
Akhir nya tomi pun melepaskan juli lalu mengajak nya keluar dari gedung dan membawa nya ke parkiran.
Tomi : masuk
(sambil membuka kan pintu mobil)
Juli pun masuk ke dalam mobil lalu meninggalkan acara di dalam.
Juli : kita mau kemana mas
(tanya nya heran kepada tomi)
Tapi tidak ada jawaban sedikit pun dan mobil pun melaju membelah jalanan.
Dan setiba nya di tempat tomi menyuruh juli untuk turun dari mobil.
Tomi : turun (sambil membuka pintu)
Juli pun mengikuti perintah dari tomi
Tomi : tutup mata mu
(sambil memasangkan penutup mata)
Dan tomi pun menggenggam tangan juli agar mengikuti arahan jalan nya
Sesudah nya ia berjalan dan lalu tomi membuka kain yang tadi ia tutupi kepada juli,perlahan lahan juli pun membuka mata nya,ia terkejut saat melihat banyak sekali lilin yang berjejeran dan di tengah nya banyak bunga di kelilingi lilin,bertulisan
I LOVE YOU.
Juli : apa ini ? apakah mas yang membuat ini untuk ku
Tomi : ya tentu saja itu untuk mu dari ku
mewakili isi hati ku
Juli pun terdiam dan gugup harus berkata apa kepada tomi.
Tomi : i love you juli
(sambil menggenggam ke2 tangan juli)
Ya ampun aku harus bagaimana ini dan kenapa jantung ku serasa ingin copot
apa aku sedang mimpi,ayo lah bangun juli bangun ini hanya mimpi bukan kenyataan kan (gumam nya).
Juli : hm aku,iya aku juga mencintaimu
i love you too
(ucap nya sambil terbata bata sekaligus senang,ternyata ini bukan mimpi)
Tomi pun dengan segera memeluk tubuh juli ke dalam dekapan nya.
Tomi : terimakasih sayang,kamu sudah mau menerima diri ku
(sambil mencium pucuk kepala juli)
Memang jauh jauh hari tomi sudah merencanakan ini semua dan ia memilih hari ini sebagai hari yang tepat.
Juli : lepas dulu dong mas,aku gak bisa nafas nih kalau kaya gini terus
Dan tomi pun melepaskan pelukan nya
Tomi : hehe maaf sayang
(ucap nya lembut kepada juli)
Juli : hmm,aku seperti mimpi saja hari ini,bahkan aku gak nyangka dengan semua ini
Tomi : kenapa begitu,ini bukan mimpi
semua ini kenyataan sayang
Juli : sayang ? (tanya nya terkejut)
__ADS_1
Tomi : iya kan kita sudah resmi pacaran jadi mulai sekarang dan seterus nya panggilan nya sayang
Juli : eu tapi mas,aku
(jawab nya terbata)
Tomi : gak ada penolakan
(tegas nya sambil menekan kata kata)
Juli : baik mas
(ucap nya mengalah)
Tomi : tutup mata mu
Juli : lah kenapa memang nya mas
Tomi : sudah cepat tutup mata mu
Juli : iya (sambil menutup mata)
Tomi : nah sekarang buka lah mata mu sayang (sambil menyodorkan kotak kecil ke hadapan juli)
Juli : apa ini mas (tanya nya heran)
Tomi : buka lah,ada sesuatu di dalam nya untuk diri mu
Lalu juli pun membuka nya dan ia kaget sungguh terkejut,di dalam kotak itu ada sebuah kalung berlian,bandul nya berbentuk hati,sangat indah.
Juli : kalung ? ini kalung
Tomi : iya itu untuk mu sayang
sini aku pakai kan di leher mu
Juli : tapi mas ini sangat mahal
aku gak pantas memakai nya
ini hadiah dari ku
Tomi pun menyibak kan rambut juli yang terurai dan memasang kan kalung itu.
Tomi : ah sangat cantik dan indah
Juli : terimakasih mas
(ucap nya sambil tersenyum)
Tomi : apa ucapan itu saja
tak ada hadiah untuk diri ku ini ?
Juli : hmm,tak ada mas
aku kan gak tau kalau akan jadi gini
(ucap nya heran dan bingung harus berbuat apa)
Tomi : ya sudah,nih cium pipi ku
hitung hitung hadiah untuk ku
(sambil menyodorkan pipi nya)
Lalu juli pun mencium nya cuuup
kecup nya,seketika itu wajah juli merah merona karena malu dan gugup.
Tomi : terimakasih sayang
Juli pun hanya menganggukkan kepala saja seraya tersenyum malu
Drrrttt drrrtt drrtttt
__ADS_1
Hp juli pun berbunyi,ada begitu banyak panggilan masuk dan pesan dari tata.
Juli kamu dimana,dari tadi ke toilet kenapa belum kembali juga ?
Juli kamu kemana sih,jangan buat aku khawatir gini ?
Juli tolong angkat telpon ku dan balas pesan dari ku ?
Juli : ah iya hp ku cuma bergetar saja dan aku baru merasakan ada panggilan
Tomi : dari siapa ?
Juli : hmm dari tata,dia mencari ku tadi kan aku bilang hanya ke toilet
Tomi : ya sudah angkat lah
bilang kalau kamu sudah pulang karena ada keperluan mendadak
Juli : ah baik lah
Drrrttt drrrrrrttt
Tata : hallo juli,kamu dimana dan kamu kemana,kenapa belum keluar juga dari toilet,aku dari tadi nungguin kamu dan aku sudah menghubungi mu berkali kali
(ucap nya sambil sangat khawatir)
Juli : iya tata hallo
aahhh maaf ya tak mengabari kamu
aku tadi sehabis dari toilet buru buru pulang,tak sempat berpamitan kepada kamu,tadi ibu menelpon segera suruh aku pulang,sakit ibu kambuh dan sekali lagi maaf ya ta,gak kasih tau kamu
Tata : ibu kamu kambuh
(terkejut atas apa yang di ucap kan oleh juli bahwa ibu nya sakit mendadak)
Juli : iya,iya ta
(jawab nya gugup)
Tata : ya udah aku ke sana ya sekarang
Juli : jangan ta,kamu kan lagi ada acara dan aku gak mau ngerepotin kami
lebih baik kamu tetap berada di sana ya
Tata : tapi kamu gak apa apa kan
Juli : iya ta,aku gak apa apa kox
ya udah kamu lanjutkan acara nya ya
aku tutup dulu telpon nya
Tata : ah baik lah,sampai nanti ya cantik
Juli : iya daaah
Juli pun segera menutup telpon
Aaaaarrhhhh,maaf kan aku ya ta
bahwa aku sudah berbohong pada mu
(ucap nya merasa bersalah).
Tomi : sudah lah jangan di pikir kan
Juli : tapi aku merasa bersalah udah membohongi tata dan semoga saja ibu sehat selalu (maaf kan aku ibu karena sudah membawa bawa nama ibu)
Tomi : sayang apa kamu lapar ?
ayo ikut dengan ku kita makan malam bersama (sambil menggandeng tangan)
Juli : iya baik mas
__ADS_1
Mereka pun meninggalkan tempat itu dan pegi ke restoran untuk makan malam (juli masih merasa tak percaya dan sangat gugup ada di samping seorang pria tampan yang sekarang menjadi kekasih nya).