
Setelah semua pekerjaan rumah selesai, kayla pergi ke kamar melihat kakak dan adiknya , saat ia masuk ternyata mereka berdua sedang tidur pulas , Kayla pun tak mau mengganggu mereka , Kayla pun duduk di teras rumah nya , sambil menunggu ayah tirinya pulang kerja .
Tiba -tiba ada seseorang menghampirinya , orang itu adalah tetangga Kayla , ia berkata kepada Kayla untuk terus bersabar , dan ia pun menyampaikan pesan yang di amanah kan pak Kasim ,"kayla kata pak Kasim ibu kamu meninggal , tadi baru saja jasatnya di temukan , kamu yang sabarnya " ucapa orang itu .
Kayla pun terkejut mendengar perkataan orang itu , tetesan demi tetesan air mata pun terus membasahi pipi kayla . Tapi mau bagaimana ini sudah ketentuan dari Tuhan . saat jenazah ibunya tiba , Kayla ingat pesan ibunya semasih hidup , untuk tidak menangisi beliau , ketika beliau telah wafat .
Orang - orang di kampung hingga tetangga , semua datang untuk melihat dan mendoa kan jenaza ibu kayla . Pada saat itu ayah -nya pun pulang , saat ayah ya pulang ,ia terkejut di depan rumahnya ada tenda , ia pun langsung bertanya kepada bapak - bapak yang sedang duduk ."pak .. ini dirumah saya kok ada tenda gininya , ada apa ini ?". Tanya ayah Kayla , sambil mengerutkan alisnya . Orang itu pun berkata "loh... Bapak nggak tau , istri bapak meninggal, tadi pagi tengelam di sungai ". Ucap bapak itu terkejut .
"Apa is..istri saya meninggal ?". Ucap ayah Kayla ,langsung menuju kedalam rumah , saat dilihatnya istrinya terbaring di ruangan yang di kerumunin orang bayak itu , tangisnya pun pecah begitu saja , ia tak sanggup menahan air matanya itu .
Kayla berusaha menahan ayahnya itu , ia tau kalau ayah dan ia terlalu sedih , ibunya akan sedih di alam sana . Setelah jenazah ibunya selesai di mandikan dan di salatkan , Kayla pun ikut untuk melihat penguburan ibunya itu . Saat penguburan itu air mata Kayla terus berjatuhan , saat penguburan selesai ia berkata di dalam hatinya "Bu , ibu yang tenang di sana ya , Kayla janji akan jagain adik adik Bu.." ucap Kayla sambil memeluk tahan kuburan ibunya itu .
Satu - demi satu orang pun , pergi dari pemakaman itu , dan akhirnya Kayla pun , harus meninggalkan makam ibunya itu dengan terpaksa .
***
Sudah hampir sebulan lebih , kesedihan itu pun berlalu , lambat laun Kayla pun sudah melupakan kesedihannya itu , dan ayah tirinya pun sudah menikah lagi dengan seorang janda beranak 2. Dan kini adik Kayla pun bertambah menjadi 2 orang dan beban Kayla pun semakin bayak .
"Kayla , sini dulu kamu!!" Ucap ibu tiri nya itu .
"Ya Bu, ada apa Bu?" Ucap Kayla , menghampiri ibunya itu .
"Kamu udah nyuci baju apa belum ,kalau belum cepetan nyuci sana , dan Jangan lupa juga kamu nanti belanja ya , ni uang ya saya taruh di atas meja ya , saya mau keluar dulu ".
__ADS_1
Ucap ibu tiri itu langsung meninggalkan uang itu di atas meja , dan ia pun pergi keluar .
" Ya Bu , ibu mau kemana ?". Tanya Kayla .
"Bukan urusan kamu " ucap ibu ya itu dengan tegas .
Betapa sulitnya kehidupan Kayla , mungkin jika aku di posisinya , sudah tak sanggup tu . Tapi Kayla tetap menurut kata orang tua nya , ia sekali pun tak pernah melawan kepada ibu atau bapaknya , walaupun mereka bukan orang tua kandung , tetapi ia tetap menghargai usah bapaknya , dalam membesarkan ya .
Kayla menyuci baju dari sore hingga malam , sampai - sampai ia merasa nyeri di bagian pinggang ya , tapi mau bagaimana , itu sudah tugasnya , setelah ia selesai menyuci pakaian ia pun langsung masuk ke kamar untuk mengerjakan tugas tugas sekolahnya itu .
***
Paginya Kayla bangun lebih awal ia bangun pada jam 04:12 wib. Saat ia bangun ia langsung ke dapur untuk memasak , dan setelah memasak dia mencuci piring . Saat matahari sudah agak terlihat ia pun menjemur semua pakaian yang di cucinya kemarin , saat selesai itu ia pun mandi untuk pergi ke sekolah .
"Bu Kayla pergi dulu ya , assalamualaikum." Ucap Kayla sambil menyalim tangan ibu tirinya itu .
'' ya Bu '' ucap Kayla langsung menuju ke sekolah .
***
Sesampainya Kayla di sekolah , ia sudah di sambut saja ,dengan suara jeritan yang membuat gendang telinga ingin pecah , ternyata itu suara dari sahabatnya yaitu devika .
" Kaylaaaaaaa!!! ".menghampiri kayla
" Ya ampun Devika , pagi -pagi kamu udah nyerit - nyerit gini sih , kenapa ". Tanya Kayla .
__ADS_1
"Aku di gangguin sama anak kelas 4c, tas aku sekarang sama mereka , Gimana ni." Ucap Devika kesal .
"Mana orang ya , perempuan apa laki laki , biar gue hamtam mukanya ,!!" Ucap Kayla sambil menarik tangan Devika menuju kelas 4c.
"Ihhh, Kayla Lo gilanya ?" Ucap Devika takut.
"Kenapa emangnya?, Udah yokk"
"Ih Lo ni , gue takuttt ,kaylaaaa!!" .ucap Devika , sambil berusaha untuk melepaskan tangannya yang sedang di pegang oleh Kayla .
***
Sesampainya Kayla dan devika , di depan kelas 4c , Kayla pun langsung menunjang pintu itu , mata Devika pun melotot terkejut , atas apa yang di lakukan temannya itu .
" Oi!!, Mana yang tadi ganggu kawan gue sini Lo , jangan sementang - mentang kalian tu senior kami , gue nggak takut , mana orang nya , sini maju hadepin gue !!" . Bentak Kayla , sehingga membuat seisi kelas itu tercengang.
"Gue , gue yang lakuin " ucap anak laki laki , menghampiri kayla dan devika .
"Oeh Lo , Lo apain kawan gue h'a? , Balikin sini tasnya " tanya Kayla kepada anak laki laki itu .
"Kay, udah lh balik yuk ".Ucap Devika sambil memetik narik tangan Kayla .
"Apa...? balik, nanti Lo belajar gimana devikaaa, tas Lo aja sama orang gila ini ".ucap Kayla
"Apa Lo bilang , gue gila " ucap anak laki laki itu
__ADS_1
" Sini oi balikin tas kawan gue , Lo tu mau apa sih sebenarnya". Tanya Kayla kesal .
Bersambung...