Hasrat Anak SMA

Hasrat Anak SMA
48.mengandung


__ADS_3

....


keesokan hari ny setelah jelita merasa lebih baik....


"jelita udah ga papa ko pah" ucap jelita


"muka kmu. masih pucet sayang. harus diperiksa papa ga tenaga. sebelum keadaan kamu bener bener baik" ucap sang ayah memberi alasan memeg selain untuk memastikan keadaan jelita ayah Hendra. juga ingin menepis segala keraguan pada sang anak....


mama diana membantu jelita untuk masuk kedalam mobil menuju rumah sakit...


**


tak lama mereka pun sampai ....


ayah Hendrawan yng sudah membuat janji langsung masuk kedalam ruang an khusus untuk spesialis kandugannn.


dikursi sudah duduk seorang dokter muda berparas cantik bernama raraa..


dokter rara menyambut kedatangan merekan degan senyum hangat...


setelah menanyakan keadaan jelita.. dokter rara membimbing jelita untuk berbaring di ranjang yang ada disana....


dokter rara mengoleskan cairan ke perut jelita...


dokter rara sedikit terkejut bagaimana anak muda seusianya terjadi hal seperti ini....

__ADS_1


"baiklah sudah cukup.... " kata sang dokter. kalau berjalan kembali duduk dikursi ny


ayah Hendra dan mama diana sudaj dibuat spot jantung menunggu apa hasil pemeriksaan yang di lakukan oleh oleh dokter rara..


"jadi bagaimana dok" tanya mama dianaa yang sudah tk


"sebelum ny.maaf.boleh kah saya bertanya dulu" tanya sang dokter dengan penuh hati hatii


"katakan saja dok" jawab ayah Hendra


"berapa usia putri anda saat ini" tanyaa dokter rara


"17 thun dok" jawab mama dianaa.


mendegar jawaban dari ayah Hendra dokter rara mengambil nafas ny berat... memeg dari yang dia lihat jelita memeg lah masih abg...


"jadi begini pak. putri anda saat ini" ucapan dokter rara terputus mengamati wajah dari sang ayah dan ibu pasien. ny. "mengandungggg dan usia kandungan ny sudah 3 bulan" ucap dokter rara


deggggg....


bagaikan tersamabar petirrr... anak semata wayang. yang sangat merekA jaga bagaimana bisa samapai melakukan hal seperti ini.


mama diana tak kuasa membendung air mata dipelupuk mata ny. dan akhir. ny air. mata mama diana jatuhhh. begitupin degan ayah Hendra yang mengusap wajah ny kasarrr.... kedua ny sagat kecewaa degan apa yang sudah anak mereka lakukan...


"tolonggg Jagan beban ni fikiran anak kalian degan hal hal negatif... pak bu. saya tau ini berat bagi kalian. terlebih untuk anak seusia anak kaliann. tapi saya harap kalian akn berlapang dada untuk menjaga calon cucu kalian. terlebih keadaan jelita sagat tetangga diusia ny yang masih mudaaa..."nasehat sang dokterr......

__ADS_1


ayah Hendra dan mama diana saling pandang berfikir sejenak memeg benr apa yang dikatakan sang dokter. namun rasa terkejut dan kecewa masih mendominasi kedua ny....


"engaaaa..ini ga mugkinnn kan. engaaaaaa"


ke 3ny lagsung menoleh kearah suaraa disana. sudah berdiri jelita yng baru saja keluar dari kamar mandii.


"tenaggg lah jelita. " ucap dokter rara mencoba menenagkan


jelita yng sudah lemas tertunduk lesu. wajah ny sudah pucat ...


"ini ga bener kan dok. pasti ini slah kan" tanya jelita mencoba mengelak dari kenyataan.


"sabarr kamu harus tenag. ingat sekarang ada nyawa yang berkembang didalam perut mu. kamu harus menjaga ny degan menjaga kondisi mu juga"ucap sang dokter


ayah Hendra dan mama diana mendekat ini jelita. kedua ny meragkul ssang anak yang terlihat sangat terguncang... mereka memutuskan untuk menepis kekecewaan mereka. untuk merawat anak dan calon cucu merekaa...


sedangkan di negara lainnn...


seorang pria degan wajah tampan ny menatap kearah luar jendela hanparan salju yng sedang turun....


"bagaimana keadaan mu " suara wanita dari balik pintu..


jagan lupa kasi like dan komen ny. dan Jagan lupa untuk selalu ikutim terus cerita aku. kek ny akan lebih maraton lagi untuk menyigkat ceritaaa...


makasih semuaa ny love u all.

__ADS_1


__ADS_2