
Sesampainya di rumah
Safira : Sayang...?? ko diem aja sih? Ada apa (belai nya ke pipi suaminya)
Aditama : Aku gapapa (jawabnya singkat)
Merasakan ada kesalahpahaman di situ Safira pun sadar dan mencoba menjelaskan untuk mencairkan suasana
Safira : Sayang..kamu gak biasanya begini, aku tau ko apa yang kamu fikirin. Tapi aku berani sumpah dia cuma masalalu dan sekarang hanya sekedar teman. Lagian aku sudah punya kamu.
Aditama : Mmm..
Safira : Aku tahu kita berawal dari hal yang asing di awal tapi sekarang aku bisa seribuuu persen yakin bahwa cinta aku cuma milik kamu mas, cuma kamu dan tubuh kamu yang ada di hati dan fikiranku (ucapnya malu)
Aditama : ....
Safira : Mas..tolong jawab aku.. (sedih)
Aditama : Haha..Aku tahu ko aku cuma agak kaget aja kalian bisa ketemu gitu di sini
Safira : Sumpah mas aku gak sengaja ketemu dia aku gak bohong
Aditama : Oke..oke mas percaya tapi ada satu hal lagi yang mengganjal..
Safira : Apa mas? Tanyakan saja akan aku jawab semuanya
__ADS_1
Aditama : Cinta kamu ke aku apa hanya seribu?
Safira : …Duh mas aku gabisa ukur tapi pokoknya tak terhingga sampai aku mau mati kalau gak deket kamu sekarang (ucapnya sambil memeluk suaminya)
Aditama yang mengerti akan hal itu pun mulai tersenyum dan dengan sigap dia menggendong tubuh istrinya tersebut dan membawanya ke dalam kamar
Aditama mulai menunjukan sikapnya yang nakal melempar tubuh istrinya dengan lembut kemudian mengujaninya dengan ciuman tanpa henti
Tangannya tak tinggal diam dia mulai melucuti gaun yang di kenakan istrinya.
Tak mau kalah safira pun mulai memanas ia mulai membuka kancing suaminya satu per satu
*Dan sampai saat ini meski ia telah setiap hari melihat tubuh suaminya tetap saja ia masih terus terpesona akan tubuh dan otot yang di miliki suaminya, Bagaimana tidak suaminya meski sibuk tapi rajin berolahraga membuat tubuhnya menjadi tubuh ideal keinginan semua wanita.
Safira mulai memanas...
Ia menghisap ****** suaminya dengan nakal kemudian menjilatinya dengan lidahnya
Ahhhh....(desah Aditama yang merasa keenakan dengan permainan istrinya)
Aditama : Yaa..sayang terus seperti itu (sambil memegangi kepala istrinya)
Tak mau kalah ia pun merobohkan tubuh istrinya tersebut ke kasur dan mulai menjilatinya satu persatu di mulai dari leher nya dan kemudia gundukan milik safira
Safira yang keenakan mulai mendesah tak karuan seperti hampir gila
__ADS_1
Aditama terus menghujaninya dengan tanpa di setiap inci tubuh istrinya
Desahannya makin meluap saat lidah nakal suaminya sampai pada titik tersensitif nya kemudian saat sudah cukup Aditama mulai memasukkan milikknya ke tempatnya bersarang
Ahhhh...(desah keduanya)
*Gak Bahaya Tah (eh udah nikah ini hehe)
Rasa nikmat rasa cinta semuanya mereka rasakan saat ini, mereka merasakan bahwa pilihan keduanya untuk mengikuti omongan orangtuanya adalah kebenaran
*Keduanya terus melakukkan hal panas itu sampai menunjukkan jam 3 Pagi entah berapa kali mereka sudah berganti gaya dan keluar
Safira : Ahh.. mass ampunnn..cukup mas sudah hampir pagi.. (keluh nya)
Aditama : Sedikit lagi sayang ini yang terakhir aku janji.. ayo lakukkan bersama
Safira : Ahhh... (desahnya) Mass... Ah aku K..u.rrrr
Aditama : Ahhhhhhhh.....(desahnya mengikuti)
Aditama : Emm...sayang terimakasih..(ucapnya sambil mengecup kening istrinya dan memeluknya)
Setelahnya mereka pun kelelahan dan mulai terlelap dalam dekapan
.
__ADS_1
.
Keesokan harinya