istri CEO yang terabaikan

istri CEO yang terabaikan
BAB 5: rumah baru


__ADS_3

mereka semua memandang ke arah Luna terutama Reza yang telah menatap tajam kearah Luna. Luna yang di tatap kayak gitu sama Reza, hanya menunduk


"gimana Luna apakah kamu mau pindah rumah"tanya papa Reza


"eemm, sebenernya Luna gak mau pindah dari sini, karena Luna masih ingin berkumpul bersama mama dan papa" jawab Luna menunduk, sedangkan Reza yang mendengar itu menggeram kesal dan mengepalkan tangannya dibawah.


Reza mengusap kepala Luna sambil sedikit menjambak rambut Luna. Luna yang merasa rambutnya dijambak oleh Reza hanya meringis menahan sakit. "sayang kalau kamu kangen sama mama kan kita bisa kesini, kita hanya pindah rumah sayang bukan pindah negara" ucap Reza sambil sedikit menjambak rambut Luna. agar Luna mau mengikutinya pindah rumah.


Luna hanya bisa menahan sakit di kepalanya karena jambakan Reza. "gimana sayang kamu mau gak pindah dari rumah ini?"tanya Reza lagi sambil sedikit menjambak rambut Luna.


"i-iya mas a-aku mau pindah" ucap Luna terbata karena menahan sakit di kepalanya, karena Reza semakin menjambak rambut Luna.


"makasih sayang sudah mau ikut aku pindah dari sini"ucap Reza sambil mengelus rambut Luna. dan Luna hanya tersenyum dia tidak menjawab ucapan Reza


"Reza ingat ya meskipun kamu sudah pindah dari rumah ini bukan berarti kamu bisa berbuat seenaknya sama Luna, papa akan terus ngawasin kamu"ucap papa Reza. dia masih ragu takut anaknya itu menyakiti menantunya.


"iya pa, papa tenang aja Reza ga akan pernah nyakitin Luna"jawab Reza berbohong. sebenarnya Reza mau pindah rumah karena dia tidak ingin orang tuanya ikut campur dengan urusannya.


setelah Reza menyampaikan niatnya bahwa dia akan pindah rumah dan disetujui oleh orangtuanya dia langsung mengajak Luna ke kamarnya untuk menyiapkan barang-barangnya yang akan dibawa besok.


sesampainya didepan kamar Reza langsung menyeret Luna masuk kedalam kamar lalu dia mengunci pintu kamarnya. "apa maksud kamu tadi gak mau pindah rumah hah" tanya Reza membentak Luna


"oohh kamu sengaja ya ingin mama sama papa tau kalau aku kasar sama kamu, iya begitu"bentak Reza. Luna hanya menggelengkan kepala sambil menunduk.


Reza mencengkeram dagu Luna menarik keatas agar Luna bisa menatap wajah Reza. "aku sudah peringetin kamu ya supaya tidak macam-macam denganku, kalau tidak kamu akan tau akibatnya paham kamu"ucap Reza semakin mengukuhkan cengkraman di dagu Luna. lalu melepaskan


Reza langsung merebahkan tubuhnya di kasur sedangkan Luna dia membereskan baju-bajunya yang akan dibawa besok, dan sesekali dia menghapus air matanya yang sedari tadi terus menetes.


setelah selesai membereskan barang-barangnya yang akan dibawa besok Luna langsung merebahkan tubuhnya disebelah Reza.


...****************...


keesokan harinya Luna dan Reza sudah siap untuk pindah rumah. Reza telah membawa dua koper besar di tangannya. setelah selesai memasukkan koper kedalam bagasi mobil Reza segera nyamperin papa dan mamanya untuk berpamitan.


"ma, pa, Reza pamit dulu ya" pamit Reza sedangkan Luna dia hanya berdiri di samping Reza.


"iya sayang hati-hati ya, sering-sering main kesini ya"ucap mama Reza

__ADS_1


"iya mah nanti kalau aku sudah gak sibuk aku akan main kesini"jawab Reza


"yaudah ma Reza sama Luna pamit dulu ya"ucap Reza


"ma, pa, Luna juga pamit ya, mama dan papa jaga kesehatan ya, mama jangan kerja terus, dan papa juga, jangan sering-sering begadang gak baik untuk kesehatan papa"ucap Luna mengingatkan mertuanya untuk menjaga kesehatan mereka.


ya... meskipun Luna masih dua hari disana tapi Luna sudah cukup dekat dengan mertuanya itu.


"iya sayang kamu jangan khawatir soal itu, dan kamu juga harus jaga kesehatan ya" ucap mama Reza juga memberi pesan pada Luna.


"iya ma" jawab Luna. setelah berpamitan akhirnya Reza dan Luna pun pergi menuju rumah baru mereka.


setelah hampir perjalanan 30 menit akhirnya mereka sampai di rumah baru Reza dan Reza langsung bergegas menurunkan semua barang-barangnya dan membawa kedalam rumah.


sesampainya didalam Reza langsun menyuruh Luna untuk memasukkan kopernya kedalam kamarnya. "nih bawakan koperku kekamar" ucap Reza tanpa melihat kearah Luna.


"eh tunggu, tunggu, tunggu, kamu ngapain bawa koper kamu?" tanya Reza yang melihat Luna jaga menyeret kopernya kedalam kamar itu juga.


"mau dibawa ke kamar mas"jawab Luna


"terus aku harus tidur dimana mas?" tanya Luna


"kamu tidur aja tuh di kamar sebelah aku gak mau satu kamar sama kamu"jawab Reza sambil menunjuk kamar di samping kamar Reza


Luna hanya diam dia langsung membawa koper Reza kedalam kamar Reza setelah meletakkan koper Reza Luna langsung mengambil kopernya dan membawa ke kamarnya.


setelah berada di dalam kamar, Luna langsung menata baju-bajunya di lemari setelah selesai Luna langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. setelah selesai mandi Luna langsung merebahkan tubuhnya di kasur dengan pakaian rumahannya.


sedangkan Reza dia langsung menelfon Sarah untuk mengajak Sarah makan siang.


"halo sayang, kamu sibuk gak hari ini" tanya Reza saat sambungan telepon itu tersambung.


"hmm gak terlalu sih!"jawab Sarah di ujung telepon sana


"mau makan siang sama aku gak?" tanya Reza


"eemm emang kamu gak sibuk?" tanya balik Sarah

__ADS_1


"kalau sekarang sih enggak"jawab Reza


"yaudah ayo"ajak Sarah


"yaudah kamu siap-siap ya, aku jemput sekarang" ucap Reza


"yaudah aku tunggu ya" jawab Sarah. dan sambungan telepon pun terputus. lalu Reza pun langsung bergegas menjemput Sarah tanpa berpamitan sama Luna.


setelah beberapa saat Reza telah sampai di rumah sarah dan Sarah sudah ada didepan rumahnya menunggu Reza. setelah Sarah masuk kedalam mobil, Reza langsung menjalankan mobilnya menuju salah satu restoran yang ada didekat rumah sarah.


setelah beberapa saat mereka telah sampai di restoran itu dan Reza langsung memilih tempat duduk dan mereka langsung memesan makanan.


"sayang nanti setelah makan siang kita jalan-jalan yuk" ajak Sarah


"mau jalan-jalan kemana sayang?"tanya Reza


"kita ke mall yuk" ajak Sarah


"yaudah nanti habis makan kita ke mall"jawab Reza


setelah menunggu beberapa saat akhirnya pesanan mereka datang dan mereka langsung makan sambil sesekali menyuapi satu sama lain.


setelah seharian penuh jalan-jalan Reza pun akhirnya pulang ke rumah dan jarum jam sudah menunjukkan jam 11:30


setelah sampai di rumah Reza mendapati Luna yang belum tidur dan menyambut kedatangan Reza.


setelah melihat kedatangan Reza Luna langsung nyamperin Reza"sudah pulang mas?" tanya Luna


"hhmm," jawab Reza "ngapain kamu belum tidur" tanya Reza


"nungguin kamu mas, aku khawatir takut kamu kenapa-napa"Jawab Luna


"lain kali gak usah nungguin aku pulang, aku juga gak minta kamu nungguin aku" ucap Reza lalu Reza langsun masuk ke kamarnya setelah mengucapkan itu.


...Bersambung.......


mohon maaf 🙏 kalau ceritanya ga menarik dan membosankan masih belajar soalnya

__ADS_1


__ADS_2