Hujan dilangit katulistiwa

Hujan dilangit katulistiwa
eps 6


__ADS_3

Adriana tertegun memandang pria ber jas hitam didepannya,"apa yang dilakukan pria bucin ini",gumam Adriana dalam hati.


El memecah keheningan diantara keduanya dengan melambaikan tangan pada Adriana, "selamat siang nona",sapa El dengan senyum manisnya,


" Assalammualaikum " ucap Adriana sambil menundukkan kepalanya,


"apa ada koin yang jatuh sehingga kamu menundukkan kepala" tanya El heran


"maaf saya permisi", ucap Adriana sambil berlalu mencari lift yang lain,


" tunggu dulu" El menghentikan langkah Adriana dengan meraih tangan Adriana,


dengan reflek Adriana menepis genggaman tangan El sambil mengatakan " kita bukan muhrim",


El yang tidak mengerti arti muhrim,bertanya langsung pada Adriana,"apa artinya?",


"artinya bila kamu ingin dekat denganku,menggandeng tanganku,memelukku dan melakukan hal lainnya kamu harus menikah denganku", bila hanya pendekatan saja itu namanya taaruf kita hanya bisa berkomunikasi lewat perantara apa sudah faham,ucap Adriana


" aku mengerti" sambil menganggukkan kepalanya,padahal ia sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Adriana.


El menelfon jhon untuk mencarikan seorang ustad/kyai.tanpa bertanya banyak jhon menyanggupi permintaan boss nya itu.

__ADS_1


tok...tok...tok


"Assalammualaikum"


"waalaikumsalam" Dri sini duduk ucap kakek Sukoco,


"kek kenapa pria bucin itu kesini,maksudku El kok kesini?


" Dri apa tadi kamu bilang bucin,apa itu bucin? tanya sukoco heran.


"budak cinta kek,soalnya tuh anak drama banget kalau pacaran,jawab Adriana sekenanya.


" ada yang lucu kek" tanya Adriana heran kenapa kakeknya tertawa lepas,


"tidak ada Dri,kakek heran saja,apa kamu tidak tertarik dengan El sama sekali?" tanya kakek dengan raut wajah yang serius.


"tidak terima kasih,lebih baik Adri jomblo seumur hidup dari pada sam tuh pria bucin." seru Adriana,sambil mengetok ketok meja(ketok meja tiga kali diyakini oleh sebagaian orang untuk menarik ucapan yang tidak baik).


"hati hati Dri", kakek sampai lupa, tadi El kesini untuk bahas kerjasama dengan perusahaan kita,kakek awalnya menolak,tapi setelah dia tunjukkan foto ayahmu yang bekerja di proyeknya kakek terpaksa setuju demi menutupi kebodohan kakek yang mengirim ayahmu memata matai mereka.


" kek aku ke atas balkon ya",pamit Adriana,ia menuju taman buatan diatas balkon kantor kakeknya.

__ADS_1


Adriana melepas alas kakinya dan berjalan diatas rumput hijau yang basah karena tetesan embun pagi,suasana sejuk dan asri menenangkan fikiran Adriana yang kalut,ia memandang bunga mawar beraneka warna mulai dari putih,merah,pink dan ungu,tak lupa ada bunga melati dan anggrek yang dirawat dengan baik oleh sang kakek,


mata Adriana tampak berbinar setelah mendapati kupu kupu indah berwarna coklat dan berbintik putih menghisap madu pada bunga mawar ia pun mengabadikan momen itu dalam vlog pribadinya.Selesai menikmati indahnya taman buatan sang kakek Adriana pergi meninggalkan gedung Sunna grub yang menjulang tinggi.


Adriana berjalan menuju halte bus yang tidak jauh dari kantor kakeknya,sampai disana dia duduk bersender pada kursi panjang berwarna hijau.Angin kencang disertai langit yang mendung,selang beberapa menit hujan pun turun dengan derasnya,senyum Adriana merekah,ia melepas jaketnya lalu bermain hujan hujanan bersama kedua anak kecil yang tidak ia kenal,karena jalanan saat itu sangat sepi jadi mereka bertiga bernyanyi dan menari sambil hujan hujanan.


Dari kejauhan mobil sport berlogo kuda jingkrak itu mengamati tingkah Adriana yang menari sambil bernyanyi.


hujan sudah reda,Adriana memberi uang 20 ribuan untuk kedua anak tersebut karena menemaninya hujan hujanan,Adriana pun pergi menuju toko baju untuk membeli pakaian ganti,ia lupa tidak membawa jas kampus yang ia gletakkan di bangku halte......


......


tak jamin 2000% novelku ini nggak ada adegan dewasanya seperti 17+,21+,jadi kalau ada tulisan uhhhh haaaa ihhhhh,tak pastikan hanya kepedesan makan sambel,harapanku novelku bisa dinikmati segala usia mulai 15th- tua dah (wkwkwwkwk),


nikmati novelnya


kritik,saran yang super pedas demi kehidupan novel aku asal nggak rasis, tanda jempol,love,dan vote yaaaa .....!


love indonesia


love fatimah al hadid

__ADS_1


__ADS_2