jangan membantah
Juli : tapi mas,itu kan kemauan kamu bukan kemauan aku,mas jangan maksa aku kaya gini dong
Tomi : terserah,mulai sekarang kamu jadi pasangan ku dan kamu jauhi tata mulai dari sekarang,aku gak mau melihat kamu dengan adik ku terlalu dekat seperti sepasang kekasih
Tomi : mengerti kamu
(sambil dengan suara yang menekan kan)
Juli : hmm baik baik mas
(jawab nya terbata bata)
Tomi : apa ? sekali lagi kamu ulangi
Juli : baik aku mengerti,puas kamu
(seraya berteriak ke arah tomi)
__ADS_1
Tomi : bagus itu yang ku mau dari mu
(sambil memegangi pinggang juli dengan sangat erat).