
Saat kematian Kyutsina aku merasa frustrasi. Aku rindu senyumannya yang indah, aku rindu pelukannya yang hangat, aku tidak dapat hidup tanpa dia. Karena itu, aku akan menuruti permintaanmu yang terakhir. Aku tidak akan lupa Kyutsina, tenang saja!
Di sekolah
"Kagura! "
Tiba-tiba terdengar suara yang memanggilku dengan keras. Orang yang memanggilku adalah Menma. Menma adalah teman sebangku ku yang baik dan setia terhadapku.
" ah? Ada apa Menma? Kamu kok panik? "
" ya panik lah! Ini gawat Kagura! Gawat! "
" gawat apaan maksudmu? Aku gak ngerti "
" ta.. tadi, saat aku sampai di sekolah aku melihat kertas yang berlumuran darah di laci mejamu! "
" apa! "
" iya! Lalu aku membaca surat itu dan berisi 'Kagura, kenapa kamu gak pernah jawab pertanyaanku? Aku selalu bersabar Kagura. Tapi hari ini mungkin tidak! Kalau kau mau seperti ini selalu kepadaku, baiklah! Aku akan memusnahkan orang orang yang berada di sekolah tersebut. Termasuk orang orang yang kamu sayangi! Aku tidak bohong Kagura! Bersiaplah' saat aku membaca surat itu aku terkejut dan langsung cari kamu! "
" apa! Siapa yang menulis surat itu? "
" yang menulis surat itu? Aku melihat tulisan 'dari Fumito' itu yang aku lihat "
__ADS_1
" apa! "
" kenapa? Jangan buat aku panik Kagura! Aku jadi takut "
" Fumito adalah sahabatku saat kecil. Tapi entah kenapa saat dia besar dia jadi aneh"
"apakah kita baik-baik saja? Apa kita akan dibunuh? Jawab Kagura! "
Kagura merangkul sahabatnya dan menenangkan sahabatnya
" jangan takut Menma. Aku ada. Kamu gak perlu takut. Aku janji kok, aku pasti akan melindungi kalian semua! Lagian, kalian adalah orang yang aku sayangi. Aku pasti akan melindungi kalian apapun yang terjadi! Jadi, kamu gak perlu panik. Oke! "
" tapi... Kamu janjikan? Kamu pasti akan melindungi kami? Iya kan Kagura? "
" ya, terima kasih "
Mereka pun saling merangkul
Jam pelajaran
Saat Kagura dan teman-temannya sedang belajar tiba-tiba terjadi gempa. Dinding sekolah mereka tiba-tiba retak!
'krek! '
__ADS_1
" aaaa! Suara apa itu! "
" lihat! Dindingnya retak!"
"cepat cepat! Kita harus keluar dari sini secepatnya! "
Semuanya berlari dengan kencang karena mereka sangat panik. Saat kagura berlari melindungi diri dia melihat seorang wanita yang telah meninggal dengan leher yang tertusuk oleh pisau. Pisau tersebut masih menancap di leher sang gadis itu. Kagura pun terkejut saat melihat wanita tersebut.
"ya ampun! Kenapa ini! Dan, kok aneh ya? Ini kan gempa tapi kenapa ada pisau? Apa jangan jangan! Ada dalang dalam perbuatan ini! Aku harus segera keluar dari sini secepatnya! "
Kagura pun berusaha keluar dari sekolah tersebut. Sambil berlari Kagura sambil memikirkan sesuatu
" siapa dalangnya ya! Apa mungkin Fumito? Ya sepertinya dia. Kenapa, kenapa Fumito membunuh mereka semua? Padahal bukan mereka penyebabnya! Tapi, aku tadi sudah berjanji dengan Menma kalau aku akan melindungi mereka! Ya! Aku harus melindungi mereka! Aku tidak boleh takut, jangan jadi pengecut Kagura!
Kagura pun berteriak dengan kencang.
"HEI KALIAN SEMUA! KELUAR SEKARANG JUGA! TIDAK ADA GUNANYA KALIAN BERSEMBUNYI PSIKOPAT! "
Tiba-tiba keluarlah monster yang menyeramkan, dan jumlah yang sangat banyak yang menghadapi Kagura
" Heh. Akhirnya kalian datang juga! Kalian memang pengecut! Hanya bisa bersembunyi saja! Ayo lawan, lawan sini! Kalian pikir aku takut? "
Mereka pun bertarung dengan keji!
__ADS_1