Ini Adalah Perjalanan Hidup Ku

Ini Adalah Perjalanan Hidup Ku
bab 3


__ADS_3

"gue mau apa itu bukan urusan Lo" ucap anak laki-laki itu


"Oeh , jelas dong ini urusan gue , Lo ganggu kawan gue, Ni aa gue bilang sama Lo semua disini , jangan pernah kalian ganggu kawan-kawan gue , terutama Lo , Sampek gue liat Lo buly kawan gue lagi , liat aj nanti" ucap Kayla menunjuk kearah laki laki itu , dan langsung menyentap tas yang ada di tangan anak laki laki itu . Tanpa pikir panjang Kayla pun meninggal kan kelas 4c tersebut.


Oeh ya gayss,nama anak laki laki ini adalan devarel , dia termasuk anak yang usil , malas ngerjain tugas yang di kasih guru, di sekolah . Tiba-tiba devarel berkata di dalam hatinya , "semoga Lo dan gue bisa ketemu setelah dewasa ".


*


***


Sesampainya Kayla dan devika di kelas mereka .


Selang beberapa menit setelah Kayla dan devika duduk di bangku masing -masing , tiba tiba ada seorang teman sekelasnya yang bernama Jesica , dan ada beberapa orang temanya yang mengelilingi meja Jesica .

__ADS_1


"Ya ampun.... Udah miskin.., tas koyak..., Deket Deket sama anak orang kaya , ihh dimana sih tu muka, mau di tarok..." Ucap Jesica sinis terhadap Kayla .


Kayla sama sekali tidak menanggapai ucapan Jesica itu,Kayla hanya menganggap bawah ada seekor lalat yang sedang lewat.


" Kayla , kayaknya si Jesica lagi nyindir kita deh?" Bisik Devika kepada Kayla .


"Ya sudah , biarin aja nenek lampir itu bercerocot , Sampek habis suaranya , ntar juga diam tu orang , anggap saja mereka lalat-lalat lewat ". Balas Kayla sambil melanjutkan tugas yang sedang ia kerjakan.


"Gini ya , kalok kita berdebat sama orang gila ,kita tu harus lebih gilaaa dari dia, baru bisa kita menang . Aku tu malas buang buang energi ku , karna energi ni masih bayak di perlukan. Toh ujung-ujungnya dia berhenti sendiri kan ". Jelas Kayla Keda Devika .


Tak lama setelah mereka selesai berbincang-bincang , guru mereka pun datang ,tapi hari ini entah mengapa guru mereka datang agak terlambat sedikit . sehingga suasana di kelas pagi hari ini sudah sangat bising .


Tak terasa jam pelajaran sudah hampir habis , Kayla pun memberes-bereskan buku ya , tak lama bel pulang pun berbunyi."Tettt,Tettt,Tettt..".pada saat itu guru mereka mengingatkan kepada anak anak muridnya , untuk jagan lupa mengerjakan tugas yang baru saja di berikan . Setelah itu semua murid yang ada di dalam kelas tersebut keluar satu- persatu .

__ADS_1


***


Saat di luar pagar sekolah devika menunggu orang tuanya menjemput , namun kayla sebaliknya , boro-boro kayla minta di jemput , di antar ke sekolah saja tidak pernah .


Pada saat devika di jemput ayahnya devika menawarkan tumpangan untuk kayla . Ia kasihan kepada kayla , yang harus setiap harinya berjalan kaki . Namun lagi - lagi kayla menolaknya .


Kayla tidak ingin berhutang budi kepada orang , karna ia tau jika dia berhutang budi kepada orang , ia tidak dapat membalas kebaikan orang itu. Seperti kata pepatah'hutang emas bisa di ganti , tapi hutang budi di bawa hingga mati'.


Kayla pun melanjut kan perjalanannya , jika kayla sedang pulang sekolah ia selalu berjalan di tepi sawah , dengan hembusan angin yang meniup jilbabnya hingga berterbangan , dan begitu bayak buruk bangau yang menghiasi sawah itu , sehingga menghilangkan penatnya di sekolah .


Sesampainya kayla di rumahnya , ia langsung bersih -bersih . Setelah ia selesai bersih-bersih ia pun kedapur untuk mengambil sebuah pisau cater,


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2