
Aidan mulai fokus ke noah.
"gw penasaran sama maksud lo tentang milla yg tidak pernah bisa jadi residen apa karna savant syndrom nya...?? "tanya noah
"tentu saja bukan karna itu... dia koas yg sangat baik, kenapa dia tidak pernah jadi residen karna dia punya catatan hitam, dia pernah di penjara selama 2 bulan karna kasus kekerasan... "ucap aidan, noah dan dean kaget
" maksud lo dengan kekerasan.. milla mukulin orang..?? "tanya dean
"ehmm mila itu kan sangat menawan kan,..cantik.. pintar.. baik imut.. ahh bener-benar gadis sempurna"ucap aidan, noah menarik kerah kemeja aidan, dean kaget dan menarik tangan noah untuk melepaskan aidan.
"oke.. oke.. ada seorang berandal di rumah sakit yg diam-diam tertarik dengan milla, lalu dia menculik milla dan mau memperkosa nya..."ucap aidan noah langsung terdiam.
"perkosa..?? "tanya dean, aidan mengangguk
"tapi milla kecil cukup berkelit walaupun beberapa kali kena pukul sampai akhir nya camilla besar pun bangun dari tidur nya, dia muncul dan langsung mem balik keadaan dengan menganiaya balik berandal itu, kondisi pria itu cukup mengerikan, camilla memukuli nya nyaris hampir menewaskan pria itu, sampai akhir nya pria itu koma..."jelas aidan, noah sudah semakin syok mengetahui bagaimana mengerikan nya sang istri
"itu lah kenapa gw selalu memperhatikan milla apa lagi kalau milla besar muncul.. dia itu monster... pikiran nya memang lebih masuk ke kita tapi tidak jika dia sedang sangat marah..hukuman milla sebenar nya lebih lama hanya ada yg menjamin nya.. "
"siapa yg menjamin nya..?? "
aidan membuka tab nya dan menunujukan seseorang
"dia seseorang di luar jangkauan kita.. seorang pengusaha muda sukses di amerika ada lah back up nya camilla..."tukas aidan
"apa hubungan mereka..?? "
__ADS_1
"hubungan mereka rumit... "sahut aidan sambil tersenyum
"tapi gw penasaran bagaimana milla bisa melawan lawan nya apa dia bela diri...?? "tanya dean
"ehmm..dia itu nguasain krav maga muaythai sama boxing... ah satu lagi.. dia itu paling jago kendo.. dia bakal bikin lo ke sayat dalam hitungan detik... dia memakai pedang nya dengan sangat baik.. "sahut aidan, dean semakin mengelus pundak noah yg sudah semakin lemas mendengar kebenaran tentang milla
"pria ini yg bikin milla kaya monster.. because he is a monster.. "tambah aidan
noah pun pamit pulang bersama dean
" ahh dan satu lagi...bisa kalian peringatkan teman kalian yg nama nya siapa ya... ehm.. selena.. dia sangat mengganggu milla, aku juga engga tahu kenapa tapi milla sangat membenci nya.. gw pikir ini bukan karna dia cemburu.. dia engga cerita masalah ini ke gw.. "tukas aidan, noah mengangguk
malam nya
" dan.. "panggil milla
" kamu masih ingat untuk menghubungi aku hah... "tukas seorang pria di sana
" oh okee bye dan... "tandas milla hendak mematikan telepon nya
"wait... cepet marah ya... so.. what wrong... kamu butuh bantuan ku..??? "
"yeah... aku mau kamu kesini dan... "
"mill.. sesuatu terjadi hah..??"
__ADS_1
"aku merasa aku seperti akan mecelakakan seseorang dan aku mau kamu yg menghentikan ku.. "pinta milla
"oke.. i'll be there quickly... "
milla keluar kamar dan menemui irina dan ronal
"mom.. aku mau pulang... "pinta milla
"oke.. daddy akan mengantar kamu...."sahut irina
di gedung depan apartemen noah
milla turun dari mobil ronal
"thanks dad.. "ucap milla,ronal.tersenyum lalu milla pergi
"wahh.. bagaimana dia terlihat sangat baik dengan versi nya dia yg ini.. "ucap ronal yg sudah mengetahui penyakit milla
milla memasuki apartemen nya lalu masuk ke kamar nya, dia melihat noah tertidur, milla tidur di samping noah, noah berbalik dan memeluk milla dari belakang
"iam so sorry dear... aku melewati batas ku.."bisik noah, milla diam saja
"aku kangen kamu sayang.. "ucap noah, milla tersenyum lalu berbisik ke noah
"me too.. "ucap milla
__ADS_1