
madrasah Aliyah Az-Zahra itulah tempat sekolah Andini seorang siswa pemalu dan humor yang tinggi.
dia memiliki dua sahabat yang selalu berada disampingnya ya mereka adalah Melani dan Okta hari pertama mereka sekolah sangat gembira karena pada saat itu hanya angkotlah transportasi yang bisa mereka kenakan. karena jarak rumah dan terminal sangatlah jauh mereka harus berjalan dan berangkat dari rumah mulai pukul 05.30 dimana pada umumnya pada jam itu anak sekolah baru saja siap untuk sarapan. hari itu mereka bertiga memakai kerudung abu-abu karena mereka fikir kepala sekolah menyarankan memakai kerudung abu sesuai almamater angkatannya....
jam 06.30 mereka sampai disekolah seluruh siswa dan guru hadir untuk upacara pembukaan tahun ajaran baru namun apa di sangka saat mereka bertiga sampai ternyata hanya mereka yang memakai kerudung abu-abu..
"lah ko.. kenapa yang lain pake kerudung putih ya?". kata Andini yang bertanya sambil terheran melihat sekeliling.
"uaa inimah kita bertiga doang yang pake abu-abu" .jawab Melani yang terheran-heran
"coba tanyakan dulu siapa tau kita yang salah". sahut Okta
kemudian Andini pun berjalan kearah mulia teman seangkatannya
__ADS_1
"Lia ko pake kerudung putih bukannya disuruh Bu hj pake abu-abu ya?". tanya Andini keheranan
"lah kan emang setiap Senin pake putih udah itu jadwalnya, trus kalian bertiga ide dari mana pake abu-abu? hmm". jawab mulia terkejut
"wah parah malu abis inimah mana Kaka kelas ngeliatin lagi". kata Melani kesal
"mau pulang aja?" kata Okta.
"lah jangan Ceu masa pulang udah mah semangat gini,yaudah lah paling pembagian kelas sama pelajaran aja kaleee". sahut Andini
haripun berjalan sesuai dengan jadwalnya dimana anak kelas 10 saling memperkenalkan dirinya kepada siswa dikelas. hingga pukul 13.00 mereka kembali kerumahnya masing-masing.
dijalan tiga sahabat itu pulang dengan penuh tertawa karena mengetawai sikap mereka yang konyol dan expresi warga sekolah yang melihat mereka memakai kerudung yang berbeda. Karen hari ini hari pertama mereka tidak hukum masih diberikan dispens.
__ADS_1
karena mereka tinggal di pedesaan mereka pulang melewati sawah dan selalu berinisiatif untuk membuat rujak. ohyaa para readers mereka bertiga ini tidak pernah absen loooh dengan rujak apalagi saat-saat selesai ujian matematika dimana otak selaku diputar untuk berfikir disitulah ide membuat rujak terfikir hahaha kocak.
dan yaa pada saat itu seblak belum buming seperti saat ini ya gaesss mereka selalu jarang makan makanan instan. semua selalu diolah oleh tangan.
cita rasa nya sangat berbeda ketika dengan makanan instan.
paling kalau mereka makan makanan instan ya hanya mie rebus sajah.
hari itu sangat mereka nikmati dengan adanya kekonyolan awal masuk sekolah sampai pulang lewat sawah.
ohya tokoh Andini ini pernah loh dari sekolah jalan kaki sampai rumah karena ongkos angkot naik saat itu padahal naik hanya 1500 rupiah.
wahh sangat irit yaa tapi kalau dibandingkan irit apa pelit ya tokoh Andini ini hihihi
__ADS_1
namun mau bagaimanapun ketika kita mampu berjalan kita lakukan teman-teman agar sifat irit ada pada diri kita..
hari berjalan penuh dengan canda dan tawa tanpa berfikir akan ada banyak beban yaa tentunya tugas sekolah hihihi..