INI KISAH KITA SAHABAT

INI KISAH KITA SAHABAT
Kejadian Tidak Terduga!


__ADS_3

Pukul 03.30


Kedua wanita itu telah bangun dan telah mebersihkan diri mereka, setelah mereka berbenah diri dan kamar mereka berdua akan kumpul tepatnya di mushola yang berada di antara kamar mereka.


Hari ini yang menjadi imam tahajud dan sholat subuh adalah Icha, alunan suara nya bagaikan suara yang menenangkan. Setelah tahajud mereka akan membaca Al-Quran hingga subuh tiba, setelah subuh mereka akan memasak dan bersiap untuk pergi ke kantor.


Itu adalah kebiasaan yang orang tua mereka tanam kan sejak kecil.


_____________________________


Pukul 05.40


"Wiiii Dewiii cepet sarapan duluu! Dandan ampe setaun ihh atuh kamu mah!" Ucap Icha berteriak dari dapur


"Ihh gusti lo yaa, teriak mulu gak takut tua apa!" Ucap Wiwi dengan sedikit emosi


"Hayu ah cepet makan tar dingin kamuu" Ucap Icha melembut.


Seusai sarapan..


"Yuk cepet ntar telat" Ucap Icha


"Yaa, ini lagi ngunci rumah guee"


"Nih helm" Ucap Icha memberikan helm pada Wiwi


"Makasih bundaaaa kuu" Jawab Wiwi dengan ceria nya


Di pertengahan jalan mereka melihat mobil mewah yang dikepung oleh begal yang mereka hajar 2 hari lalu di dalam mobil itu berisi seorang ibu dan anak.


"Cha cha liat Cha!" Ucap Wiwi seraya menunjuk para begal itu.


"A.. paa?.. Hah itukan?!" Jawab Icha seraya menengok kebelakang.


"Tolongin yok!" Ucap Wiwi


"Yuk!"


Mereka pun meminggirkan motor dan bersiap untuk menghajar si begal.


"Eh neng yang kemarin kan yang lawan begal begal itu?" Ucap tukang bakso pinggir jalan


"Ehh bapak iyaa, doain yak pak yak" Ucap Wiwi seraya tersenyum


"Iya neng hati hati nya neng" Ucap bapak itu khawatir.

__ADS_1


Setelah mereka mengendap-endap dari samping mobil daan


Bugh bugh bugh..


"Masih berani lo ternyata hah?!" Ujar Wiwi seraya memukul laki laki yang membegal mereka.


"Lo! Masih belum puas lo?! Gausah ikut campur lo! Mau lo gue patahin tangan nya?!" Jawab begal itu dengan suara yang nyaring


Seketika orang orang yang ikut membantu pun tak berani dan mundur.


Icha dengan sigap membuka dan menyembunyikan ibu dan anak yang ketakutan di dalam mobil itu.


"Mbak mbak keluar mbak ayoo!" Ucap Icha mengetuk kaca mobil.


Dengan sigap ibu itu menggendong anak nya dan keluar lewat samping kiri mobil.


"Dek saya takut Dek!" Ucap mbak itu gemetar.


"Heyy lo ngapain lo bawa mereka kabur?!"Ucap begal yang sedang mencoba mengepung mobil itu.


"Mbak ayo ikut saya" Ucap Icha mengulurkan tangannya


Icha membawa mereka ke tempar tukang bakso pinggir jalan tadi, dan berpesan untuk jangan dulu keluar.


Ya Allah Wiwi !


Icha yang panik refleks menendang perut dan bahu begal hingga ia tersungkur dan Wiwi berhasil lari dan menelfon polisi dan beralih melawan begal yang hendak membobol mobil mewah itu.


Tanpa Icha sadari dibelakang nya begal itu membawa pisau dan dengan cepat Wiwi menangkis tangan begal itu, namun naas nya pisau itu malah menusuk kaki Icha dan membuat baju gamis belakang nya sobek.


"Cha icha!" Wiwi yang panik dan ia lengah.


Begal yang dibelakang nya akan menusukkan pisau ke punggung Wiwi. Saat Wiwi berbalik ia berteriak dan menutup mata sambil memeluk Icha yang sudah tidak sadar.


Ehh ko gak kena yak, buka mata aja gituu oke oke siap 1 2 3


Wiwi membuka mata dan melihat 2 pria tinggi yang berkelahi dengan begal itu dan menyerah kan nya pada polisi yang baru sampai.


Flashback on


Aku harus telfon Panji & Radit...


Tut tut tut


"Halo Assalamualaikum kak?" Ucap Panji

__ADS_1


"Waalaikumsalam Dek bantu kakak dan Vio dek! Cepet!" Jawap Linda yang tak lain adalah pemilik mobil mewah yang hendak dibegal.


"Kan kenapa"Ucap Panji panik


"Kakak di begal dek, tapi 2 cewek nolong kakak, dan mereka udah luka luka. Tolong kakak dek! Ucap Linda dengan memeluk anaknya erat.


"Tahan kak, kakak dimana"Ucap Panji seraya berlari dan menarik Radit untuk pergi.


"kakak dijalan xxxxx" ucap Linda sambil menangis.


Panji dan Radit langsung pergi dan tak butuh waktu lama ia melihat 2 orang wanita.


Yang 1 duduk dan 1 memeluk sambil menangis.


"Panji gue turun duluan!" Ucap Radit dan langsung turun lalu


Bugh bugh


Ia menendang tangan begal yang hendak menusuk wanita yang tengah memeluk sahabatnya itu.


Panji langsung pergi melihat keadaan kakak nya dan syukur mereka baik baik saja.


Tetapi Linda menyuruh Panji menolong 2 wanita tadi..


"Mbak, dia pingsan?!" Ucap Panji panik


Wiwi pun menoleh dengan beruraian air mata


"Pak bantu sahabat saya pak.. hiks hiks kakinya tertusuk pisau dan pingsan hiks" Ucap Wiwi sesenggukan.


Tak pikir panjang Panji menggendong Icha yang kaki nya berlumuran darah dan menutupi gamis nya yang sobek dengan jas nya.


Radit yang melihat Wiwi menangis merasa ada aura berbeda, yaitu hati nya bagai tersayat sayat pisau, tapi ia tak menghiraukan nya.


"Mbak ayo" sambil mengulurkan tangan nya


"Ga apa apa saya pak " ucap Wiwi sambil menangkup kedua tangan nya


"Ayo ikut kita ke kediaman kami ya" ucap Radit melembut.


"iyaa pak Terimakasih" ucap Wiwi


"Iya sama sama" jawab Radit


Penasaran?

__ADS_1


Yuk lanjut!


See you next episode


__ADS_2