I,M QUEEN MAFIA

I,M QUEEN MAFIA
Perubahan dan Dendam


__ADS_3

Jam 8 pagi graciella bangun dari tidurnya karna merasa punggungnya sakit karna semalaman tidur sambil duduk.


"hoammmmm,kok gue ketiduran disini si dan Mama juga tumben nggak teriak teriak kaya biasanya"ucapnya heran dan langsung keluar perpustakaan.


"paman sama papa kemana ya kok sepi banget villanya,apa lagi olahraga raga,tapi ini udah siang kan"ucapnya sambil berjalan ke dapur untuk minum.


"maaaaa mamaa,papaaa,pamannn andii"teriaknya sambil bejalan menaiki tangga ke kamar orang tuanya.


setelah sampai ke depan kamar orangtuanya,graciella terkejut karna melihat darah yang berasal dari kamar orangtuanya.setelah itu dia buru buru masuk .


deg


dan alangkah terkejutnya setelah melihat orang tuanya yang sudah tergeletak tidak bernyawa dengan darah yang sudah membasahi satu ranjang.Sampai dia tidak kuat berdiri dan pipinya sudah basah oleh air mata.

__ADS_1


"maaa,paaaa ka-kalian kenapa"ucapnya sambil terbata ketika melihat orang tuanya sudah tidak bernyawa di atas ranjang mereka dengan baju tidur yang sudah penuh dengan darah.


graciella lalu lari dan langsung memeluk ibunya sambil menangis histeris dan berteriak dengan kejadian yang tidak pernah terbayangkan sama sekali di dalam hidupnya.


"maaaaa siapa yang ngelakuin ini semua siapaaa hikss hiksss "ucapnya sambil mengangis dan terus memeluk ibunya yang sudah tidak bernyawa.


"maaa paa kenapa kalian pergi berdua kenapa kalian nggak ngajak asya pergi bareng kaliann hikss hiksss,asyaa mau sama kaliann ,asya nggak mau sendirian maa paa hikss hiksss"ucapnya sambil berteriak dan mengangis histeris.


setelah memeluk kedua orang tuanya,graciella ingat pamanya dia berharap pamanya tau siapa yang sudah melakukan ini semua,graciella langsung lari dengan masih mengangis ke kamar pamanya.


setelah sampai dia langsung terkejut dan kembali menangis histeris ketika melihat pamanya yang juga sudah tidak bernyawa dengan darah yang membasahi baju tidur dan ranjangnya.graciella langsung lari dan memeluk pamanya Sambil berteriak histeris.


"pamannn kenapa kalian meninggalkan asya sendiri,siapa yang melakukan ini semua siapaaaaaa!!!!!!!"teriak graciella histeris.

__ADS_1


setelah itu dia kembali ke kamar orang tuanya dan langsung memeluk papanya dan mamanya,lalu dia menghubungi polisi untuk melaporkan semua ini,dan setelah itu dia langsung tidak sadarkan diri di pelukan mamanya.


Setelah 2 jam pingsan akhirnya graciella bangun,dan yang pertama dia lihat adalah tembok yang serba putih dan infus yang ada di tangannya.setelah ingat apa yang terjadi dia langsung menarik infus dan tidak memperdulikan darah yang menetes di pergelangan tangannya,dia lari keluar ruangan dan berteriak memanggil mama,papa dan pamannya sambil menangis.setelah dia keluar ruangan banyak suster yang mengejarnya tapi dia tidak memperdulikan mereka sama sekali dia hanya ingin ketemu orangtuanya dan memeluk mereka.


graciella kini di merasa sangat bersalah dan sangat menyesal karna sudah mengajak kedua orang tuanya liburan,seandainya saja dia tidak mengajak keluarganya liburan maka semua ini tidak akan pernah terjadi.padahal ini semua bukan salahnya tapi dia terus menyalahkan dirinya sendiri.


"hikss hikssss maa paa kalian ada di mana,ini cuman mimpi kan,asya cuman mimpi buruk kan,kalian dimana asya pengen peluk ma pa "ucapnya sambil terus berlari ke sembarang arah.


"nonaaa saya mohon tenangkan diri anda,anda baru sadar dan masih harus beristirahat"teriak salah satu dokter yang ikut mengejar graciella.


setelah berlari cukup lama akhirnya graciella pingsan lagi karna tubuhnya yang masih sangat lemah ,apalagi baru sadar dan langsung berlari.


"sus tolong bawa nona ini ke ruangan tadi dan tempatkan satu suster disana untuk menjaganya agar kejadian ini tidak terulang lagi saat dia sadar nanti"kata dokter yang tadi mengejar graciella.

__ADS_1


"baik dok"jawab suster yang mulai mengangkat tubuh graciella dan membawanya ke ruang rawat.


Setelah 1 jam akhirnya graciella sadar,tapi dia tidak sehisteris tadi,dia melamun tapi tidak dengan pikirannya,dia sedang menguasai hati dan emosi.dia tidak boleh lemah dan harus menyelediki siapa yang sudah membunuh keluarganya.dan dia akan membalaskan dendam yang sangat menyakitkan bagi pelaku pembunuhan orang tua dan pamanya.


__ADS_2