
Di taman
"kamu kenapa si mil.. "tanya noah
"kak camilla marah.. sangat marahh.. dia engga suka wanita itu sentuh kamu.. dia.. diiii.. euhhmmmm" milla gemetar suara nya semakin parau, dia menahan tangis nya, noah memeluk nya, dia bingung dengan kondisi milla, setelah tenang noah melihat ke milla.
"kamu engga usah khawatir.. selena itu cuma temen aku.. dia juga pemilik rumah sakit ini.. aku juga engga ada perasaan apa -apa sama dia"jelas noah
"tapi dia suka kamu noah.. "ucap milla
"dia.. dia.. wanita jahat... "tambah milla
"kenapa kamu bilang dia jahat.. "tanya noah
"bagaimana dengan kamu yg pergi ke bar dengan aidan, aidan juga suka kamu kan.."tandas noah tiba-tiba, milla tiba-tiba terdiam, noah jadi merasa bersalah.
"noah aku mau ke panti..mungkin aku mau menginap.. "pinta milla, noah semakin merasa bersalah namun entah kenapa noah merasa ada hal yg di sembunyikan milla.
"jangan ke panti ya.. ke rumah mommy aja.."pinta noah, milla tidak menjawab, wajah nya terlihat sedih dan marah.
camilla sudah pergi ke rumah irina, sementara noah berjalan ke mobil nya dia kaget karena tiba-tiba dean sudah berada di samping nya.
"Ngapain lo..?? "tanya noah
"lo mau ketemu dokter nya milla kan.. gw ikut.. "pinta dean, noah melihat aneh ke dean
"dehh.. lo malah liatin gw.. ayo jalan.. "tandas dean
__ADS_1
Do jalan noah menelepon irina
" mom.. where..?? "tanya noah
"lagi mau arisan sama ibu-ibu kenapa..?? "
"pulang sekarang mom.. milla mau Menginap.."pinta noah
"ada apa noah..?? "tanya irina namun noah sudah memutuskan telepon nya
"hadehh anak ini... "umpat irina
"gw pikir selena udah keterlaluan noah.."tukas dean
"lo tuh pada kenapa sih..benci banget sama selena.. "tukas noah
"ahhh lo engga tau sih.. tapi ada yg lebih mau gw omongin ama lo.. apa milla itu punya kepribadian yg lain.. "tanya dean, noah menengok kaget
"jelas kelihatan.. apa dia korban bully waktu kecil.. "noah semakin heran
"gw belajar ilmu psikolog anak noah.. lo ga perlu bingung juga kali.. "jelas dean
"iya..milla kecil jadi korban bully karna anak-anak yg lain engga suka milla main sama gw.. maka nya tercipta satu kepribadian yg melindungi dia.. bla.. bla.. "noah menjelaskan semua nya ke sahabat nya
"kepribadian milla yg satu lagi itu..gw bener-bener penasaran..bagaimana mungkin dia bisa se kasar itu maksud gw.. sampai menghajar hera... ini bukan hal biasa noah.. "tandas dean
" maka nya gw mau nemuin dokter nya...seperti nya ada yg di sembunyiin milla.."ucap noah
__ADS_1
di rumah irina
irina tersenyum melihat milla sedang memasak, milla tersenyun manis, irina pun tahu kalau yg ada saat ini bersama nya adalah milla versi kecil, dia pun langsung memeluk nya
" i miss you cantik.. "ucap irina, milla tersenyum
"mom.. ajak daddy makan yuk.. "pinta milla, irina melihat milla heran
Sementara itu noah sudah sampai di rumah/klinik aidan, noah langsung menghampiri aidan
"sekarang apa lagi noah... "tanya aidan
"lo tau kan apa yg sekarang milla pikirkan.. dia aneh.. "tukas noah, aidan melihat prihatin ke noah
"huft.. anak itu kenapa engga pernah bisa terbuka sih sama suami nya sendiri... "tukas aidan
"maksud lo apa.. "
"oke gini deh... jujur aja gw juga udah capek sendiri harus selalu mikirin cewe itu.. gw pengen lo ikut khawatir kaya gw.. milla ngelarang gw bicarain ini sama lo.. karna dia bilang dia akan bicara sendiri sama lo.. "ucap aidan, aidan melirik ke dean
"its oke.. dia sahabat gw.. dia juga tahu sendiri tentang kepribadian nya milla.. "tukas noah
"wahh hebat... apa anda seorang psikolog..?"
"bukan... saya hanya dokter anak yg kebetulan pernah belajar tentang psikologi anak-anak.. "
sahut dean
__ADS_1
"ahh anda benar-benar hebat loh bahkan dulu suami nya aja tidak tahu.. kalau milla punya kepribadian ganda.. "ledek aidan
"hei bisa kita lebih serius... "tandas noah, aidan tertawa kecil