Help Me, Mr. Ceo

Help Me, Mr. Ceo
part 25


__ADS_3

Saat Arthur sedang mengokohkan hubungan terlarang nya bersama Nania, James dan nenek Kaila sudah berada di dalam kamar Kaila.


"Hai.." sapa Kaila yang sudah bisa bersandar di tempat tidur nya.


"Hai..."balas James menyapa sahabat nya itu. James Rasa nya ingin menangis sebab akhir nya Kaila kembali terbangun.


"Apakabar mu James?" Tanya Kaila kemudian.


"Kau ini!! akulah yang seharusnya bertanya apa kabar mu! Sudah jelas-jelas kau..kau yang sudah tertidur begitu lama. Bisa -bisa nya malah kau yang bertanya kabar ku!!" omel James seperti biasanya.


"Cerewet mu tidak juga hilang meski sudah 12 bulan aku tidak bertemu dengan mu." Canda Kaila.


"Wah.. Kalau kalian sudah bertemu aku sungguh tidak di anggap." Sang nenek pun memasang wajah cemberut.


"Hhhhhhmmm... aku rindu!!" rengek Kaila, yang saat dia mencoba untuk memeluk sang nenek tubuh nya tidak mau di ajak bekerja sama.

__ADS_1


"Aa..aaAa..." Teriak nya kesakitan saat mencoba mengangkat tubuh nya.


"Nona, tubuh mu masih lemah. Kau terlalu lama berbaring, jadi perlu waktu untuk memulihkan semua nya seperti semula." Terang seorang dokter yang langsung datang saat mendengar Kaila berteriak kesakitan.


"Kau ini!! sungguh menakuti ku!!!" rutuk James, sangat cemas.


"hehee.. aku kira aku sudah bisa ternyata tidak." jawab Kaila seenaknya.


"Jadi teman ku ini harus bagaimana agar bisa kembali normal seperti semula dokter?" Tanya James mendahulukan Agatha yang juga ingin menanyakan hal yang sama.


"Apakah ini soal biaya?" Tebak James, yang bahkan akan rela untuk kembali ke keluarga jika memang uang adalah masalah nya disini. Mungkin karena terlalu cemas James lupa kalau keluarga Kaila lebih kaya raya dari diri nya


"Bukan tuan...Tapi karena dia memang sangat pemilih.. Uang tidak berarti apapun untuk nya. Dia sudah sangat kaya. Dia Ceo sebuah perusahaan farmasi ternama. Jadi tuan, mungkin saat ini aku dapat mengatakan dengan yakin bahwa yang kita butuhkan untuk membawa pria yang bernama Sky William iyu kemari hanya lah keajaiban." Jelas sang dokter panjang kali lebar.


"Apa hanya dia satu-satunya harapan kita?" tanya James sebisa mungkin menyembunyikan raut wajah sedih nya.

__ADS_1


"Sayang nya iya. Selain terapis yang diberikan nya dapat merangsang kembali otot-otot tubuh nona Kaila, tapi ilmu pengobatan nya yang menggunakan teknik rahasia itu lah yang paling kita butuhkan." Sambung sang dokter.


"Aku sendiri yang akan kesana menemui nya " ujar James penuh keyakinan.


"Aku ikut!!" Seru Kaila, yang penasaran seperti apa wajah dokter yang super sombong itu tali bertangan dewa itu.


"Bagaimana cara kau kesana Kaila!! kau ini mengadakan-ada saja." Sungut James.


"Tapi kalau dia tidak melihat ku, bagaimana dia bisa begitu saja menolak ku!!" balas Kaila tidak terima dirinya tidak diizinkan pergi bersama James.


"Memang apa yang ada pada diri mu yang bisa membuat merubah pikiran nya untuk bersedia mengobati mu hah!!" Gerutu James.


"Tentu saja ada banyak hal! Kau tidak liat pesona ku! Cantik.. pintar . imut... menggemaskan... siapa yang bisa menolak gadis dengan sejuta pesona seperti ku!" Jawab Kaila penuh percaya diri.


"FiX!! aku harus segera menemui dokter itu! Aku takut karena terlalu kelamaan tidur level kehaluan gadis ini semakin tinggi." James pun membawa dokter itu berbincang-bincang di luar.

__ADS_1


" sungguh sahabat yang luar biaaasa!!!" seru Kaila, jengkel mendengar ucapan James yang mengatakan dia halu.


__ADS_2