
Setelah itu, kayden lalu keluar dari bangunan tua dan rusak itu. Dia melesat ke luar kota, saat sedang berlari, Ia terus berpikir kenapa kakek itu tahu kalau dirinya bukan "Kayden".
Tapi, dia tetap tidak bisa mendapatkan jawaban-nya. Akhirnya ia tidak mempedulikan lagi hal itu, Ia sekarang fokus pada cara menyelamatkan ayah-nya.
Sekarang ia sudah melewati gerbang kota, Ia melihat hanya ada beberapa penjaga yang sengaja kayden simpan.
Beberapa saat setelah melewati gerbang, ia melihat ada rombongan pasukan yang mengarah ke gerbang. Kayden lalu berhenti diatas dahan salah satu pohon dan memperhatikan dengan jelas rombongan itu.
Dia mendapatkan pemimpin dari rombongan prajurit itu adalah jenderal dari kerajaan yugez, dan jenderal lain dibelakang-nya.
Kayden lalu melompat turun dan berniat menanyakan kenapa mereka pulang saat ayahnya sedang ditangkap.
"Wuishh..." Suara angin.
“Kenapa kalian pulang?... Sedangkan ayah dalam bahaya?” Tanya kayden dengan nada sedikit marah.
“P-...Pangeran?!... Apa maksud anda baginda raja dalam bahaya?” Ucap jenderal yang memimpin rombongan itu dengan sedikit terkejut.
__ADS_1
“Jadi kalian tidak tahu?... Ayah sedang dalam bahaya!... Dan kenapa jenderal Walk yang memimpin...? Mana jenderal Zesh?” Kayden bertanya.
“Jenderal zesh pergi menemani baginda raja untuk mengintai markas dari kelompok bernama manusia bar-bar. Jadi aku menggantikan dia sebagai pemimpin, tugas kami adalah untuk memukul mundur tentara dari manusia bar-bar yang menyerang di desa Kipir...
...Dan kami berhasil memukul mundur manusia bar-bar. Tapi, Ada dari kami yabg terluka dari luka ringan sampai berat dan ada 1 prajurit yang meninggal. Saat ini, kami sedang dalam perjalanan pulang, dan kami tidak mengetahui apa pun tentang kalau raja sedang dalam bahaya...” Ucap jenderal walk menjelaskan.
“Kalau begitu, aku pergi dulu....” Ucap kayden lalu pergi tapi dihentikan jenderal walk.
“Maafkan aku begitu lancang menghalangi pangeran. tapi, biarkan kami ikut dengan anda...” Ucap jenderal walk dengan diikuti jawaban dari prajurit lainnya.
“Betul!... Biarkan kami ikut pangeran.” Ucap semua orang.
Seluruh prajurit menjadi kecewa mendengar jawaban dari pangeran, Tapi mereka bisa apa kalau kondisi mereka seperti begini, Malah nanti merepotkan pangeran, bukan membantu.
...
Kayden dan jenderal walk lalu melompat dari dahan pohon satu ke atas dahan pohon lainnya, sebagai salah satu jenderal yang levelnya hampir sama dengan jenderal zesh, ia bisa mengimbangi kecepatan kayden yang sedang tidak menggunakan langkah bayangan-nya.
__ADS_1
dia sedang menghemat MP-nya untuk persiapan bertarung bila dibutuhkan. Beberapa menit mereka terus berlari, dan akhirnya sampai di sebuah desa yang sudah di duduki oleh kelompok manusia bar-bar.
desa itu dikelilingi oleh tembok kayu besar yang melindung desa itu dari serangan hewan buas atau pun manusia.
Diatas tembok itu, banyak penjaga berlalu lalang. Kira-kira tembok bagian selatan, ada sekitar 20-30 penjaga.
Kayden lalu berpikir bagaimana cara untuk menyusup kedalam dan menyelamatkan ayahn-nya dan jenderal zesh.
Jenderal walk yang melihat kayden sedikit kebingungan, langsung berkata “Pangeran, aku siap kok dijadikan umpan, pangeran bisa masuk kedalam dan aku akan mencoba menahan mereka selama yang aky bisa.”
Mendengar itu kayden sedikit terkejut, kesetiaan dari para jenderal kepada raja begitu besar, bahkan nyawa pun mereka akan berikan. Kayden lalu melihat kearah jenderal dan berkata, “Jenderal tidak perlu melakukan itu, aku sudah mempunyai rencana yang bagus.”
(Note bagi para pembaca! : Jasa menyewa tentara bayaran hanya bisa digunakan hanya saat berada didalam dimensi kayden. Kalau sudah diluar, tidak bisa menyewa tentara bayaran!)
“Jenderal diam saja disini, Awasi terus tempat ini, aku akan segera kembali. Ok?” Ucap kayden lalu menghilang.
Bersambung...
__ADS_1
Maaf chapter ini begitu cepat ya....