HARUS MEMILIH SALAH SATU

HARUS MEMILIH SALAH SATU
H 25


__ADS_3

Akhir nya tomi pun melepaskan juli lalu mengajak nya keluar dari gedung dan membawa nya ke parkiran.


Tomi : masuk


(sambil membuka kan pintu mobil)


Juli pun masuk ke dalam mobil lalu meninggalkan acara di dalam.


Juli : kita mau kemana mas


(tanya nya heran kepada tomi)


Tapi tidak ada jawaban sedikit pun dan mobil pun melaju membelah jalanan.


Dan setiba nya di tempat tomi menyuruh juli untuk turun dari mobil.


Tomi : turun (sambil membuka pintu)


Juli pun mengikuti perintah dari tomi


Tomi : tutup mata mu


(sambil memasangkan penutup mata)


Dan tomi pun menggenggam tangan juli agar mengikuti arahan jalan nya


Sesudah nya ia berjalan dan lalu tomi membuka kain yang tadi ia tutupi kepada juli,perlahan lahan juli pun membuka mata nya,ia terkejut saat melihat banyak sekali lilin yang berjejeran dan di tengah nya banyak bunga di kelilingi lilin,bertulisan


I LOVE YOU.


Juli : apa ini ? apakah mas yang membuat ini untuk ku


Tomi : ya tentu saja itu untuk mu dari ku


mewakili isi hati ku


Juli pun terdiam dan gugup harus berkata apa kepada tomi.


Tomi : i love you juli


(sambil menggenggam ke2 tangan juli)


Ya ampun aku harus bagaimana ini dan kenapa jantung ku serasa ingin copot


apa aku sedang mimpi,ayo lah bangun juli bangun ini hanya mimpi bukan kenyataan kan (gumam nya).


Juli : hm aku,iya aku juga mencintaimu


i love you too


(ucap nya sambil terbata bata sekaligus senang,ternyata ini bukan mimpi)


Tomi pun dengan segera memeluk tubuh juli ke dalam dekapan nya.


Tomi : terimakasih sayang,kamu sudah mau menerima diri ku


(sambil mencium pucuk kepala juli)


Memang jauh jauh hari tomi sudah merencanakan ini semua dan ia memilih hari ini sebagai hari yang tepat.


Juli : lepas dulu dong mas,aku gak bisa nafas nih kalau kaya gini terus


Dan tomi pun melepaskan pelukan nya


Tomi : hehe maaf sayang


(ucap nya lembut kepada juli)


Juli : hmm,aku seperti mimpi saja hari ini,bahkan aku gak nyangka dengan semua ini


Tomi : kenapa begitu,ini bukan mimpi


semua ini kenyataan sayang


Juli : sayang ? (tanya nya terkejut)

__ADS_1


Tomi : iya kan kita sudah resmi pacaran jadi mulai sekarang dan seterus nya panggilan nya sayang


Juli : eu tapi mas,aku


(jawab nya terbata)


Tomi : gak ada penolakan


(tegas nya sambil menekan kata kata)


Juli : baik mas


(ucap nya mengalah)


Tomi : tutup mata mu


Juli : lah kenapa memang nya mas


Tomi : sudah cepat tutup mata mu


Juli : iya (sambil menutup mata)


Tomi : nah sekarang buka lah mata mu sayang (sambil menyodorkan kotak kecil ke hadapan juli)


Juli : apa ini mas (tanya nya heran)


Tomi : buka lah,ada sesuatu di dalam nya untuk diri mu


Lalu juli pun membuka nya dan ia kaget sungguh terkejut,di dalam kotak itu ada sebuah kalung berlian,bandul nya berbentuk hati,sangat indah.


Juli : kalung ? ini kalung


Tomi : iya itu untuk mu sayang


sini aku pakai kan di leher mu


Juli : tapi mas ini sangat mahal


aku gak pantas memakai nya


ini hadiah dari ku


Tomi pun menyibak kan rambut juli yang terurai dan memasang kan kalung itu.


Tomi : ah sangat cantik dan indah


Juli : terimakasih mas


(ucap nya sambil tersenyum)


Tomi : apa ucapan itu saja


tak ada hadiah untuk diri ku ini ?


Juli : hmm,tak ada mas


aku kan gak tau kalau akan jadi gini


(ucap nya heran dan bingung harus berbuat apa)


Tomi : ya sudah,nih cium pipi ku


hitung hitung hadiah untuk ku


(sambil menyodorkan pipi nya)


Lalu juli pun mencium nya cuuup


kecup nya,seketika itu wajah juli merah merona karena malu dan gugup.


Tomi : terimakasih sayang


Juli pun hanya menganggukkan kepala saja seraya tersenyum malu


Drrrttt drrrtt drrtttt

__ADS_1


Hp juli pun berbunyi,ada begitu banyak panggilan masuk dan pesan dari tata.


Juli kamu dimana,dari tadi ke toilet kenapa belum kembali juga ?


Juli kamu kemana sih,jangan buat aku khawatir gini ?


Juli tolong angkat telpon ku dan balas pesan dari ku ?


Juli : ah iya hp ku cuma bergetar saja dan aku baru merasakan ada panggilan


Tomi : dari siapa ?


Juli : hmm dari tata,dia mencari ku tadi kan aku bilang hanya ke toilet


Tomi : ya sudah angkat lah


bilang kalau kamu sudah pulang karena ada keperluan mendadak


Juli : ah baik lah


Drrrttt drrrrrrttt


Tata : hallo juli,kamu dimana dan kamu kemana,kenapa belum keluar juga dari toilet,aku dari tadi nungguin kamu dan aku sudah menghubungi mu berkali kali


(ucap nya sambil sangat khawatir)


Juli : iya tata hallo


aahhh maaf ya tak mengabari kamu


aku tadi sehabis dari toilet buru buru pulang,tak sempat berpamitan kepada kamu,tadi ibu menelpon segera suruh aku pulang,sakit ibu kambuh dan sekali lagi maaf ya ta,gak kasih tau kamu


Tata : ibu kamu kambuh


(terkejut atas apa yang di ucap kan oleh juli bahwa ibu nya sakit mendadak)


Juli : iya,iya ta


(jawab nya gugup)


Tata : ya udah aku ke sana ya sekarang


Juli : jangan ta,kamu kan lagi ada acara dan aku gak mau ngerepotin kami


lebih baik kamu tetap berada di sana ya


Tata : tapi kamu gak apa apa kan


Juli : iya ta,aku gak apa apa kox


ya udah kamu lanjutkan acara nya ya


aku tutup dulu telpon nya


Tata : ah baik lah,sampai nanti ya cantik


Juli : iya daaah


Juli pun segera menutup telpon


Aaaaarrhhhh,maaf kan aku ya ta


bahwa aku sudah berbohong pada mu


(ucap nya merasa bersalah).


Tomi : sudah lah jangan di pikir kan


Juli : tapi aku merasa bersalah udah membohongi tata dan semoga saja ibu sehat selalu (maaf kan aku ibu karena sudah membawa bawa nama ibu)


Tomi : sayang apa kamu lapar ?


ayo ikut dengan ku kita makan malam bersama (sambil menggandeng tangan)


Juli : iya baik mas

__ADS_1


Mereka pun meninggalkan tempat itu dan pegi ke restoran untuk makan malam (juli masih merasa tak percaya dan sangat gugup ada di samping seorang pria tampan yang sekarang menjadi kekasih nya).


__ADS_2