
Jam menunjukkan pukul 13:00 waktu setempat
Safira : Hmmm...Udara yang sejuk dannnn lihat siapa ini?? Suamiku yang tampan ada bersamaku nikmat Tuhan mana lagi yang ku dustakan (bisiknya sambil mengelus pipi suaminya)
Aditama : Hmm.. Sayang...
Safira : Ehh..sayang maaf ya kamu kebangun karena aku sentuh pipi kamu ya..
Aditama : Enggak ko sayang..aku tadi seperti dengar suara bidadari di mimpiku dan ternyata bidadari itu benar ada di sampingku..
Safira : Iihhh.. mass gombal (ucapnya malu)
Aditama pun memeluk kembali istrinya dengan erat sambil menciumi seluruh wajah istrinya tersebut tak luput bibir cantik istrinya yang menjadi kesukaanya
Safira : Eemm..cukup mas nanti kalau di teruskan kita gak akan bisa jalan-jalan
Aditama : Eemm.. Baiklah kalau begitu ayo kita mandi bersama lalu pergi (ajaknya)
Safira : Gak gak..sama aja dong kalau gitu kita bakal lama.. (kesal nya)
Aditama : Ahhaha apakah kamu fikir aku mesum sekali? (Tawanya geli)
Safira : Enggak sih cuman kan kalau sama mas biasanya gitu.. (manyun)
Aditama : Kali ini mas janji gaakan apa-apain kamu jadi ayo kita mandi bersama mas akan bantu gosok punggungmu..
Safira : Bener janji ya??? (Ucapnya tak percaya)
Aditama : Iya sayang Janji (aditama pun menggendong istrinya menuju kamar mandi)
Sesudah mereka bersiap-siap mereka pun mulai berjalan menulusuri desa dengan pemandangan cantik tersebut rumah-rumah dengan bingkai kayu yang khas dan penuh warna membuat mata mereka selalu takjub setiap kali berada di paris dan berkunjung ke desa ini.
Aditama : Sayang.. ayo kita makan kamu belum makan lagi setelah tadi pagi
__ADS_1
Safira : Ayo mas.. aku memang sudah lapar
Akhirnya mereka pun makan di salah satu resto dengan pemandangan indah Sungai Rhein
Safira : Sayang.. aku mau ke toilet dulu ya kebelet
Aditama : Mau aku antar?
Safira : Gak perlu sayang kamu di sini aja aku akan cepat
Safira pun bergegas pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil sesaat setelah meninggalkan kamar mandi ia tak sengaja menabrak orang di depan toilet
Buck...
Safira : Désolé, je ne le pensais pas (maaf saya tidak sengaja) Ucapnya tidak enak
... : Ce n'est pas grave je vais bien (tidak masalah aku baik-baik saja)
Safira yang masih melihat kebawah kemudian mulai menatap orang tersebut kaget
Safira : Loh... William.. (ucapnya kaget)
William : Safira.. Astaga ini benar kamu? Aku fikir aku hanya berhalusinasi melihatmu ternyata ini benar kamu (ucapnya senang)
Safira : Eem sedang apa kamu di sini? Bukankah seharusnya kamu di Amerika?
William : Saat ini aku sedang mengambil liburanku, dan aku memilih tempat ini karena banyak kenangan
Safira yang merasa ucapan william mulai aneh pun mencoba menghentikan percakapan mereka
William : Ouh.. ia maaf kamu di sini apakah ada urusan bisnis atau...
Safira : Ahh.. aku di sini dengan suamiku. Kami sedang bulan madu
__ADS_1
William yang mendengar ucapan safira pun hanya tersenyum lesu karena dia tahu betul bahwa putusnya dia dan safira dahulu karena safira mengikuti kehendak keluarganya untuk di jodohkan
Di satu sisi...
Aditama yang sedari tadi tidak mendapati istrinya kembali pun mulai menyusulnya ke kamar mandi
di lihatnya istrinya yang sedang berbincang dengan seorang laki-laki bule campuran yang kemudian membuatnya langsung bergegas menuju safira
Aditama : Sayang... (panggilnya)
Safira : Ahh.. sayang.. (gugup)
Aditama : Siapa laki-laki ini? (Tanya nya)
Safira dengan cepat menjelaskan agar tidak ada kesalahpahaman antara dia dan suaminya
Safira : Sayang kenalin ini William Sean dia teman sekampusku dulu tadi aku gak sengaja menabrak dia aku fikir dia orang asing saat aku minta maaf ternyata teman lamaku
Aditama : Ouh gitu..
William : Ahh.. Maaf Saya William teman kuliah safira ( mengulurkan tangan)
Aditama pun menjabat tangannya kembali dengan wajah ketus
William : Emm.. kalauu begitu saya pamit. Safira aku pergi ya sampai jumpa lagi (ucapnya tersenyum sambil berlu)
Aditama : Cihh.. apa-apaan dia siapa juga yang mau ketemu lagi (ketusnya)
Safira : Aduh massku jangan kusut dong mukanya nanti gantengnta mas ilang (ucapnya mencairkan keadaan)
.
.
__ADS_1