Hello, Mr. Antagonist! [Beomtae]

Hello, Mr. Antagonist! [Beomtae]
prologue


__ADS_3

Pagi ini damai, sinar mentari terlihat mengintip malu-malu seorang pemuda yang masih tidur dari sela-sela gorden. Pemuda itu bergerak tak nyaman merasa tidurnya terusik oleh sang mentari.


Setelah beberapa gerakan kecil dirinya membuka mata menunjukkan manik indah yang ada di sana. Dia mengedipkan matanya beberapa kali menyesuaikan cahaya yang masuk lalu menatap langit-langit kamarnya bingung.


Menyadari ada yang salah dia segera bangkit dari ranjang empuk itu dan melihat seisi kamar. Kamar ini bukanlah miliknya, kamar yang ditempatinya saat ini berwarna violet sedangkan miliknya kuning.


Matanya secara tak sengaja melihat cermin didinding yang memantulkan bayangannya. Berjalan mendekati cermin itu, dia menatap bayangannya dan berteriak tak percaya dengan apa yang dilihat.


Bayangan wajah yang dipantulkan itu bukanlah miliknya! Apa yang terjadi? Kenapa wajahnya berubah?


Pertanyaan-pertanyaan itu memenuhi kepalanya, dia memegang kepalanya yang sedikit pusing dilanda shock.


Dia melirik ke arah bingkai dengan foto dua orang pemuda yang tersenyum manis di taman. Yang satunya adalah bayangan cermin yang dilihatnya dan yang satunya tak dikenal.


Membalik bingkai itu, ia menemukan sebuah tulisan dan membacanya. 'Tanggal 13 September di taman merayakan ulang tahun Lee Yeonjun-Hyung berdua denganku' -Park Taehyun


"Hah?" Mulutnya terbuka lebar setelah membacanya. Lee Yeonjun? Park Taehyun? Tunggu, Bukankah itu nama karakter utama dan pembantu di novel yang ia baca.


Jangan bilang dirinya masuk kedalam novel itu, ia menghela nafas berat. Rasanya kepalanya yang tadi sedikit pusing makin bertambah pusingnya.


Jika ia memang benar-benar masuk kedalam novel itu maka sebentar lagi dirinya akan tiada dan itu membuatnya menjadi lebih pusing lagi ketika memikirkannya. Apa yang harus dilakukannya sekarang? Dia tak mau mati muda, ok?


Didalam novelnya Park Taehyun akan mati karena menyelamatkan Lee Yeonjun si karakter utama yang akan ditabrak dengan sengaja oleh sebuah mobil dan Yeonjun memang selamat tapi Taehyun tidak karena luka yang didapatkan akibat pengorbanan nya itu.


Apa dia harus membiarkan Lee Yeonjun tertabrak agar dirinya hidup? Ah, tidak! Jika dia melakukannya maka rasa bersalah akan selalu hinggap di hatinya hingga ia tiada.


Mengabaikan pikirannya itu, Taehyun segera beranjak dari sana dan mandi. Sebentar lagi jam akan mencapai angka tujuh yang berarti ia harus bersiap-siap pergi bekerja.

__ADS_1


Meskipun karakter Park Taehyun tak terlalu banyak dijelaskan dalam novel tapi dia ingat segalanya tentangnya. Yah, entah kenapa dia ingin mengingat setiap kalimat yang menjelaskan tentang Park Taehyun.


Mungkin karena nama mereka sama? Ya, nama mereka memang sama-sama Taehyun hanya marganya yang berbeda. Ia Jung dan Taehyun dalam novelnya Park. Sebuah kebetulan untuknya menemukan karakter dengan nama yang sama.


Pintu kamar mandi terbuka menampilkan Taehyun yang sudah terlihat segar dan rapi dengan kemeja putih serta celana hitam panjang.


Dia menyisir rambutnya kebelakang lalu mengamati wajahnya dalam pantulan cermin, didalam novel tak begitu dijelaskan bagaimana rupa dari Park Taehyun dan hanya mengatakan itu manis.


Sekarang setelah melihat langsung Taehyun merasa itu kurang detail, menurutnya wajah Park Taehyun itu memang manis tapi juga sedikit tampan dan cantik disaat bersamaan.


Mungkin jika Park Taehyun tak mati setelah menyelamatkan Lee Yeonjun dia akan mendapatkan seorang pacar laki-laki pihak atas/perempuan.


Yah, benar pihak atas. Kemungkinannya lebih besar untuk laki-laki pihak atas daripada perempuan karena novel yang dimasukinya itu bergenre bl dan wajah manis Park Taehyun yang lebih mendominasi itu.


Setelah puas mengamati wajah baru miliknya, Taehyun segera pergi bekerja tanpa sarapan karena waktu  yang mendesaknya.


"Silahkan dinikmati" ucap Taehyun dengan senyuman manis lalu pergi menuju ke belakang.


Ia menatap arloji yang menempel ditangannya, sekarang jam makan siang sudah berlalu. Di cafe saat ini hanya ada beberapa pelanggan saja tidak seperti yang tadi sangat ramai dan membuatnya dan beberapa teman kerjanya agak kerepotan.


Mereka sekarang bisa lebih santai untuk melayani para pelanggan. Taehyun menatap keluar jendela cafe tepatnya langit berwarna biru cerah diatas sana, dirinya mengingat-ingat lagi seluruh cerita dalam novel.


Dirinya saat ini belum tau sampai dimana alur dari novelnya sekarang, soal bagaimana caranya sampai masuk ke dalam novel ini tak terlalu dipikirkan karena yang terpenting adalah hidupnya tanpa rasa bersalah. Mungkin dia akan sedikit mengacaukan alur novel aslinya.


"Hei, Taehyun. Apa kau merasa kelelahan hingga melamun? Jika ya istirahat lah dulu, jangan memaksakan diri" kata pria dengan rambut pirang, nada kekhawatiran dapat terdengar dari kalimatnya saja.


Taehyun tersenyum menepuk pundaknya dan berkata. "Aku tidak kelelahan Huening-ah, hanya memikirkan sesuatu saja"

__ADS_1


"Baiklah" balas HueningKai yang kembali pada bagian kasir. Taehyun hanya menatapnya saja.


Hueningkai, dia adalah salah satu karakter yang ada dalam novel juga, dalam buku dituliskan bahwa HueningKai adalah pemuda berdarah blasteran yang tinggal di Korea.


Dia adalah salah satu tokoh yang juga dekat dengan tokoh utama selain Park Taehyun. HueningKai itu berasal dari keluarga yang sangat mampu namun lebih memilih tinggal sendiri dan bekerja sambil kuliah dengan alasan agar mandiri.


HueningKai adalah pemuda yang ceria, terbuka dan suka bergaul dengan orang, hal itulah yang membuatnya bisa berteman dengan Lee Yeonjun dan Park Taehyun yang memiliki sifat yang cenderung introvert.


Ah, Taehyun ingat. Setelah kematian dari Taehyun dalam bukunya HueningKai menjadi lebih pendiam dan tertutup dibandingkan dengan sebelumnya.


Lalu secara tiba-tiba menghilang tanpa alasan, dalam bukunya tidak mengatakan kemana perginya pemuda blasteran itu.


Hingga bab akhir dari bukunya pun tidak ada penjelasan lagi tentang HueningKai yang menghilang, hal itu membuat Taehyun jadi penasaran. Apa yang terjadi pada Kai?


Hah, sudahlah. Ia akan cari tau saja, lagian dirinya sudah masuk dalam buku bukan?


Taehyun menggeleng kan kepalanya dan kembali lagi bekerja ketika dipanggil oleh seorang pelanggan. Sekarang dirinya hanya harus menjalani hidupnya mengikuti arus sambil menunggu alur dari novel yang belum atau bahkan sudah muncul.


Park Taehyun



HueningKai



Note: Cast akan bertambah seiring dengan waktu.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2