
Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya graciella Sampai di villa pamanya yang ada di kota A,ya graciella tidak menginginkan liburan di luar negeri dan memilih di villa pamanya,karna menurutnya ke luar negeri adalah perjalanan yang sangat melelahkan,maklum dia orangnya mageran.
"hei sayang bangun,kita udh sampai"kata Meera sambil menepuk pelan pipi anaknya.
"hoammmmm,udah sampai ma"kata graciella sambil menguap dan masih setengah mengantuk.
"iyaa kita udah sampai,yuk turun nanti lanjut tidur di kamar"kata papanya yang akan keluar mobil.
dengan langkah yang malas graciella keluar mobil,dan langsung menyusul kedua orang tuanya yang sudah terlebih dahulu masuk ke villa pamanya.
"hei bro,kok tumben liburan kesini,biasanya ke luar negri"canda pamanya yang melihat Ardi dan meera masuk villa.
"asya yang ngajak kesini,katanya kangen tuh"kata ardinal menaggapi candaan Andi.
__ADS_1
"lah emang asya nya ikut,kok nggak keliatan orangnya"kata Andi sambil melihat ke belakang.
ohh iya kalo orang orang terdekatnya graciella biasa manggilnya asya ya.
"lahh tadi udah turun kok,kemana lagi tuh anak"jawab Meera sambil menghembuskan nafasnya pelan.
Sesaat setelah itu,graciella pun masuk dengan sempoyongan,maklum nyawanya masih tertinggal setengah di dalam mobil.dan setelah menyalami pamanya graciella langsung menuju ke kamarnya yang berada di lantai 2 .ohh iya pamanya itu duda tapi belum memiliki anak,istrinya meninggal karna kecelakaan setahun setelah menikah.
"ehh sayang tumben udah bangun,kirain masih molor biasanya kan kalo tidur nggak inget waktu"ejek mamanya yang sedang mengambil piring untuk makan malam mereka.
"nanti kalo asya nggak bangun bangun bakal ada toa rusak ma"ucap graciella sambil menjulurkan lidahnya ke mamanya.
"Dasar kamu ya"ucap Meera dan membuat graciella langsung tertawa.
__ADS_1
Setelah selesai makan malam mereka memutuskan untuk berkumpul di taman di samping villa.mereka bersenda gurau sampai tengah malam.setelah jam 10 malam mereka memutuskan untuk beristirahat di kamar masing masing.
Tepat pukul 12 malam ada sekelompok orang berbaju hitam,kurang lebih ada 5 orang yang sedang mengawasi villa dengan jarak yang cukup dekat.salah seorang dari mereka menyeringai menyeramkan.
setelah cukup lama mengawasi mereka mulai masuk dengan pelan pelan ke dalam villa,dan setelah mengetahui seluk beluk villa itu mereka langsung memulai untuk menjalankan misi mereka yaitu menghabisi siapapun yang di villa itu.
"bos apakah kita akan membius mereka terlebih dahulu baru kita membunuhnya"kata salah satu anak buah yang memanggil ketuanya.
"ya supaya tidak menimbulkan suara yang mengundang kecurigaan sekitar"kata bos itu sambil mengeluarkan kain yang sudah di olesi obat bius.
Setelah mereka menghabisi paman dan kedua orang tua graciella, mereka keluar dari villa itu dan mereka tidak menyadari bahwa masih ada 1 orang lagi di villa itu.
ya,pada saat itu graciella tertidur di ruang bawah tanah yang hanya sedikit orang yang mengetahui nya,ruangan itu berupa perpustakaan yang sengaja di buat pamanya ketika merasa sedih saat mengingat istrinya.ruangan itu kedap suara sehingga graciella tidak mendengar apapun yang terjadi di luar ruangan.
__ADS_1