
Cia dan stev pun tiba di rumah kediaman pak Roy...
stev kayaknya papa dan kak lusi belom balik... kamu masuk saja dulu saja kekamar ku istirahat dulu...
baikla sayang... lalu stev masuk ke kamar cia dan istirahat di ranjang cia...
ayah dan kak lusi pun datang mereka baru balik dari tempat kerja mereka masing- masing...
ayah kayaknya ada cia, soalnya di depan ada mobil suaminya...
ayah dan kak lusi sudah pulang? sapa cia pada ayah dan kak lusi yang baru masuk rumah.
ternyata benar kamu cia ada disini... ucap lusi sambil celingak celinguk mencari sesuatu...
cari apa kak?
kamu sendiri? tanya lusi.
tidak aku sama stev, sekarang dia lagi di kamar istirahat... jawab cia.
sementara ayah masuk kamar lalu keluar kekamar mandi.. sedangkan lusi membantu cia memasak...
__ADS_1
tumben kamu cia dan suami kamu, datang kemari?
iya kak aku kangen sama kalian... dan stev juga ijinin aku balik dan dia setuju untuk tinggal beberapa hari disini kak... jawab cia sambil memotong sayuran.
aku pikir tuan muda seperti suami kamu sombong banget...
itula kak kalau belom kenal jangan sembarang menilai seseorang kak... stev orangnya baik.
syukurlah cia kalau dia baik dan sayang sama kamu... kakak senang dengarnya semoga kalian bahagia ya cia...
terus ngomong- ngomong kaka sama kak david kapan? tanya cia sambil menatap kakaknya serius.
aku juga bingung cia... karna aku takut nanti kalau merid ibu david menyuruh aku tinggal bersamanya... aku belom siap tinggalin ayah sendirian cia.
apa yang kalian bicarakan? tanya ayah.
ayah... ucap cia.
lusi kalau memang david mau ajak merid, kamu jangan pikirkan ayah. ayah tidak ingin jadi beban kalian...
sebenarnya david setuju tinggal disini tapi aku takut ibunya tidak setuju ayah....
__ADS_1
sayang biar bagaimana kamu harus ikot apa kata suami kamu... ini memang resiko ayah yang mempunyai dua anak perempuan. ucap ayah sambil memeluk kedua putrina cia dan lusi...
steven yang melihat drama itu langsung mendekat ke mereka...
ayah bagaimana kalau ayah tinggal bersama dengan aku dan cia.? ucap stev, cia dan ayah serta lusi melihat ke arah stev.
aku sedang membangun rumah untuk kami tinggal bersama anak kami ayah....
sementara aku dan cia tinggal bersama papa dan mama di rumah besar.
kenapa dengan apertement kamu stev? tanya kak lusi.
aku hanya ingin membuat halaman dan kebun bunga mawar buat cia... bila aku tinggal bekerja jadi cia bisa ada kesibukan dirumah.
stev terimakasih ya kamu sudah peduli pada cia... ayah sudah salah paham dengan kamu... ucap ayah sambil memegang pundak stev.
ayah tidak apa2 semua yang aku lakukan karna aku mencintai cia, jadi ayah tidak usah bilang terimakasih segala. karna semua sudah kewajiban aku ayah, cia adalah istriku sudah sewajarnya aku membuat dia nyaman ayah, apalagi bila kami memiliki anak ayah..
stev terimakasih kamu sudah sayang dan baik pada cia adikku...
stev hanya tersenyum... lalu memeluk cia dari samping...
__ADS_1
makasih banyak ya stev... ucap cia lembut.
stev hanya tersenyum... walau sebenarnya dia ingin sekali mencium bibir cia tapi tidak mungkin karan ada ayah dan kak lusi... jadi stev hanya mencium kening cia saja...