Horror

Horror
tetangga ku kanibal


__ADS_3

Aku dan keluargaku baru aja pindah ke kota seberang karena ayah ku ada tugas di sana jadi kami sekeluarga pindah kebetulan aku anak satu satunya keluarga ku bisa di bilang aku anak tunggal. Kami pindah ke rumah yang ayah ku beli seminggu yang lalu sebelum kami pindah."ayah apakah rumah baru kita bagus "tanya ku .aku masih kecil kira kira umur ku sekitaran 10 tahun . "bagus sayang tenang saja ayah sudah mencari yang paling bagus untuk kamu "ucapan ayah membuat ku kegirangan .


kami pun melanjutkan perjalanan sampai akhirnya kami tiba di rumah baru kami .aku berlari ke sana kemari untuk melihat lihat aku melompat lompat kesenangan sampai mama ku ber kata " hati hati sayang jangan lari lari nanti jatuh ...kesini cepat jangan lompat lompat "aku pun mendengarkan ucapan mama dan bergegas ke sana .berhari -hari ,berminggu - minggu sampai berbulan -bulan kami sudah mulai akrab sama tetangga tetangga kami tapi ada satu rumah di sebelah rumah ku aku denger sih katanya itu rumah nek ima .aku pernah sekali melihat dia keluar dari rumah tapi hanya sekali mungkin karena aku sibuk main di dalam rumah atau sekolah atau memang nek ima jarang keluar aku gak tau tapi jujur saja walau hanya sekali melihatnya aku takut karena ...wajahnya. ya aku takut wajahnya benar benar menyeramkan wajah yang sudah di penuhi keriput muka datar nya alis berkerutnya dan matanya yang besar seperti ingin keluar aku benar benar takut .entah wktu itu perasaan ku saja atau bagaimana ketika nek ima melihatku dia agak sedikit menyeringai begitu itu benar benar menakutkan apalagi seusia anak anak seperti ku .aku pernah menceritakan kepada orang tua ku tentang nek ima itu bahwa aku takut kepada nya dan nek ima mengerikan tapi ortu ku hanya menyangkal dan tertawa mereka mengatakan "kamu tidak boleh seperti itu nek ima orang nya ramah , murah senyum pula ,orgnya juga baik. iya kan pa? "kata mama


iya "jawab papa .tapi aku menyangkal dan bilang "nek ima itu menyeramkan aku pernah melihatnya matanya itu melotot dan hampir keluar dia juga tidak senyum kepadaku dia hanya menatapku tajam aku takut ma " mama hanya menggeleng geleng kan kepala nya melihat tingkah laku ku. "sudahlah kamu tidur saja sana " kata papa. "iya pa " jawab ku .malam itu pun aku tidur seperti biasa pagi hari nya aku di bangunkan ibu ku untuk sekolah. setelah selesai semua aku berangkat di antar oleh ayah ku ke sekolah .


kring kring kring


bel sekolah pun berbunyi menandakan jam masuk kelas .aku sudah di kelas sekitaran 15 menit yg lalu .setelah kami menunggu kedatangan guru sekitar 2 menit guru pun datang


"selamat pagi anak anak apa kabar " kta bu guru sambil bertanya


"selamat pagi bu ,kabar kami baik "ucap kami


"ibuk absen dulu ya " kata bu guru


"iya bukk" jawab kami


rion ,hadir bu


rindu ,hadir bu


keyla ,hadir bu


dan seterusnya sampai nama ku


meyra ,hadir bu "jawabku


lalu ibu masih lanjut ke absen berikutnya sampai nama rian dan ifan pun di sebut ifan


"......" tak ada jawaban sama sekali .


"ada yang tau ifan ke mana?"tanya bu guru.


info aj ifan dan rian itu murit yg nakal mereka berdua sering mengganggu ku sampai aku sering kali menangis di buat mereka. murit murit pun menjawab pertanyaan guru dengan kata "tidak bu" lalu ibu guru melanjutkan lagi absen nya ke rian .


" rian "kata bu guru ,tapi tak ada sautan lagi .


emmmm rian juga Gadak ada yg tau rian di mana ?"tanya bu guru


"ga buk kami gak tau "jawab kami


"ahhh yasudah kalau begitu ....aihhhh kenapa mereka bolos begini "gumam bu guru


kami pun melanjutkan pelajaran kami sampai jam pulang sekolah pun tiba ..


aku pulang seperti biasa ke rumah sampai di rumah aku dan ayah ku di sambut oleh ibu.ibu menyuruhku membersihkan badan dan beres beres lalu makan .aku pun mendengarkan perkataan ibu lalu bergegas pergi kekamar .ketika sudah selesai aku pun kemeja makan untuk makan bersama dengan keluarga ku ,di meja makan suasana hening hanya dentingan sendok dan piring saja yg terdengar suasana sepi dan senyap tak ada yang bicara saat makan tapi keheningan itu di pecah kan oleh mama .mama berkata " dek mama denger katanya kawan kamu hilang ya ? tadi soalnya mama denger dari tetangga kalau gak salah nma nya ifan sama rion .guru guru dan ortu nya sudah mencari dia ke mana mana tapi tidak di temukan juga , kasian ya " kata mama


"aku gak tau mah" jawab ku soalnya aku benar benar tidak tau


"tadi di kelas kami cuma tau dia gak hadir ma ketika di absen " jawab ku lagi


oh begitu ya ....oh iya .. mama sama papa bakal ada tugas di bandung. kami di sana selama 2 hari jadi adek bakal mama titipkan sama nek ima mama sudah bilang tadi kata nek ima .nek ima tidak keberatan "ucapan mama membuatku tersedak


ohok ohok ohok


"eh sayang kamu gak papa nih minum dulu " kata mama

__ADS_1


gluk. ...gluk ..gluk ....ahhhhhh


APA MAAA AKU GAK MAU ...pokoknya aku gak mau maaaaaa "rengek ku


aku gak suka sama nek ima aku gak mau "rengekku terus


sudah kamu diam nek ima itu baik dengerin mama jangan ngebantah "ucap mama


tapi ma- " kata ku terpotong oleh papa


"sudah sudah kamu jangn pake tapi tapian besok kita kerumah nek ima sekarang kamu tidur "kata papa


"baik pa " kataku dngan menundukkan kepalaku .jujur saja malam itu aku tak kuat jika tidak menangis karena aku takut banget aku ....aku gak tau lagi mau mikirnya gimana aku sudah coba pikir positif tapi terus tak di gubris otak ku aku hanya bisa menangis dengan mendekapkan kepala ku ke bantal sampai akhirnya aku tertidur dalam keadaan menangis .pagi harinya aku terbangun karena di bangunin mama ku ,mama ku sudah memecking barang barang ku untuk tinggal sementara di rumah nek ima .sedari tadi pagi aku terus menangis merengek meminta mama untuk tidak menitipkan ku di rumah nek ima .aku meminta mama ku untuk meninggalkan ku di rumah saja aku tak ingin di rumah nek ima .tapi mama menolak kata mama " sekarang banyak penculikan anak ,liat kawan kamu saja sudah di culik sampai sekarang masih belum di temukan " kata mama


aku hanya bisa pasrah waktu itu keadaan ku seperti orang yang mau di masukkan ke dalam kandang harimau .sebenarnya mama ku tak tega untuk meninggalkan ku sendirian karena aku masih kecil. tapi mama terpaksa melakukannya karena mama tidak bisa membawaku jika mama bisa membawa ku maka mama akan dengan senang hati menyuruhku ikut tapi sayang nya tidak bisa ...


akhirnya aku pun di antar ke rumah nek ima


tok..tok..tok


info : rumah nek ima itu mirip gubuk gitu terus di halaman depan rumahnya berserak dedaunan kering yang entah berapa minggu berapa bulan belom di bersihkan dan kayu kayu benyanggah rumah sudah sedikit agak reyot jadi keliatan tua banget .belum lagi atap rumahnya yg sudah agak rusak dan sedikit bolong bolong dengan pintu kayu dan ada kursi panjang kayu di depan jendela .rmh itu terlihat seperti tidak ada kehidupan sama sekali .


lanjut


mama trs menggedor pintu rumah nek ima sambil memanggil namanya .


tok tok tok


permisi nek ima nek ...tok tok tok ...permisi ..


"kata mama


maaf nek ima...semalam istri saya sudah bilang bahwa kami akan menitipkan anak kami ke nenek " ucap ayah ku sebenarny ayah ku sudah punya firasat gak enak ketika melihat nenek ini dan rumahnya .entah apa itu tapi ayah ku mencoba menepisnya jauh jauh .


iyaa " jawab nenek itu singkat dengan suara serak serak kayak suara khas nenek nenek gitu


"MANIS "aku yang mendengar suara itu pun bergetar ketakutan sampai hampir menangis .kenapa ?karena orang biasa mengatakan manis dengan lembut dan seperti tersenyum hangat tapi dia. dia seperti seorang monter mengerikan aku bukan ingin mengejek tapi waktu itu aku takut banget .dia mengatakan itu dengan menatapku lekat selekat lekatnya sampai matanya itu seperti mata yg sedang melihat mangsa yg masuk jebakannya.bibirnya itu menyeringai tapi mama ku salah menanggapi nya dan malah bilang


"hahahaha nama nya juga anak kecil nek pasti masih manis manis hahah " aku hanya diam nenek itu terus mengatakan manis .aku terus mendengar tapi samar samar ayah ku juga mulai canggung dan mulai gak nyaman .


"baiklah nek kami pergi dulu karena kami sudah telat ...kalau mey buat masalah telpon saja kami kami yg akan menghukum nya " kata papa


"hmmm "nenek tersebut hanya berdehem


mari masuk manis " kata nenek kepada ku dengan seringai


aku pun tetap masuk walau aku takut .ketika aku masuk aku melihat rumah yang kotor,banyak sekali debu dan jaring laba laba di dalam sana . "manis apa kau ingin makan" kata nek ima tapi aku hanya menggeleng geleng kan kepala saja memang sedari pagi aku belom makan jadi aku lapar tapi aku takut untuk memintanya aku takut nenek tersebut akan marah .


"ada apa bukan kah kau belom makan " kata nenek itu dengan suara serak .


"tidak aku hanya tidak ingin " ucap ku


"tidak bisa kau harus makan " kata nenek seperti memaksa


nenek itu pun menyajikan makanan yang menurutku menjijikkan .kalian bayangkan saja aku di suruh memakan bubur berlendir berwarna hijau dan memakan daging berminyak yang emm seperti steak yg sudah lama di biarkan dan lagi aku di suruh memakan sup yg warna kuah ny bahkan berwarna merah kecoklatan iiuhhh aku tidak mau


"makan lah " kata nek ima ,aku hanya menggeleng geleng kan kepala ku saja pertanda aku tidak ingin memakannya

__ADS_1


"MAKAN" bentak nek ima kepada ku


aku pun hanya bisa menggelengkan kepalaku dan menutup mulut ku rapat rapat sambil menangis


"makan lah bukan kah kau lapar " kata nek ima dengan suara lembut


tapi itu bukan nya membuatku tenang tapi aku malah semakin tkut aku benar benar takut aku berharap mama ku datang dan menjemputku


SAYA BILANG MAKAN MAKAN !!!! " bentak nek ima keras sambil memukul meja "BRAKK" atau manis mau saya telpon orang tua nya ? supaya mereka ketika pulang bisa menghukum mu? "kata nek ima


aku kembali menggeleng ...


"kalau begitu makan lah manis" ucap nek ima


aku pun hanya bisa pasrah memakannya karena di ancam oleh nek ima .


emm...hmm..ham..nyam. ...nyam..hummm ini enak sekali nek apa ini ? hummn rasanya manis dan lezat " kataku .aku tidak berpikir apa apa saat itu karena ini enak sekali


..."makan lah itu teman mu "...


degh .serasa jantung ku berhenti berdetak .aku langsung menjatuhkan seluruh makanan yg ada di mulut ku dan pergi menjauh dari nenek gila itu . "sekarang giliran mu manis hahaha" kata nenek itu sambil tertawa seperti orang gila . tubuh ku bergetar aku menangis .aku terus berteriak karena aku benar benar ketakutan bayangkan saja kalian memakan daging teman kalian sendiri dan ketika kalian berada di depan kematian pintu rumah terkunci dan kalian tidak bisa apa apa selain menangis .


...****************...


sedangkan di jalan di dalam mobil mama ku berkata "pa ktp mama ketinggalan loh seperti nya di rumah " kata mama ku


"duh mama ini ceroboh banget kita dah telat lagi " kata papa


akhirnya mama dan papa pun putar balik untuk mengambil ktp mama yang trtinggal di rumah ketika sampai di depan rumah nek ima mama dan papa mendengar suara teriakan ku dari rumah nek ima mama dan papa pun panik dan bergegas keluar .papa dan mama berlari ke rumah itu mereka sangat panik dan khawatir dengan ku takut aku kenapa kenapa .saking paniknya papa sampai mendobrak pintu rumah tersebut ....


BRAK..BRAK..BRAK...


tapi setelah terbuka kalian tau apa yg di liat org tua mey yang di liat mereka adalah nek ima yang sudah tergeletak di lantai dengan tubuh yg sudah dingin dan tidak bernafas lagi sedangkan aku aku menangis di sudut ruangan menutup mataku sambil terus berteriak .mama pun belari kearah ku dan menenangkan ku sedangkan papa dia menelfon polisi untuk pergi datang ke rumah nek ima .


flasback sebelum org tua mey datang


"kemari lah manis jangan takut aku hanya meminta daging mu sedikit saja hihihi " kata nek ima dengan suara menyeramkan nya .dia terus berjalan ke arah ku yang terduduk di lantai aku pun semakin ketakutan ketika nek ima sampai di depan ku aku pun mendorongnya dan berlari ke pojok ruangan


"ahkkkkk dasar gadis nakal apa yang kau lakukan jangan kabur " ucap nek ima sambil berteriak


"huhuhuu hiks hiks hiks mama tolong aku papa tolong aku aku takut hiks hiks hiks " aku pun menangis tersedu sedu badan ku sudah lemas semua aku tak bisa ke mana mana lagi aku tak tau harus apa aku gak mau mati .


"mani**s kau tak bisa ke mana mana lagi hihi"


...kata nek ima...


huhuhuhuhuh " tangis ku


nek ima semakin mendekat mendekat tapi ketika tiga langkah lagi hampir sampai di depan ku di sesak nafas ,lemas dan jatuh tersungkur ke bawah .aku kagt melihatnya tapi aku tetp tidak mau mendekatinya aku hanya bisa teriak meminta "tolong" yg tak kusangka ternyata yg mendengarnya adalah kedua org tua ku .


akhirnya aku pingsan ketika mama ku memelukku kedekapannya . keesokan harinya pun aku masih syok .dan kenyataan yg lebih parah lagi ternyata selama ini nek ima adalah buronan polisi karena dia sudh banyak menculik anak kecil dan memakannya .dan waktu itu dia meninggal karena usia dan penyakitnya .


sampai aku beranjak dewasa pun aku masih trauma dan masih takut .tapi tidak seperti dulu traumanya sekarang sudah agak mendingan


*tamat


haiii jangan lupa like komen follow favorit vote ya maaf ngebosenin soalnya kan aku juga baru jadi ga tau

__ADS_1


terima kasih dah baca tolong di komen atau kritik ya supaya aku tau apa yg salah


bye ~


__ADS_2