
suara keluarga Cristin terus terdengar mengnyamangatinya, saat Cristin di atas panggung Cristin menghebohkan semua penonton
" test!!!,,, cris di sini akan mempersembahkan lagu untuk orang spesial bagi Cristin yaitu Ka Aurel." Aurel yang mendengarnya terharu dia menyebutkan namanya di atas panggung
alunan musik mulai terdengar, cristin menyanyikan lagu Bunda
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Nada-nada yang indah
Selalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Telah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada
__ADS_1
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku
isakan semua penonton terdengar, apa lagi isakan suara Aurel, Chesi,johan,dan brian.
"semoga suatu saat ka Aurel akan menjadi mom Cristin, selamat hari ibu untuk opa dan ka Aurel i love you." tepuk tangan meriah dari semua penonton, sementara Aurel masih haru mendengarnya
Cris turun dari pangging berjalan kearah Aurel sambil membawa bunga dan Kado
." ini untuk ka Aurel, selamat hari ibu ka Aurel, semoga ka aurel menjadi mommy Cris." Cris memberikan sebuah bunga dan kado kepada Aurel dan mencium pipi Aurel.
"terima kasih sayang." Aurel langsung memeluk cris dan tidak tahan menahan airmatanya
" cris aja peka masa kamu peka ry."ucap chesi menyindiri Brian, sedang kan yang di sindir pura pura ****.
" apaan sih mah." ucap brian sambil garuk garuk rambutnya yang tidak gatal.
"sudah sudah, pasti kalian sangat lapar kan yuk kita makan siang dulu di restoran xx."ucap Johan,dan mereka pun memang laper akhirnya pergi ke restoran x.
sementara Bella sedang sibuk karena hari ini sangat ramai pengunjung. sehingga ia kelelahan, tiba tiba ada sosok yang pernah ia lihat
" selamat siang nona, saya pesan puncake satu lusin."ucap jimmy, dengan cara ini saya bisa melihat kamu Bella gumamnya.
" iya tunggu sebentar ya pak." bella ramah melayaninya membuat jimmy semakin kagum.
jimmy menjawab dengan anggukan
tidak butuh waktu lama pesanan jimmy pun sudah selesai di bungkus
" ini pak,, totalnya 70 ribu." bella menyodornyan bingkisan puncake yang jimmy pesan. jimmy mengelurkan uang 100 ribu
" ini ambil aja kembaliannya eh tunggu saya akan berlangganan di tempat kamu." ucapnya sambil tersenyum devil.
"terima kasih pak, tapi sepertinya saya permah lihat bapak dimana yah," Bella menvoba mengingat ngingat ch iya bapak bukannya yang bersama pak Brian itu.
"owh jimmy." jawabnya singkat uluran tangan jimmy tidak di terima bella.
" saya permisi dulu nona."ucap jimmy
"pergilah." jawab Bella acuh, dan langsung kembali ke pantry.
jimmy kini sudah ada di dalam mobilnya sambil tersenyum senyum mengingat wajah bella yang menggemaskan.
"Bella semakin kamu jutek dan galak kepada ku, semakin aku akan mengejarmu tunggu aku pasti bisa menaklukan hatimu bella sayang." gumam jimmy
๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค๐ค
hari ini stella sibuk dengan pemotretan nya sehingga ia tidak bisa mengunjungi Brian. ia hanya bisa menelpon brian namun tidak pernah di angkatnya sudah ribuan pesan belum ada satu pun yang di balas
๐ tuttttttttt
๐tutttttttt
๐tuttttttt
" kemana sih brian dari tadi tidak diangkat telponku kurang ajar kamu brian," akhh stella melempar hp nya.
" kenapa brian kenapa,,,, kenapa kamu belom juga membuka hatimu untuk ku kenapa brian apa kekurangkan ku, aku cantik, seksi, berprestasi, apa yang kurang dari ku brian gumam stella.
" nona jangan terlalu banyak bergerak nanti baju anda kusut lagi sebentar lagi pemotertan anda siap siap," ucap asistennya
pemotretan di mulai stella beberapa kali berpose, walaupun lagi kesel stella selalu berprofesional dalam pekerjaannya.
pose kali ini menunjukan betapa cantiknya dia di sini ia sangat mempesona, ntah kenapa brian selalu acuh padanya yang tau alasannya hanya lah author๐โ.
__ADS_1
setelah selesai pemotretan stella memutuskan untuk break makam siang di restoran xx. stella memilih ruangan yang privat room.
stella memesan makanan spesial yang ada di restoran tersebut, aaat selesai memesan makanan sambil menunggu makanan yang dipesannya datang stella memilih memainkan hp, tidak lama pesananya pun datang.
" daddy,, daddy,, nanti kita jalan jalan yuk boy sangat bosan ucap cristin
" jalan jalan kemana boy." ucap brian datar
" apa aku ngga salah dengar itu seperti suara brian dan cristin apa mereka disini juga umpatnya. stella celingukan mencari asal suara dan benar aja brian ada tepat di belakangnya tidak jauh dari mejanya
stella menyusuli mereka kemejanya
"hello om, tante, brian cristin," sapa stella tetapi dia tidak menyapa Aurel.
"kamu makam di sini juga." tanya johan karena mereka semuanya diem acuh, ya karena chesi mamahnya brian pun sangat tidak suka kepada chesi, karena sering kali chesi memprogoki stella jalan dengan om om maka dari itu ia tidak suka dengan stella
" iya om. apa kau boleh bergabung,"pinta stella
"boleh kamu silahkan." johan di cubit chesi"apa apa sih papah kenapa tidak suruh dia cari meja lain aja" gerutu chesi. stella duduk di antara brian dan Aurel.
"daddy habis ini jadi kan , jangan lupa ajak ka aurel," cristin mengingatkan lagi
"iya boy," jawab brian
"boleh aku ikut" pinta stella
" no, tante tidak boleh ikut." larangan keras dari cristin
"apa istimewahnya wanita itu sih, cris lebih memilih dia yang ikut ketimbang aku, awas aja kamu anak kecil," batin stella
makan siang pun berakhir dengan hikmat walaupun ada jalangkung tiba tiba datang.
"ayok katanya mau jalan jalan ." brian menggerakan semuanya agar cepet keluar
semuanya keluar sementara stella masih saja ngedumel gara gara tidak di ajak.
๐hallo selidiki orang yang sedang dekat dengan brian
๐.......
๐ ditunggu info secepatnya
brian dan keluarganya pun pergi ke mall untuk memanjakan cristin hari ini, hingga akhirnya mereka sampai di mall terbesar di kota N.
mereka pun keluar dari mobil menuju lantai 3 dimna tempat bermain berada, cris selalu bergandengan tangan bersama aurel sehingga seperti anak dan ibunya.
" cris ka aurelnya ngga bakalan pergi ko masa dari tadi di gandeng terus." chesi mengoda cris
" biaraku oma, iya kan ka aurel." ucap cris
" iya ngga papa ko tan," jawab aurel dengan senyum manisnya
mereka pun sampai di lantai 3 cris sudah menarik narik tangan brian dan aurel, johan dan chesi yang melihatnya tersenyum bahagian
"sayang sepertinya mereka sangat serasi ya," ucap chesi
"iya sayang mereka sangat serasi, andai saja mereka saling suka," jawab johan
"semoga saja dengan berjalannya waktu mereka bisa membuka hati satu sama lain," mata chesi masih tertuju kepada mereka bertiga.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
Hello gays jangan like,vote, rate dan comen sayang sayang๐ค๐น
__ADS_1
follow juga akun author