
(Info dulu sebelum mulai...
Jam di dunia kayden : 09 : 00
[Status]
Nama : Kayden
-----------------
Umur : 16 Tahun
------------------
Job : -
-------
----------
Level : 55. (Naik karena aura kaisar sudah lv.max)
----------
Hp: 177,550 / 177,550.
Mp: 18,550 / 18,550.
----------------------
Point Sistem : 218,600.
------------------------------------------
Skill : Shadow Step (Lv.Max). 9 langkah tebasan surgawi (Lv. Max). Skill membagi diri (Lv. Max). Aura kaisar (Lv.Max).
------------------------------------------
------------------------------------------
-----[TUTUP]------------[MAP]----------)
__ADS_1
“Kita akan melakukan apa?” Bisik para penjaga itu.
“Aku akan melatih kalian agar bisa menjadi kuat. Cepat masuk!” Ucap kayden lalu muncul portal yang dia beli di toko istimewa.
"Gluk" Semua orang menelan air liurnya.
Mereka semua ragu-ragu, tapi, Saat mereka melihat ketua mereka memasuki portal itu tanpa ragu-ragu, mereka mengikuti ketua nya.
Setelah semuanya masuk, Kayden juga ikutan masuk. Saat masuk tiba² penglihatan kayden menjadi gelap. saat penglihatannya mulai kembali, yang dia lihat hanyalah para penjaga gerbang dan dataran tiada akhir.
Tidak ada gunung, Tidak ada pohon, Tidak ada lautan, Tidak ada rumah. Yang ada hanya dataran luas tanpa akhir.
Karena dimensi ini punya kayden, dia bebas melakukan apa pun, Seperti memunculkan rumah dalam sekali jentik. Memunculkan pohon dalam sekali jentik. Memunculkan monster, Hewan. Apa pun itu bisa dilakukan oleh pemilik dimensi ini.
Kayden lalu menggunakan kekuasaannya untuk memunculkan phoenix. Phoenix itu lalu dia tunduk dihadapan kayden, Itu dikarenakan kayden memiliki darah naga emas.
Para penjaga, Ketakutan saat melihat phoenix tiba-tiba muncul didekat mereka. Mereka berpikir ‘Kenapa burung yang sudah lama punah muncul lagi?!’
“Aku akan memberi kalian masing² satu skill, Dan kalian harus mempelajarinya, Masing-masing dari kalian akan diajari oleh bayangan ku...
... Batas waktu kalian Adalah 15 hari untuk mempelajari skill yang aku berikan. Tenang saja, 15 hari disini, 15 jam di dunia luar. Berarti 1 hari disini sama dengan 1 jam di luar.” Jelas kayden.
...
Setelah mereka memilih skill yang menurut mereka menarik. Kayden lalu mengambil 980 Skill yang tersisa.
Kayden lalu mengeluarkan bayangan sebanyak 20 untuk mengajari 20 penjaga. “Bayangan ku akan mengajari kalian, Aku akan pergi dulu.” Ucap kayden lalu naik keatas phoenix.
“Sebelum aku pergi, Aku akan memunculkan kalian rumah dan pohon-pohon agar kalian adem.” Ucap kayden lalu menjentikkan jarinya, Lalu muncul Beberapa pohon besar dan 20 rumah.
‘Lebih baik aku menyewa tentara bayaran agar mereka tidak ribut.’ Pikir kayden lalu menyuruh sistem memberikannya 2 tentara bayaran berlevel 50. (Tidak bisa lebih dari level pembeli.)
Point sistem kayden berkurang 6 karena dia menyewa tentara bayaran selama 15 hari. “Santai aja, Tentara itu hanya bergerak kalau ada kekacauan.” Ucap kayden lalu pergi menggunakan burung phoenixnya.
Kayden berniat membangun istana yang megah dan tidak ada yang bisa menandinginya.
Awal mula, Kayden membangun istananya dulu. Dia lalu memikirkan bagaimana bentuk istananya. Dia memikirkan lantai dari istananya adalah berlian, Temboknya hanya tembok biasa dan berwarna putih, Dan pintunya adalah emas.
Kayden lalu berniat membuat patung dirinya dihalaman istana, Patung berwarna emas dan tinggi.
Setelah membangun patung, Kayden lalu membuat kamar didalam istananya. Dia membuat puluhan kamar di dalam istananya. Ada untuk orang tuanya, Untuk dirinya dan pasangannya, dan untuk tamu.
__ADS_1
Kayden lalu membuat pohon di halamannya agar istananya adem. Setelah membuat pohon, Kayden lalu membuat tembok dan gerbang.
Setelah itu, Kayden lalu membuat Tembok Bagian luar. Temboknya begitu tinggi, Walaupun terbang tetap susah untuk dimasuki.
“Langit sudah mulai malam, Aku akan pergi melihat mereka.” Ucap kayden lalu bersiul untuk memanggil phoenix-nya.
Setelah phoenix-nya sudah datang, Kayden lalu menaikinya dan terbang ke tempat dimana para penjaga itu berada.
...
“Huft...Huft... Apa kami sudah boleh istirahat?” Tanya ketua penjaga itu dengan napas tidak beraturan.
“Belum!” Ucap bayangan kayden yang mengajar ketua penjaga itu.
“Hei! Dari siang kita tidak makan apa-apa...!” Ucap salah satu penjaga berdebat dengan bayangan kayden.
“Hei leris, Jaga sikapmu! Walaupun itu adalah bayangan pangeran, Kamu harus tetap jaga sikapmu!” Teriak ketua penjaga.
"Duak" Suara pukulan.
“Puft..." Suara darah muncrat dari mulut.
“Ukh...” Jerit leris sambil memegang perutnya yang kesakitan gara-gara tinjuan dari tentara bayaran kayden.
“Dilarang protes!” Ucap tentara bayaran itu.
“Sudah, Sudah... Apa kamu tidak apa-apa?” Tanya kayden muncul dari bawah tanah.
“P...Pa...Pangeran?!” Ucap leris sambil berusaha bangkit tapi tidak bisa.
“Sudah, Diam saja, Biar dokter ini yang merawatmu...” Ucap kayden lalu muncul dokter dibelakangnya.
“Aku juga minta maaf pada kalian, Aku lupa memberi kalian makanan...” Lanjut kayden.
“Kalau begitu, Khusus untuk hari ini, Kita akan makan di restoran termegah di ibu kota! (Dunia luar)”
“Yeay...” Seluruh orang senang.
Kayden lalu memunculkan portal. Seluruh orang dengan antusias memasuki portal itu. Seperti biasa, Pandangan mereka akan hitam lalu kembali seperti semula.
Bersambung...
__ADS_1