
Akhirnya keluarga Brian sampai di rumah nya.
kedatangan mereka disambut oleh para pelayan.Aurel terkesima melihat rumah Brian bagaikan bak istana yang ada di cerita dongeng, kolam renang yang mengiasi depan rumah membah ke megahan rumahnya.
"selamat datang nyonya,tuan, dan nona."sapa para pelayan. johan dan chesi hanya tersenyum ramah. keluarga Brian selalu menghargai semua para pelayan, mereka tidak sombong atau pun jutek, bahkan mereka menganggap para pelayan adalah keluarganya.
merek berlima duduk di ruang keluarga sementara para pelayan ada yang membawakan barang barang ke kamar dan ada juga yang membuatkan cemilan dan minuman.
" Aurel saya liat kamu sangat menyayangi Cris, kami tidak merasa risih saat cris mengintili kamu."
" tentu tidak tan, aku sangat suka anak kecil."
" pantesan saja kamu dan Cris sangat dekat"
"iya tan" aurel tersenyum
" apa kamuh sudah penya pendamping atau pacar?
"Belom tan." jawab Aurel pelan
" bagus kalo begitu, berarti masih ada kesempatan buat Brian" ucapam chesi membuat Brian dan Aurel kaget
" mamah apaan sih"
belom sempat chesi jawab pelayan datang memotong pembicaraan
" silahkan di minum nonya, tuan" pelayan memnyajikan minuman dan cemilan
"terima kasih" jawab Aurel dan di smbit senyuman oleh pelayan tersebut.
mereka berbincang bincang semua hal di bahas, dari aurel tinggal di mana, kerja apa, suka warna apa, makanan kesukaan apa, dan banyak lagi, chesi sangat antusia melihat Aurel sampai Brian malu dengan sikap mamahnya.
"mah, pah, ry anterin Aurel pulang dulu ya"Brian berdiri mengambil kunci mobilnya. dan di ikuti oleh aurel berdiri
" tante, om, dan anak ganteng aurel pulang dulu" aurel memeluk chesi, saat memeluk chesi aurel meneteskan air matanya teringat dengan orang tuanya yang sudah meninggal.
" jangan bersedih sayang, anggap saja tante dan om sebagai orang tua kamu" chesi mengapus air mata aurel.
" aurel pamit"aurel mengcium pungung tangan chesi dan johan
" hati hati aurel, kapan kapan ke sini lagi" kini johan angkat bicara
Didalam mobil tidak ada yang membuka suara sampai tiba di depan apartemen Aurel. saat aurel hedak turun Brian menahannya
" terima kasih sudah mau ikut menjemput mamah"ucap Brian gugup dan salah tingkah
" iya sama sama, lagian saya juga tidak keberatan ko pa" jawab Aurel
"jangan pangil saya pak, emang saya bapak kamu" ketus Brian
"iya bry" Aurel gugup
" gitu bagus, ya sudah sana masuk"
Aurel keluar dalam dari mobil Brian
"ya tuhan kenapa aku jadi gugup begini ya, jantung tolong kondisikan"batinnya
Brian langsung menjalankan mobilnya kembali. setelah mobil Brian benar benar pergi baru lah Aurel masuk keapartemennya.
sampai di apartemennha Aurel langsung mebaringkan tubuhnya di kasur empuknya sambil membayangkan kejadian di rumah Brian
__ADS_1
kenapa yah orang tua brian ngomong ke gitu ke aku, atau jangan jangan aku akan di jodohkan dengan brian.batin Aurel
apaan sih gue halu banget, lagian kenapa harus dengan duda jika yang prajakah masih berserakan.
drett,,, drett,,,
tertulis yang whatshap ternyata alex,
๐ฉ kamu ke mana aja, tadi aku ke toko ku tidak ada?
๐ค aku ada urusan mendadak lex, emang ada apa?
๐ฅkangen
๐ค apaan sib gk jelas deh
๐ฅserius tau aku kangen
sedetik, dua detik, tiga detik, sampai 10 menit belum juga ada balas dari aurel.
๐ฅjangan marah aku bercanda ko
๐ฅko masih belom di bales
๐ฅkamu ketiduran ya
sementara aurel lagi gk mood dengan Alex masuk ke dalam bathroom berendam menghilangkan penatnya. ketika badannya sudah terasa enak ia keluar mengunakan piyana tidurnya. dam meraih hp nya kembalj banyak pesan dari Alex
" alex makin nyebelin aja." gerutu aurel meletakan kembali hp nya tampa membalas pesan dari alex.
๐๐๐๐๐
dikediaman rumah Brian, Cristin sibuk menanyakan oleh oleh yang di janjikan oleh oma nya
" aduh cucu oma yang ganteng jangan ngambek dong,oma ambilkan dulu. sudah jangan cemberut jelek tau"chesi pergi mengambil oleh oleh untuk cris
"ini sayang, seneng ngga?."
"seneng banget, makasih oma."cris mencium pipi kiri dan kanan omanya, langsung membuka mainan yang di janjikan
"gimana seneng ngga ."goda chesi
"seneng dong, kan cris bisa pamer ketemen temen cris kalo cris punya mainan baru"ujarnya antusias.
----------------------
keesok harinya
keluarga Brian sudah rapih menggunakan dan bersiap siap pergi kesekolah cris. Cris sangat tampan menggunakan baju kemeja putih, celana bahan, jas warna hitam senada dengan celananya dan dasi kupu kupa, rambut di kedepanin seperti oppa oppa korea.
"boy ganteng sekali."
"iya dong dad, boy mau menunjukan yang terbaik buat kak aurel"
"cuman ka aurel nih"
"hehe,, buat semuanya juga."
akhirnya mereka berangkat di dalam mobil Cris sayang ceria tentu membuat Brian, johan,dan chesi ikut bahagia.
" sepertinya dia sangat menyayangi aurel." ucap johan
__ADS_1
"apa sih pah, jangan seperti itu, aku masih belom mau menikah." jawab Brian
"kamu selalu seperti itu tidak pernah memikirkan bagaimana Cris haus kasih sayang seorang ibu" johan kesal dengan keras kepalanya Brian tidak pernah membuka hati untuk wanita lain.
mobil yang di kendari mereka sampai di sekolah,mereka langsung masuk kedalam aula.
"dad, kita tunggu ka aurel dulu ya" cris cemas jika aurel tidak datang pasalnya dia sudah menyiapkan sesuatu untuk aurel.
"boy kita masuk aja dulu ya nanti ka aurel nyusul oke "bujuk brian dan cristin pun nurut mau masuk ke aula
disisi lain, aurel lagi mengendari mobilnya namun ada sebuah kecelakaan sehingga membuat jalanan macet.
"gimana ini bisa terlambat aku, pasti cris sedih, ya tuhan tolong aku. aku harus cepat cepat ke sekolah cris aku tidak mau membuat mereka kecewa semua, apa lagi jika aku tidak datang pasti cris benci sama aku." ucap aurel kemacetan sangat parah.
"tuh kan dad, ka aurel belom datang gimana ini dad, apa kak aurel ingkar janji." raut muka cris sangat cemas
"sabar ya boy pasti ka aurel datang." Brian mencoba menenangkan Cristin
"ry coba kamu telpon aurel, dia sudah ada di mana." usul chesi
"iya mamah betul, aku telpon aja." brian menelpon aurel dan terhubung
๐ kamu di mana, acaranya hampir mau di mulai
๐ aku di jalan bry, jalan macet karena ada kecelakaan, akan aku usahakan secepatnya
๐baiklah, tolong cris sangat butuh kehadiranmu, jangan mengecewakan cris
๐ ok. sambungan terputus.
"boy ka aurel sedang di jalan, katanya jalanan macet, tapi akan di usahakan boy sabar pasti ka aurel datang." ucap Brian.
acara di mulai sambutan sambutan dari kepala sekolah, guru guru sudah selesai. sehingga ke acara inti yaitu apresiasi dari murid murid untuk mempersembahkan sesuatu untuk ibunya karena ini peringatan hari ibu. temen cris sudah maju keatas panggung dia membawkan sebuah puisi tetang ibu sehingga membuat semua hadirin merasa haru dan sedih mendengarnya.
"dad kenapa ka aurel belom datang juga, sebentar lagi boy yang di panggil." cris sangat sangat panit, namun saat temennya selesai membaca puisi Aurel datang membuat cris sangat bahagia orang yang di tunggu tunggunya akhirnya datang.
" anak ganteng maaf ya kaka terlambat, keadaan di jalan sangat macet maafin kakak ya." aurel meras sedih membuat cris mencemaskannya.
" iya ka, cris belom maju, habis ini cris maju, makasih ya ka sudah mau datang cris sangat senang."ucap cris.
kini bagian cris yang maju pembawa acara memanggil nama cris.
"oke siswa selanjutnya kita panggil cristin maleva." ucap pembawa acara
"semangat boy."
"semangat sayang."
"semangat semangat." Semua orang memberi semangat kepada cris. cris maju keatas panggung.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
hayo penasaran kan apa sih yang akan di bawakan oleh cris untuk aurel
apakah puisi?
lagu?
atau isi sendiri deh๐
jangan lupa ya teman temen like, vote, rate juga yah
salam cinta semuanha๐๐น
__ADS_1