Hujan dilangit katulistiwa

Hujan dilangit katulistiwa
Ranting pohon


__ADS_3

Tidak perlu bicara banyak hanya mata dan bahasa tubuh yang mewakili Adriana dan El hadid telah memiliki rasa yang disebut cinta,begitulah takdir mempertemukan mereka saat El mengantarkan jas almamater ke rumah Adriana.


El yang baru pertama kali datang ke rumah Adriana,ia tidak menyangka kalau cucu seorang Sukoco tinggal di rumah yang super sederhana,bagaimana tidak rumah yang bahkan 2kali lipat dari ukuran kamar El,rumah bergaya klasik itu sangat sejuk dipandang mata,ada taman bunga yang berjejer rapi di depan rumah Adriana,Tarjo tahu kedatangan El karena dia mengintip dari balik tirai ruang tamu.


"masuk El" sapa Tarjo


"aku hanya memberikan jas ini pada Adri,soalnya tadi tertinggal di halte" ucap El sambil memberikan jas warna hitam berlogo kampus Adriana,


Tarjo mempersilahkan El untuk duduk


dan mengobrol ringan.


"maaf El om hanya pastikan bahwa isu itu benar atau tidak" ucap tarjo dengan wajah penuh sesal karena penyamarannya diketauhi oleh El.


"nggak masalah om"


"pasti gara gara hujan" nih pasti,Adri sangat menyukai hujan,bukan suka hujan hujanan juga katanya sih kalau dia sedang kacau dan banyak masalah Adri selalu bahagia kalau hujan,dia bisa menangis,dan nggak bakal ada yang tahu kalau dia sedih,soalnya ketutup sama air hujan yang basahi tubuhnya,ucap Tarjo panjang lebar.


"El,kamu adalah orang pertama yang bertamu ke rumah reot ini,kau tahu Adri sulit didekati El,dia terlalu tinggi pada prinsip nya,bagaimana bisa pegangan tangan aja ngg boleh,pokoknya ribet dah,ucap tarjo frustasi dan juga dia lebih memilih tinggal disini dari pada dirumah kakeknya,om juga pengen kali hidup enak gitu.


#####


El memotong ranting pohon yang sudah kering di taman,ia menghampiri Adriana yang duduk di bangku taman," ayo kita jalan jalan ajak El sambil ulurkan ranting sepanjang kira kira 30cm,

__ADS_1


"untuk apa ranting ini?" tanya Adriana heran.


"sebagai ganti tangan kita berdua" ucap El malu malu.


"terima kasih" dengan wajah yang merona karena bahagia.


Setiap berjalan mereka jadi pusat perhatian dan cibiran orang sekitar taman,


"sok suci banget sih?,mana ada pria yang tahan dengannya gandengan tangan aja ngg boleh malah pilih ranting pohon!,"


"El kamu nggak malu jalan sama aku?" tanya Adriana yang matanya mulai bekaca kaca menahan air mata.


"aku siap hadapi semuanya Adriana,jika itu akan mengubah diriku jadi lebih baik",ucap El dengan serius.


Adriana membeli boneka beruang dengan ukuran nyaris sama dengannya,


Adriana menangis dipelukan boneka beruang itu,sambil mengucapkan"terima kasih sudah mencintaiku karena Allah" ucap Adriana sesegukan karena menahan tangisnya.


"aku sangat iri pada boneka sialan ini,dia dengan mudahnya dapat pelukanmu,dengus El kesal,Adriana hanya bisa tertawa dengan tingkah El yang cemburu pada boneka.


" sabar El tunggu usiaku 21 tahun ya"ucap Adriana menenangkan kekesalan El.


"baiklah satu tahun lagi aku akan singkirkan boneka sialan itu" sambil tersenyum miris.

__ADS_1


Adriana dan El pun melanjutkan acara jalan jalan mereka,dari kejauhan ada seseorang yang mengamati kegiatan kebersamaan Adriana dan El,ya wanita cantik berbaju minim itu adalah Tita mantan kekasih El,yang tidak terima diputuskan secara sepihak oleh El,sebenarnya sejak dulu Tita tidak terlalu mencintai El tapi setelah El rela memberikan apapun pada Tita,ia tidak ingin melepaskan atm berjalannya begitu saja,ia ingin menguasai harta kekayaan El.


"aku bakal bawa kamu balik ke aku EL",gumam Tita dalam hati sambil melajukan mobilnya.


El menuju arah kerumunan pengamen jalanan,ia turun dari mobilnya dan mengajak Adriana kesana,El membisikkan sesuatu pada salah satu pengamen,pengamen itu pun mengangguk mengerti


~masihku merasa angkuh terbangkan anganku jauh langitkan menatapku walau ku terjatuh,dan bila semua tercipta tanpa harusku merasakan cinta yang tersisa hampa hidup terasa


lelah tetap ku mencari arti untukku berbagi menemani langkahku walau tak berarti,dan bila semua tercipta tanpa harusku merasakan cinta yang tersisa hampa hidup terasa


bagai bintang disurga dan selurub warna dan kasih yang setia dan cahaya nyata,oh bintang disurga berikan cerita dan kasih yang setia dan cahaya nyata.~


lagu ini aku persembahkan untuk wanita berhijab disana Adriana citra sukoco calon istriku,aku tidak tahu lagu romantis tapi aku cuma tahu lagu ini saja.


Suara riuh tepukan pengunjung pun heboh seketika mereka asik merekam momen romantis antara El dan Adriana


jangan lupa like ,tanda cinta dan koment yang banyak asal nggak rasis


sekali lagi tak jamin 2000 % ngg ada adegan vulgarnya karena aku ingin novelku dinikmati berbagai usia,nggak ada batasan.......


love indonesia love fatimah Al hadid


.

__ADS_1


........fb siti fatimah


__ADS_2