
siang itu ............
Nadya tengah duduk di sofa sambil menonton TV , kedua orang tua Nadya menghampiri nya yg tengah asik melihat Drakor .
bunda nida: " sayang kamu kecapean ya?" tanya bunda nida tak lain adalah ibu nya .
Nadya : " nggk jg mah , tadi cuma ada jam tambahan dari dosen" . jelas nadya
bunda nida: " nad bunda dan papa ingin bicara hal penting pada mu !!?" ungkap bunda nida
Nadya : " hal penting apa bun pah?" ucap santai Nadya .
papah Malik : " kami ingin menikah kan mu dengan anak teman papah"
Nadya saat itu sangat kaget , iya tidak menyangka akan menikah dan di jodohkan oleh orang tuanya sendiri .
Nadya : " tapi pah mah ! , Nadya masih ingin kuliah dan ingin menjadi seorang dosen". jelas nadya yg hampir menangis.
bunda nida: " tapi sayang kan kamu masih bisa kuliah setelah menikah nanti ". jelas bunda nida penuh harap.
Nadya : " Nadya akan pikirkan dulu Bun yah , beri Nadya waktu untuk berfikir" .jelas nadya
lalu Nadya pamit kepada orang tuanya untuk masuk ke kamar . Nadya berfikir dalam benaknya
"apa yg harus aku lakukan , jika aku menolak pasti papah dan bunda akan kecewa , selama ini mereka telah membesarkan ku dengan kasih sayang "
__ADS_1
Nadya : semoga mamah bisa bahagia dengan jawaban q nanti malam , aku akan membuat orang tua q bahagia walaupun tidak dengan ku☺" gumam Nadya.
Nadya keluar dari kamarnya menuju dapur , jam menunjukkan pukul 17.25 , Nadya menghampiri bunda nida untuk membantu memasak , itulah kelebihan Nadya meskipun dia anak orang berada tetapi dia tidak malas untuk pekerjaan rumah atau dapur , dia selalu d ajari bundanya memasak .
pukul 18.30 .....
makan malam dalam keluarga Malik sangat hening tiada pembicaraan apapun kecuali deringan sendok yg beradu dengan piring .
bunda nida memecahkan keheningan dalam ruang makan tersebut , karena iya tau suaminya orangnya sedikit dingin , jadi jarang bicara bila tidak perlu .
bunda nida: " Nadya gmna kuliah kamu?" bunda nida memecah keheningan
Nadya : " Alhamdulillah baik' kok Bun " . jelas nadya.
papah Malik : " bagaimana jawaban mu tentang perjodohan yg tadi siang papah dan bunda bicarakan pada mu? " tanya papah Malik dengan nada lumayan dingin.
dia masih ragu untuk menjawab .
mamah nida :" sudahlah pah tid......." ucap mamah nida belum selesai tetapi sudah d potong oleh nadya.
Nadya : " Nadya mau kok yah bun , Nadya tau kalian pasti sudah memilihkan jodoh yg baik buat Nadya iya kan?" jelas nadya sambil matanya berkaca²
bunda nida kaget serta senang dengan jawaban Nadya dia reflek memeluk putri satu²nya itu ,dia bahagia Nadya mau menerima perjodohan ini .
mamah nida : " kamu beneran sayang?" tanya nya. sedikit ragu.
__ADS_1
Nadya : " masa hal seperti ini Nadya bercanda bun" . senyum Nadya paksa.
papah Malik : " makasih ya Nadya , kmu buat papah bangga sama kamu , besok keluarga dari Ardayana akan kesini untuk melamar mu " senyum papah malik yg jarang d lihat oleh nadya
Nadya senang bisa membuat kedua orang tuanya bahagia, walau dia sendiri tidak tau nasib nya kelak setelah menikah , menikah?
calon suaminya saja ia tidak kenal!!!
keluh nadya
Nadya kembali ke kamarnya setelah selesai makan malam .
tok tok tok ....
suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Nadya ,dia tau siapa yg datang ke kamar nya
bunda nida: " apakah bunda boleh masuk ? " .suara bunda nida
Nadya : "iya Bun masuklah". ucap Nadya.
cwklek
(bayangkan saja bunda nida buka pintu )
bunda nida: " kamu belum tidur sayang?, apakah bunda boleh tidur dengan mu malam ini? " . permohonan bunda nida pada Nadya.
__ADS_1
Nadya : " boleh kok Bun , aku malah senng ada temenya " , senyum indah Nadya .
mereka akhirnya tidur berdua saling bercerita hingga akhirnya terbawa oleh hayutan mimpi masing²**