Hasrat Anak SMA

Hasrat Anak SMA
kekesalan jelita (makan es crem bersama)


__ADS_3

"sya keluar negeri om untuk menangani tender disana. karena proyek ini sgat pe tinggi untuk perusahaan sajaa. " jawab ny mata ny mencuri pandang kearah jelita..


saat mata kedua ny bertemu jelita lagsung memutuskan pandangan ke dua ny


hilang tersenyum jailll. pada jelita.


ayah Hendra dan Gilang sedang berbincang ringan sedgakan ibu sudah kembali dari dapur dan membawa teh hangat juga biskuit.


"babaaaaa" teriak seseorang anak dari arah tangaaaa


anak itu kemudian berlari cepat kerah dimana Gilang sedang duduk.


"hati hati nanti mima bisa jatuh" ucap Gilang sontk berdiri dan berjalan cepat juga kerah mima


"babaaaa" teriak ny lagi kemudia memeluk Gilang


Gilang lagsung membalas pelukan mima. dan memberikan ciuman di kedua pipi gembul mima


"kenapa buru buru sekali. jika mima terjatuh bagaimana. karna tidak


hati hati. " ucap ny pada anak kecil dalam dekapan ny itu mengelus Pipi dan menyium pucuk kepala putri jelita itu


"agennn babaaaa" jawab ny mengeratkan pelukan ny pada Gilang.


Gilang tersenyum mendapatkan jawaban demikian membuat hati ny meghangat.


Gilang mengendong mima menuju sofa dimana dia duduk tadi.


tatapan mata semua orng yng ada disana. mengambarkan kegembiraan untuk kedua ny. jelita pun demikian.


"diminum teh. ny nak Gilang" ucap mama diana

__ADS_1


Gilang menganguk sembRi tersenyum pada mama diana.


sedgakan si kecil jenimaa. masih saja mendekap erat Gilang kedalam dekapan ny seakan tk ingin terlepas dan berpisah lagi.smbil memainkan dasi yg Gilang pakai


"lepas dulu syang. baba ny mau minum tu" ucap sang kakek mengoda cucu ny.


"indaa mau paaa" jawab mima polos


"nanti baba pergi lagi. mima lama ndaa ketemu babaaa" ucap ny semakin mempererat pelukan ny pada Gilang.hal sama dilakukan Gilang 6 bulan adalah wktu yg lama. dirinya pun juga merindukaan bocah kecil yg 4 thun ini bersama ny


Gilang semakin dibut sesak degan jawaban polos jenima. serta dekapan ny yang begitu erat membuat ny spontan mencium i wajah gadis kecil itu..


wajah yg sangat lucu bhkan membuat Gilang sdh menyayang i ny dri pertama ia hadir di dunia ini. ia tak memasalhkan asal usul gadis kecil itu yg Gilang tau ia sngat menyanyang i ny. bhkan wajah ny sgat mirip degan jelita wktu kecil...


"mimaaaaaa.... kasian baba kesakitan karna mima peluk terlalu kencang nak" ucap jelita pada putri ny. ..


mima lagsung melerai pelukan ny namun masih tetap berada dipagkuan Gilang. tk medapat kan kasih syang seorang ayah seperti teman teman ny. membuat ny posesif degan Gilang..


"yasudah om tinggl dulu kalian bicara saja" ucap papa Hendrawan menyadari situasi aneh pada Gilang dn jelita. seakan memeberikan wktu karna ke dua ny sudah lama tidak bertemu.


baru berdiri dan bejalan beberapa langkah. mama diana seakan mengerti maksud suami ny. menyusul dan meninggalkan Gilang jelita dan mima.


"ehemmmm" suara dehemN Gilang


"mima mau escrem ga." tanya ny pada jenima bukan ny mengajak jelita berbicara Gilang malah berbicara dengan jenima


jelita hanya menoleh sekilas lalu mengalihkan pandangan ny. lagi.


"mauuu baaaa" jawab ny degan wajah yang sumrigah


"kita keluar jalann jalan mau kita makan escrem" tanya ny lagi

__ADS_1


jenimaaa pun menganguk degan senyum sumrigah di wajah. ny.


"yaudahhh kita pergi. baba ijin dlu sama kakek " ucap ny kmudian mencari ayah Hendrawan yng sedang berada di tman belakang. setelah meminta ijin dan ayah Hendra juga memberi ijin. Gilang menghampiri jenima lagi. dan mengacuhkan jelita.


jelita yang merasa diacuhkan dan tk diaggap. semakin dibuat kesal. sekaligus sedih.memang saat ada Gilang mima akan lebih fokus pada Gilang walupun ada dirinya ....


jauh d dalam lubuk hati jelita... jelita sgat sedih sekaligus bahagia. walaupun tidak mendapatkan kasih syang dri sang ayah namun sahabat ny Gilang dpt memberikan yang jenima butuhkan.... hti jelita seketika meghagat saat mengingat kembali apa saja yg dilalui putri ny selama 4thun ini dan Gilang lah yg selalu berada di sisi ny.


"ayoo baa..bubu mau ikut nda" ajak mima yang tak sabaran.lagusng membubarkan lamunan jelita.


"eh tunggu masa kita berdua ajaaa" tanya Gilang yg menyambut uluran tahan jenima


"ajak bubu ya baaa" ucap mima yang baru geh degan kehadiran ibu ny itu.


jelita hanya. bisa membuang nafas ny kasar degan tingkah kedua ny.


"ajak ga ya" tanya Gilang mengoda memberikan senyuman usil pada jelita


"ajak aja deh baaa. kasian nnti bubu nangis ga ada temennn. heee" goda sang putri menahan senyum diwajahnya karna sengaja mengikuti Gilang yng sengaja membuat jjelita kesal.


jelita hanya berulah kali membuang nafas. ny kasar. akhir ny ia ikut juga wlaupun kehadiran ny seperti tidak dianggap oleh kedua ny.


jenina dan Gilang asik melempar candaan dan berbicaaa. sedgakan jelita hanya duduk di kursi sebelah Gilang dengan pandangan kearah jedelaaa.


bersambung.


maaf bgt ka lama ga up cerita.... krna agak ga semagat karna bonus perhari ny yang bikin sedihhhhh...


terimakasih banyk untuk suport kaka semUa.


love u all.

__ADS_1


__ADS_2