
setelah Luna melihat kepergian suaminya Luna pun kembali masuk kedalam rumah.
"Luna mama sama papa mau berangkat kerja dulu ya, kamu dirumah aja ya, kalau kamu butuh sesuatu minta sama pelayan aja ya" ucap mama Reza
"iya mah"lalu Luna mencium punggung tangan mama dan papa mertuanya.
"ya udah kalau begitu mama sama papa berangkat dulu ya sayang"pamit mama Reza "assalamualaikum"mama Reza memberi salam
"waalaikumsalam" Luna menjawab salam mamanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
sedangkan di tempat lain tepatnya di kantor Reza, Reza lagi mengecek semua berkas-berkasnya untuk di tandatangani. saat Reza sedang fokus mengecek berkas-berkasnya tiba-tiba pintu diketuk dari luar
tok tok tok
"masuk"jawab Reza
lalu orang itupun masuk tapi Reza masih tetap fokus pada berkas-berkasnya, dia tak menoleh atau melirik sedikit pun. karena menurut Reza dia adalah asistennya yang ingin memberikan berkas untuk dia tandatangani
"taruh saja dimeja nanti aku akan cek lagi"ucap Reza tanpa menoleh siapa yang datang. tapi tiba-tiba orang itu langsung memeluk Reza
"sayang kamu cuekin aku, aku udah dari tadi loh disini tapi kamu gak melihat ataupun melirik aku sedikitpun, apa aku sudah tidak menarik lagi buat kamu" ucap wanita itu sambil mengerucutkan bibir dan melipat tangannya didepan dadanya
"eh sayang ternyata kamu, aku kira yang masuk tadi adalah asisten ku yang mau menyerahkan berkasnya" sap Reza dan langsung memeluk wanita itu
dan ya, wanita itu adalah Sarah Wijaya dia adalah salah satu anak dari keluarga Wijaya, dia sama Reza sudah berpacaran selama satu tahun.
"eh kamu kenapa gak bilang-bilang kalau mau kesini kan aku bisa nyuruh supir buat jemput kamu?"tanya Reza
"aku tuh kesini mau ajak kamu jalan-jalan tapi kamunya malah cuekin aku"dengus Sarah kesal.
"oh mau jalan-jalan, yaudah mau jalan-jalan kemana. ayo kau temenin"ucap Reza
"gak, udah gak mood" ucap Sarah lalu dia melangkah kearah sofa lalu duduk disana. lalu Reza menghampirinya dan duduk disebelahnya
"oh sayangku marah nih ceritanya"goda Reza
"enggak siapa yang marah"ucap Sarah memalingkan wajahnya dari Reza
"masak sih, coba mana aku mau lihat gimana kalau lagi marah" goda Reza lagi.
"ih sayang apa sih"ucap Sarah lalu langsung memeluk Reza karena dia malu.
"ya udah kamu mau jalan-jalan kemana, tadi katanya mau jalan-jalan"tanya Reza
"aku mau jalan-jalan ke mall, mau belanja"rengekannya sambil bergelenjotan di lengan Reza
__ADS_1
"ya udah, ayo kalau mau ke mall"ajak Reza
"iya ayo"kata Sarah
setelah membereskan berkas-berkasnya Reza dan Sarah pergi ke mall. Reza akan selalu nurutin apa mau Sarah karena dia sayang banget sama Sarah. apapun yang Sarah mau Reza pasti beliin. setelah sesampainya di mall Sarah langsung mengajak Reza ke toko tas branded yang ada disana.
lalu Sarah memilih-milih tas yang dia inginkan setelah beberapa saat mencari tas yang dia inginkan akhirnya Sarah menemukan yang cocok untuknya."sayang aku mau beli yang ini yah" ucap Sarah sambil menunjukkan tas yang dia inginkan.
"iya boleh"jawab Reza
"tapi ini mahal, emang gapapa?"tanya Sarah dengan nada sendunya.
"emang berapa sih harganya?"tanya Reza lagi
"kata mbak nya tadi 54 juta"jawab Sarah "kalau gak boleh gapapa kok aku beli yang lain aja"ucap Sarah ingin mengembalikan tas itu.
"eh mau kemana?"tanya Reza saat melihat Sarah ingin pergi.
"mau balikin tasnya"jawab Sarah
"kenapa mau dibalikin?"tanya Reza lagi "Udah beli aja katanya mau yang itu" ucap Reza
"beneran" tanya Sarah
"iya sayang, beneran kalau mau yang lain ambil lagi. gapapa kok" ucap Reza
"iya sayang aku serius, udah sana kamu ambil lagi apa yang kamu mau"ucap Reza menyuruh Sarah mengambil apa yang dia suka.
setelah beberapa saat Sarah memilih-milih akhirnya dia selesai dan meminta Reza untuk membayarnya
"jadi berapa semuanya mbak"tanya Reza
"semuanya jadi 200 juta mas"jawab mbak-mbak kasirnya
lalu Reza langsung membayar belanjaan Sarah."ayo kita mau kemana lagi?"tanya Reza
"kita makan yuk, habis itu kita nonton gimana?"tanya Sarah
"oh yaudah ayo"ajak Reza
setelah seharian penuh Reza jalan-jalan bersama Sarah akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karena hari pun sudah mulai gelap. Reza mengantarkan Sarah pulang. setelah perjalanan hampir 30 menit akhirnya mereka sampai di rumah sarah. Reza berhenti di depan rumah Sarah lalu Sarah pun turun dari mobil Reza.
"aku langsung pulang ya"pamit Reza
"eh kok langsung pulang sih, gak mau mampir dulu"tanya Sarah
"enggak usah deh, kapan-kapan aja ya aku mampirnya"ucap Reza
__ADS_1
"oh yaudah kalau begitu hati-hati di jalan ya"ucap Sarah
"yaudah kalau begitu aku pulang dulu ya"pamit Reza.
setelah berpamitan Reza langsung pergi setelah beberapa saat Reza pun akhirnya sampai di rumah. saat sesampainya di rumah Reza langsung pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri. setelah selesai mandi Reza langsung turun dan menuju ke ruang makan. dan disitu sudah ada mama, papa beserta istrinya.
"eh Reza ayo sini kita makan malam dulu"ajak mama Reza, setelah mama Reza melihat kalau anaknya itu sudah turun dari kamarnya.
"iya mah" jawab Reza. lalu Reza menarik kursi didekat Luna. setelah selesai makan Reza pun mengutarakan niatnya.
"ma,pah aku mau ngomong sesuatu"ucap Reza
"mau ngomong apa?"tanya papa Reza melihat anaknya.
"rencananya Reza mau pindah rumah"ucap Reza. Luna yang mendengar itu tiba-tiba tersedak air yang dia minum
"uhuk uhuk"
"pelan-pelan dong sayang, minumnya!!" ucap mama Reza
"maaf ma"jawab Luna. sebenarnya Luna tersedak karena mendengar ucapan Reza yang mau pindah rumah
"kenapa kok kamu mau pindah rumah?" tanya papa Reza
"Reza ingin mandiri pa, Reza ingin mengurus rumah tangga Reza sendiri"ucap Reza
"terus kapan kamu mau pindah rumah"tanya mama Reza
"besok ma" jawab Reza
"harus banget, besok ya!!" seru mama Reza
"iya ma, karena aku hanya ada waktu luang untuk besok. soalnya jadwal aku padat banget ma" jawab Reza
"tapi Luna disini hanya dua hari loh"ucap mama Reza
"iya mah kalau mama kangen sama Luna, mama langsung aja dateng ke rumah" ucap Reza
"eh kamu udah tanya Luna belum dia mau pindah atau enggak dari sini?"tanya mama Reza
"Luna apakah kamu setuju untuk pindah rumah dari sini" sekarang papa Reza pun bersuara. dia dari tadi hanya menyimak omongan antara ibu dan anak itu. dan semua orang pun langsung menoleh pada Luna. Luna yang ditatap seperti itu hanya menunduk
"gimana Luna apakah kamu mau pindah dari rumah ini?"tanya mama Reza
"eemm Luna..."
...Bersambung......
__ADS_1