ISTRI KECIL Sang MAFIA

ISTRI KECIL Sang MAFIA
#5 perusahaan wijaya grup


__ADS_3

elina serta kedua sahabatnya masuk kedalam perusahaan dan menuju meja resepsionis


"permisi mba, kami mau melamar pekerjaan" ucap elina dengan sopan.


"ada apa" !!! ucap salah satu resepsionis dengan ketus menatap elina dan sahabatnya dari ujung kaki hingga kepala.


"kami kesini atas rekomendasi dari.." belum selesai dila berbicara sudah di potong oleh salah satu resepsionis,


"disini tidak ada lowongan pekerjaan, apalagi bentukannya seperti kalian," ucap selah satu resepsionis itu tak kalah ketus dengan resepsionis yang di sebelahnya.


elina ,ana dan dila yang mendengar perkataan resepsionis itu hendak berbalik badan keluar dari perusahaan,


elina yang duluan membalikkan badannya terkejut dengan sesosok laki laki berdiri dengan wajah yang tampan dan sorot mata yang tajam, yaitu andi asisten alex CEO wijaya grup


"tuan", ucap elina dengan wajah yang terkejut serta ketakutan .


"ada apa kalian ribut ribut", ucap andi dengan nada yang tegas menatap resepsionis serta elina dan kedua sahabatnya,


semua kariawan yang mendengar suara andi yang berbicara dengan sangat keras dan tegas pun menoleh.


ana juga dila yang mendengar suara seseorang pun menoleh, hal tersebut juga di lakukan oleh kedua rasepsionis itu, mereka bardua tak kalah terkejut menatap salah satu orang yang ditakuti oleh semua kariawan di perusahaan ini??

__ADS_1


melihat kedua resepsionos yang ketakutan, ana tidak menyianyiakan kesempatan, ia menceritakan apa yang terjadi dan memberikan surat rekomendasi dari universitas mereka kepada andi, karena ia sudah bisa menebak kalau andi adalah orang penting di perusahan wijaya grup .


andi yang sudah diberi tau oleh Nicolas wijaya ayah dari alex wijaya ,yang di rekomendasi dari sahabatnya yang menjadi rektor di salah satu universitas milik keluarga wijaya.


andi yang mendengar cerita dari ana pun menatap resepsionis dengan tajam.


"apa begini sikap kalian menghadapi tamu yang datang ke perusahaan," ucap andi


kedua resepsionis itu hanya menundukan kepalanya karena ketakutan.


"saya tidak mau lagi ada kejadian yang seperti ini terulang lagi, kalian mengerti". ucap andi menatap semua kariawan perusahaan yang barada di situ


mengerti tuan", ucap semua kariawan yang "berada disitu.


cepat antarkan mereka keruangan HRD". ucap andi


elina dan sahabatnya dia antar oleh salah satu resepsionis yang tadi menuju ruangan HRD


"ada yang bisa saya bantu", ucap kepala bagian hrd


"permisi pak ,kami ke sini atas rekomendasi dari universitas xxxx di rekomendasikan oleh pak Retor"ucap elina

__ADS_1


kepala bagian hrd melihat semua berkas tersebut, dan menerima mereka sebagai kariawan di perusahaan wijaya grup.


maaf pak kami di tugaskan di bagian apa????ucap dila


"Husna(ana) dan Nadila(dila) kalian berdua di bagian keuangan,


sedangkan elina yuliana kamu menjadi sekretaris tuan alex wijaya." ucap hrd kepada mereka


ana dan dila langsung diantar oleh salah satu kariawan ke ruangan mereka, sedangkan elina di antar oleh kepala begian hrd menuju rungan paling atas yaitu ruanga CEO.


setelah sampai di depan ruangan elina dan kepala begian hrd bertemu dengan andi asisten CEO.


"ada apa, "ucap andi


"kenal kan pak, ini elina yuliana yang akan menjadi sekretaris baru tuan alex."


"nanti saya langsung yang mengantar kannya keruanga tuan alex ",ucap andi


kepala bagian hrd meningalkan mereka


elina dan andi berjalan menuju ruangan CEO

__ADS_1


tak lupa andi mengetuk pintu


__ADS_2