
Di siang hari, matahari bersinar terik di atas kepala. Angin sepoi-sepoi membelai pipi dengan lembut, daun gugur beterbangan dengan indah.
Wilayah besar, berisi dengan prajurit yang banyak. Aktivitas sama seperti biasanya, istana kekaisaran yang besar, tepat di depan Fang Yuan berdiri kokoh patung pendahulu mereka.
Fang Yuan memandang patung itu, terlihat pahatan yang bernilai seni dan sangat mahal harganya.
"Hari ini aku menginjakan kaki di depanmu, kau tau? hari ini adalah akhir dari kekaisaranmu hahaha" ucap Fang Yuan kepada patung itu
Di saat Fang Yuan berhadapan dengan patung itu, seorang prajurit mengenali Fang Yuan. Karena ketakutan, dia berteriak kencang.
"Fang Yuan?!! Fang Yuan telah kembali!!" teriak prajurit itu dengan nada ketakutan
Sontak membuat prajurit yang lain terkejut mendengarnya,
"Fang Yuan? kau ini bicara apa? dia mungkin sekarang sudah mati mengenaskan hahahah"
"Iya kau benar, mana mungkin Fang Yuan bisa hidup di pulau kematian, bertahan hidup saja mustahil apalagi kabur dari pulau itu"
Fang Yuan sedikit mendengar ucapan prajurit bodoh itu, terlihat senyuman kecil di bibirnya, senyuman itu melukiskan bagaimana kekejaman seorang iblis sejati.
Fang Yuan menoleh ke kanan, dengan langkah petir, dia segera memenggal kepala prajurit bodoh itu. Kepalanya putus, lehernya memuncratkan darah yang banyak bagaikan air mancur di taman kota.
Prajurit lain ketakutan melihat bagaimana Fang Yuan membunuh prajurit bodoh itu. Mereka semua diam tak bergerak.
Fang Yuan menatap mereka semua, tak ada yang bisa mereka lakukan, mereka ketakutan sampai kaki mereka gemetar, jantungnya berdebup kencang, wajahnya pucat.
Fang Yuan menggelengkan kepalanya dengan di iringi sedikit senyuman, bagaikan kilat menyambar, hanya satu detik, semua prajurit di depan istana kekaisaran mati bergelimpangan.
__ADS_1
Jikalau dihitung, prajurit yang mati berjumlah tiga puluh orang. Mereka semua mati dalam keadaan terpenggal.
Seorang jendral kekaisaran tak sengaja melihat kejadian itu, dia sangat marah, kemarahannya terlukis dengan jelas dari ekspresinya.
Matanya terbuka lebar, jendral bodoh itu menggenggam tangannya yang penuh dengan kekuatan, melompat bagaikan katak lalu mencoba memukul Fang Yuan dari belakang.
Fang Yuan sudah menyadari hal itu, dengan teleportasi dari mata iblis, Fang Yuan tepat berada di belakang jendral bodoh itu. Jendral yang sangat marah, mencoba menyerang balik. Tapi apalah daya, baru saja ia menoleh ke belakang, Fang Yuan lebih dahulu menebas lehernya.
Dalam keadaan leher yang setengah terpenggal, jendral itu jatuh ke tanah dengan kejang-kejang, keadaannya sama seperti saat ayam di potong.
Beberapa orang yang tak sengaja melihat kejadian itu, lari ketakutan. Mendengar kericuhan di luar. Sang kaisar pun datang melihat kejadian.
Fang Yuan berdiri tegak, kharisma dan aura seorang iblis sejati sangat terlihat jelas. Matanya merah keungu unguan, mata iblis yang memiliki kemampuan khusus.
Tangannya memegang pedang iblis darah, dengan darah segar manusia, pedang iblis darah mulai perlahan lahan kembali kekuatannya.
"Fang Yuan?!! Tak ku sangka, tikus sepertimu bisa kabur dari pulau kematian. Kau bisa kabur itu menandakan kau mendapatkan keberuntungan, tapi sayang hari ini aku sudah transcendent level tujuh. Bahkan jika aku masih di level lima kau bukanlah lawanku!!" ucap sang kaisar dengan nada sombong
Fang Yuan tertawa kencang mendengarnya.
"Transcendent level tujuh? hahaha kau ini sedang melawak? hei kaisar bangs*t!! ranah sampahmu itu tak ada apa-apanya dihadapanku!!" Fang Yuan mengeluarkan tekanan seorang dao seal
Saking kuatnya tekanan dao seal, istana kaisar roboh begitu saja, bangunan yang terkena tekanan pun ikut roboh tanpa tersisa. Kaisar Wu Tian tertimbun ke dalam tanah.
Fang Yuan menghentikan tekanannya, dengan kekuatannya dia menarik Wu Tian dari dalam tanah. Sungguh malang nasib Wu Tian, dia berada di cengkraman Fang Yuan.
"Wu Tian, aku punya seribu cara membunuh orang, kau tahu? aku pernah membunuh dengan cara mematahkan leher seseorang, aku pernah membunuh jasad dan jiwa seseorang, kau tau? bagian yang aku suka adalah leher, maka rasakanlah kematianmu!!" Fang Yuan mencekik leher kaisar Wu Tian dengan kencang
__ADS_1
"Ll..ep.. ask... an Aa... ku" Kaisar Wu Tian menghembuskan nafasnya yang terakhir
Karena Wu Tian telah mati, Fang Yuan menjatuhkannya ke tanah lalu menginjak-injak wajahnya dengan kencang. Sangat terlihat jelas, dendam yang ia rasakan terhadap kaisar tua itu.
Xu Lu melihat bagaimana suaminya dibunuh, dia yang bersembunyi di balik puing-puing bangunan sangat marah, dendam mulai tertanam di hatinya. Ketika Fang Yuan sedang menginjak-injak wajah suaminya, Xu Lu perlahan lahan kabur sembari meminta bantuan keluarga Xu dan Wu.
Fang Yuan menoleh ke arah puing-puing bangunan, dengan sedikit senyuman, Fang Yuan merasakan ke hadiran Xu Lu. Fang Yuan sengaja membiarkan Xu Lu pergi menuju hutan. Xu Lu terengah engah berlari, sembari menenangkan diri, dia istirahat sebentar di tengah hutan belantara.
"Hehe sekarang adalah waktunya" ucap Fang Yuan
Dengan teleportasi mata iblis, Fang Yuan langsung mencekik Xu Lu dengan tangan kananya, lalu ia melemparnya ke sebuah bongkahan batu.
Kepala Xu Lu sedikit mengalirkan darah, bongkahan batu yang lumayan besar hancur seketika. Xu Lu tak berdaya di hadapan Fang Yuan.
"Oh inikah ibu dari Xu Mei? aku masih ingat di saat umurku sembilan tahun, kau mengatakan bahwa aku adalah orang tak berguna, kau juga pernah menendangku saking bencinya kau kepada diriku. Tapi hari ini, adalah hari terakhirmu!!"
"Hahaha kau ingin membunuhku, apa kau tau? Fang Zhang dan putriku saat ini berada di sekte heaven palace, sebuah kekuatan yang tak bisa kau ganggu!! bunuhlah aku sekarang ju..."
sfx: Plaakk!!! Fang Yuan menampar Xu Lu dengan sangat keras, giginya sampai patah
"Kau membicarakan sekte heaven palace dihadapanku? kau dan suamimu hanya mengandalkan kekuatan orang lain, asal kau tau, sekte heaven palace bukanlah apa-apa di hadapan kekaisaran iblisku!!"
Xu Lu dalam keadaan bebaring tak berdaya, harapan kehidupan telah hilang darinya. Fang Yuan tanpa perasaan sedikitpun, langsung menginjak jantungnya dengan keras sehingga terdengar bunyi retakan tulang.
Xu Lu memuntahkan darah yang banyak, Fang Yuan memandangi wanita tua itu dengan sadis, teringat bayang-bayang perlakuan Xu Lu terhadap Fang Yuan kecil. Fang Yuan semakin emosi, dia terus menginjak injak kepala dan tubuh Xu Lu. Hingga akhirnya Xu Lu mati dalam keadaan remuk.
Badan dan kepalanya hancur, saking bencinya Fang Yuan terhadap Xu Lu, dia bahkan tak membiarkan jiwa Xu Lu pergi dengan selamat. Fang Yuan menggunakan teknik iblis pemakan jiwa, dengan teknik itu jiwa Xu Lu hilang dan tak ada kesempatan untuk bereinkarnasi.
__ADS_1