
Setelah beberapa saat kemudian baskoro sampai di rumah jam 6:00 dia pun mandi untuk segera melaksanakan sholat magrib di lanjutkan sholat isa setelah tiba waktu isa, kemudian baskoro bantuin ibu dan sarla masak untuk makan malam sementara dinda ada di ruang tamu yang sedang menonton tv.
Dan lalu masakan pun sudah siap di makan, mereka semua makan di meja bersama setelah melakukan sholat isa, lalu setelah makan malam bersama keluarga dinda masuk duluan ke kamar, baskoro pun menyusul dan mereka mulai berbincang.
"Gimana bas tadi udah ketemu pak alex?"ucap dinda yang sedang terbaring di tempat tidur.
"Iya udah gajihnya sih gede banget banyak bonusnya tapi aku bingung sayang"ucap baskoro sambil memegang tangan dinda.
"Bingung kenapa kan gajihnya gede?"ucap dinda.
"Iya sihh apalagi hotelnya katanya mewah sekelas bintang 5 "ucap baskoro.
"Iya udah coba aja, emang gajihnya berapa"? tanya dinda berbicara pelan.
"Gajihnya 13 juta lebih kata pak alex, terus jenjang karirnya bagus sama di sediain tempat tinggal disana"ucap baskoro.
"Wah itu mah enak dong udah gajih gede ada fasilitasnya, kok kamu nggak mau?"ucap dinda yang bingung pada suaminya.
"Kalo aku kerja di situ, sebelum satu tahun nggak boleh pulang, terus hotelnya katanya tidak ada di google map, nggak boleh pegang hp lagi kan kalo mau kasih kabar keluarga bingung dong "ucap baskoro dan dinda pun terdiam lalu baskoro melanjutkan bicara.
"Apalagi kamu sedang hamil, aku harus ada di samping kamu, terus,kalo kamu kenapa-napa gimana?"ucap baskoro.
"Udah coba aja, nggak apa kok kita ldr ran dulu demi masa depan keluarga kita terus apalagi utang ibu kamu udah banyak, kamu juga harus bantu ibu kamu lunasin utang!"ucap dinda meski tak rela ldr ran.
"Emang kamu siap nahan kangen,kuat emang? hehhehe"ucap baskoro yang juga tak rela kalau ldr ran.
"Aku sih bakalan sedih sayang tapi demi masa depan keluarga kita terpaksa harus LDR an dulu"ucap dinda dengan raut wajah sedih.
"Ya udah besok ntar aku kabarin pak Alex"ucap baskoro.
__ADS_1
"Atau gini aja ntar aku ngomong sama mama aku deh,biar aku sementara tinggal di rumah mama dan papa sampai kamu kembali, mereka juga kangen dan pasti seneng kalo aku ada di sana apalagi ada anak kita"ucap dinda yang meminta pada baskoro untuk tinggal di rumah orangtuanya karena dinda merasa tidak enak kalau ngrepotin mertua, dan karena sedang hamil dinda kadang-kadang membantu pekerjaan rumah.
"Ya udah kalo gitu ini adalah keputusan bersama, dari aku dan kamu"ucap baskoro sambil mencium kedua tangan dinda
"Iya sayang"ucap dinda sambil tersenyum.
"Oh iyaa sarla gimana jadi ikut kerja di kantor kamu dulu?"ucap baskoro.
"Tadi aku udah telpon ke teman kantor saya katanya ada yang isi lokernya, aku udah bilang sarla tadi sarla juga katanya mau fokus sama warung dan devan"ucap dinda.
"Fokus sama devan?"ucap baskoro penasaran.
"Iya kamu belum tau yahh, tadi pagi pas kita pergi ke rumah sakit kata ibu,devan melamar sarla"ucap dinda tersenyum.
"Serius? devan yang pernah kesini waktu itu kan anak citayem yang pake motor ninja?"ucap baskoro kaget.
"Wahh bentar lagi ade gue mau nikah, tapi baguslah lagian biar ada yang nafkain biar gue nggak di mintain uang jajan lagi"ucap baskoro.
"Yehhh jangan gitu sayang meskipun kamu udah nikah tetep harus saling membantu kalo ada"ucap dinda sambil memoles hidung baskoro dengan telunjuk jarinya.
"Iya istriku yang sholehah "ucap baskoro sambil memoles balik dinda ke hidungnya dengan telunjuk jari.
"Aku bakalan kangen banget sama kamu sayang, karena ini pertama kalinya kita ldr"ucap baskoro dengan sedih.
"Aku juga sayang, yang penting kamu jaga diri yah terutama mata kamu tuh di jaga, di hotel pasti banyak wanita-wanita cantik"ucap dinda mengingatkan baskoro tegas.
"Enakk dong kalo banyak wanita-wanita cantik heheheheh"ucap baskoro sambil bercanda.
"Iihhhhhh kamu mah jahat "ucap dinda manja dan kesal sambil memukul lembut dada baskoro yang berbaring miring berhadapan dengan dinda.
__ADS_1
"Aduh sakit sayang, iya aku bercanda serius "ucap baskoro sambil menangkis pukulan lembut dari dinda namun sebenarnya baskoro beneran bercanda.
"Awas kalo macem-macem"ucap dinda kesal mukanya cemberut.
"Ihh apaan sih orang bercanda kok, iya maaf sayang ini serius di hatiku hanya ada kamu walaupun di luar sana banyak wanita cantik hatiku tetap padamu nggak ada yang lain sampai aku mati"ucap baskoro dari dalam hati, karena baginya hanya dinda wanita yang di cintainya.
"Aku nggak mau kamu berpaling dari aku, aku hanya ingin kamu seumur hidupku"ucap dinda menangis manja depan baskoro.
"Ussssss uss kok nangis, iya sayang aku janji setia sama kamu kok,tadi seriusan bercanda"ucap baskoro sambil memeluk istrinya dengan perasaan tulus dan bersalah karena sudah membuat dinda kawatir meskipun baskoro berpikir bercandanya itu hal sepele, namun buat dinda yang sedang sensitiv karena lagi hamil bercandanya baskoro menjadi serius bagi dinda. di tambah lagi baskoro mau merantau jauh selama setahun tidak bisa beri kabar karena peraturan kerja di hotel.
"Udah sayang,jangan nangis terus, aku jadi sedih nih nggak tega liat kamu nangis terus"ucap baskoro sambil memanjakan dan menenangkan dinda.
"Sebentar lagi kita ldr ran, dan aku kawatir kamu kerja di tempat misterius itu kamu janji yah sama aku tolong kembali untuku dan anak kita dalam keadaan hidup"ucap dinda yang merasakan firasat tidak enak bahwa suaminya akan segera bekerja di hotel star 666 yang lokasinya misterius.
"Insya Allah aku bakal baik-baik saja,kamu doain aja yah , pokoknya aku janji aku akan berjuang keras walaupun sampai darahku bertumpahan di atas tanah, aku akan kembali untukmu dan anak kita"ucap baskoro.
"Aku nggak mau kehilangan kamu bas"ucap dinda dengan manja.
"Aku juga nggak mau kehilangan kamu din, i love you forever "ucap baskoro sambil mencium bibir dinda yang agak tipis dengan lembut.
"I love you too forever"Balasan dinda dengan lembut penuh manja.
Mereka pun kembali melakukan hubungan kebutuhan biologis sebagai suami istri.
"Hati-hati yah sayang ntar dedenya marah"ucap dinda.
"Heeheemm iya sayang"ucap baskoro tersenyum lembut tanpa terlihat giginya.
Mereka melanjutkan bercocok tanam dengan lembut dan romantis, segala kesedihan hilang di dalam hati mereka malam kembali menjadi indah bagi mereka, sekaligus menjadi malam terakhir sementara bagi baskoro dan dinda melakukan hubungan biologis dan kebersamaanya yang selalu mereka jalani setiap hari di laluinya,karena mereka akan menjalani ldr ran demi masa depan keluarga.
__ADS_1