Istri Pilihan Nenek

Istri Pilihan Nenek
bab 12...


__ADS_3

Justru menurut nenek apa sebaiknya lebih cepet lebih bagus acaranya... bagaimana kalau minggu depan saja, sontak fellycia menjawab " jangan minggu depan," semua menoleh ke fellycia.


kenapa sayang dengan minggu depan? tanya tante mery pada cia.


mmm..mmm... cia bingung dan ragu untuk menjawabnya ( dalam hati fellycia...aku belom siap untuk menikah denganya,walaupun dia memang ganteng tapi aku masi ragu dengan pernikahan ini ). tidak apa - apan nek hanya saja minggu depan terlalu cepet saja.


steven menatap cia dengan menyatuhkan alisnya sambil berkata dalam hati ( apaan gadis ini ).


mmm... nenek kayaknya aku harus balik soalnya sudah malam, (sambil cia melihat jam tanganya ).


iya sayang gak terasa ya sudah jam 9... stev tolong antar cia balik ya. ( ucap om jordan ke steven putranya ). lalu steven pun bangkit dari duduknya. " baiklah " ucapnya singkat lalu berjalan lebih dulu, sementara cia lagi izin pamit pada nenek,om jordan dan tante mery. ( kalau gitu saya balik dulu nek, om, tante dan mariana ).


baikla sayang hati - hati ya. "ucap nenek sambil memeluk cia ".

__ADS_1


kak besok datang lagi ya, ( ucap mariana sambil tersenyum ). sementara tante mery dan om jordan mengatar cia keluar. " sampaikan salam kami ke ayah mu ya cia." ucap jordan saat cia sudah mau masuk mobil steven.


mobil akhirnya melaju pelan meninggalkan halaman rumah steven...


sementara di dalam mobil cia hanya melihat keluar jalan. tanpa sadar air matanya jatuh apa yang sedang dia pikirkan sampai - sampai air matanya jatuh di sudut matanya.


akhirnya di dalam mobil stev memulai percakapan memecahkan kesunyian di dalam mobil... jangan kamu harap setelah kita menikah kamu boleh mengatur dan ikot campur kehidupan aku... dan setelah menikah kamu harus berhenti kerja. perintah stev untuk fellycia... cia pun menoleh ke arah stev dan menangis "kamu pikir aku senang dengan pernikahan ini? pernikahan ini beban buat aku, ijinkan aku tetap bekerja aku mohon 😢 karna kamu tahu keadaan keluarga aku, sementara aku tidak ingin merepotkan keluarga kamu juga." stev yang melihat cia menangis dia hanya bisa diam dan fokus mengendarain mobilnya.


akhirnya mereka sampai di rumah fellycia... cia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih sebelom turun dari mobil dan berpamitan dengan stev...


Sayang apa kamu yakin dengan keputusan kamu untuk menikah? ucap pak roy yang seakan ragu dengan pernikahan ini...


ayah tenang saja aku yakin dengan berjalannya waktu mungkin aku bisa melewatinya ayah... ucap fellycia untuk meyakinkan ayahnya agar tidak terlalu cemas akan pernikahannya dengan stev walaupun dia tau pernikahannya tidak akan bahagia demgan stev.

__ADS_1


kesokan paginya di rumah fellycia...


saat cia ingin memasak untuk menyiapkan sarapan untuk ayah dan kakaknya lusi... tiba di dapur sudah ada lusi yang lagi yangvlagi memasak beberapa makanan. ternyata lusi sudah bangun lebih dulu untuk menyiapkan sarapan untuk mereka.


kak lusi... ucap cia memangil dan merasa heran dengan apa yang dia lihat karna setau dia kakaknya itu sangat susah bangun pagi.


eeeh kamu sudah bangun cia? yauda kamu siap siap mandi dan sarapan cia... ucap lusi sambil tersenyum.


setelah cia selesai mandi ternyata di meja makan sudah ada pak roy dan lusi yang menunggunya di meja makan... ayah juga sudah bangun? tanya cia pada ayahnya.


cia duduklah mari kamu sarapan juga hari ini kakak kamu yang masak... ucap ayahnya seakan mehan sedih.


mmmm... sebenarnya ada apa ini? cia merasa bingung dengan apa yang terjadi hari ini, kak lusi yang tiba tiba bangun pagi dan memasak sarapan untuk cia dan ayahnya.

__ADS_1


karna setelah kamu menikah dengan orang kayak itu aku yang akan mengurus ayah cia... ucap lusi sambil tersenyu menahan air matanya agar tidak keluar suapaya cia tidak melihatnya bahwa sesungguhnya dia sedih kalau cia menikah tanpa rasa cinta dengan steven....


__ADS_2