
"Ukhuk ukhuk" Fang yuan muntah darah di kamar penginapan miliknya.
Ketidakseimbangan dua aliran kultivasinya, menyebabkan gejolak kekuatan semakin menjadi-jadi.
Dewa iblis yang selalu memperhatikan gerak gerik fang yuan, turun tangan dan membantunya. Dewa iblis datang melalui lubang hitam, membantu fang yuan menyegel kultivasi iblisnya untuk sementara waktu.
"Fang yuan, kau harus secepat mungkin meningkatkan kultivasi immortalmu, segel ini paling lama hanya bertahan satu tahun. Dan jangan kau gunakan kekuatan bantian kai, kecuali saat terdesak saja. Oh iya, ini adalah pil yuan dan, pil ini memungkinkanmu untuk naik tiga alam sekaligus. Tapi kamu jangan lupa untuk berkultivasi, karna pil ini hanya menaikkan tingkatmu tidak untuk pondasimu" Ucap dewa iblis
"Baiklah, dewa iblis apakah aku tidak bisa terus menerus menggunakan pil ini?" tanya fang yuan
"Tidak, pil ini hanya berguna di bawah ranah nascent soul. Setelah kamu memasuki ranah nascent soul, kamu hanya perlu mencari pil lain."
"Baik, terima kasih dewa iblis atas pertolonganmu"
Di tengah kamar yang sedikit berantakan, fang yuan minum dan mengekstrak pil itu. Tak butuh waktu lama, cahaya kuning mengelilingi tubuhnya, ranah nascent soul level sembilan telah sepenuhnya dia kuasai.
"Tinggal melatih pondasi, sepertinya aku harus mengunjungi dewa ashura, aku yakin dia pasti punya cara"
Secercah cahaya matahari masuk melalui ventilasi udara, agaknya cuaca hari ini sedikit mendung. Fang Yuan bangun, mandi dan berpakaian rapi.
Baju khas warna hitam dengan list merah, telah menjadi icon tersendiri bagi fang yuan. Di saat murid lain datang menghadiri kelas, fang yuan malah mendatangi kediaman ketua sekte.
Namun, untuk mendatangi kediaman ketua sekte harus melewati wilayah murid dalam dan inti. Murid dalam terkenal akan kesombongannya, mereka dipimpin oleh seorang putri tetua ke enam yang mengandalkan kecantikan dan harta keluarganya.
"Berhenti kamu!" putri tetua ke enam menghadang fang yuan, dengan mengacungkan pedang miliknya ke wajah fang yuan.
__ADS_1
Fang yuan bukanlah pemuda yang berbelas kasihan, hal yang paling ia benci adalah saat langkahnya di ganggu, fang yuan tak akan mengampuni siapa pun.
"Minggir! jika kau ingin tanganmu utuh, minggir! atau jangan salahkan aku memotong tangan busukmu itu!" Ucap fang yuan dengan nada serius dan disertai aura membunuh
"Kau hanya murid luar, jangan sombong dengan pelindungmu, ini sekte heaven palace kau tak ak... Akhhhh!" Tangan putri tetua ke enam dipotong fang yuan tanpa ragu
"Kau kepar*t! akan ku bunuh kau! jurus teratai kematian, hiyaaaa!" Teratai besar yang terisi aura Qi sangat kuat, tapi jurus ini sangat terlihat kelemahannya.
Fang yuan dengan mudah memotong tangan kirinya, sama seperti biasanya, fang yuan menghampiri si wanita itu lalu mencekik lehernya.
"Hanya nascent soul level tiga, tapi berani menghalangiku?" Fang yuan menatap wajahnya dengan ekspresi kejam
"FaNg YuAn, LePaskan Aku!" Putri tetua ke enam bicara dengan suara patah-patah
Wang feiyang, seorang murid dalam yang sangat kuat, dia adalah pacar dari putri tetua ke enam. Ranahnya adalah nascent soul level empat, satu langkah lagi untuk menjadi murid inti.
"Oh? semut lainnya yang tak menghargai nyawa" Tanpa ragu, fang yuan langsung memenggal setengah leher wang feiyang.
Fang yuan bahkan tanpa takut, dia mematahkan leher wanita itu, dalam keadaan sekarat Fang Yuan melemparkannya di samping tubuh pacarnya.
Itulah akibat menghalangi jalan fang yuan, jika tidak mati ya akan kehilangan tangan atau anggota tubuh. Jangan samakan fang yuan dengan protagonis lain, yang mungkin akan jatuh dan lemah di hadapan wanita, lalu berpura pura sok kuat dan sok baik.
Fang yuan bukanlah orang baik dan bukan pula orang jahat, dia memperlakukan orang sebagaimana dia diperlakukan. Pada akhirnya, semua itu tergantung perspektif orang dalam menilainya.
Selang beberapa menit, fang yuan tiba di wilayah murid inti. Berbeda dengan wilayah murid dalam, wilayah murid inti jauh lebih besar dan sangat sepi. Hal itu dikarenakan semua murid inti dalam masa pengasingan, bahkan diantara mereka ada yang hampir menerobos ranah saint, salah satunya adalah Fang Zhang.
__ADS_1
Tapi di mata fang yuan, ranah saint hanyalah sampah. Dengan kekuatan bantian kai, fang yuan tak terkalahkan di alam selestial dan alam immortal.
Pada saat ini, fang yuan berdiri menatap puncak yang tinggi, puncak itu adalah tempat tinggal sang ketua sekte. Berbekal kekuatan teleportasi, hanya satu kedipan mata, fang yuan sampai di gerbang.
Beberapa penjaga gerbang, sedikit heran dengan apa yang terjadi. Tapi, mereka tak teralihkan oleh hal yang baru saja mereka lihat.
"Siapa kamu?!" Seorang penjaga bertanya
"Murid luar, Fang Yuan"
Telinga mereka mendengar nama "Fang Yuan", seketika membuat kaki mereka bergetar kencang, beberapa keringat jatuh ke tanah.
Apa yang mereka pikirkan adalah sosok yang sangat mengerikan, di mata mereka fang yuan adalah mesin pembunuh yang kapan saja bisa membunuh mereka.
Dengan tangan yang begetar tak karuan, mereka dalam suasana antara hidup dan mati mempersilahkan Fang Yuan masuk.
Aura Qi menyentuh dantian fang yuan, aura yang lembut bagaikan air menyentuh tubuh disaat kepanasan. Hal itu tetap tak membuat Fang Yuan terkejut, sebab dia sudah terbiasa dengan aura Qi Yin yang jauh lebih nikmat daripada energi biasa ini.
Ketua sekte menyadari akan kedatangan fang yuan, perlahan ia membuka mata dan menghampirinya.
"Fang Yuan? ada apa kau mencariku?"
"Murid ini hanya ingin minta izin kepada ketua sekte, saat ini aku ingin melakukan kultivasi tertutup, namun aku tak tahu tempat yang bagus. Jadi untuk alasan inilah, aku datang menghampiri anda ketua"
"Kamu memang tinggal selangkah untuk naik tingkat, karena kamu memiliki bakat yang bagus, aku akan mengizinkanmu berkultivasi di gua selatan sekte. Tapi aku hanya bisa memberimu waktu tiga bulan, setelah itu kamu harus keluar, tak peduli apapun hasilnya, kamu tetap harus keluar." Ketua sekte melemparkan token berwarna hijau mengkilap, sudah dipastikan token itu terbuat dari giok kaca yang diasah dengan hati-hati.
__ADS_1
"Baiklah"