Istri Yang Tidak Dianggap

Istri Yang Tidak Dianggap
Episode 10


__ADS_3

Aku pun terbangun dari tidurku


kulihat jam sudah menunjukkan jam 3 siang, kulihat zaki masih tidur nyenyak tiba-tiba saja aku teringat ayah dan ibuku di kampung sedang apa yah mereka sekarang ini baru saja aku dua hari di sini aku sudah sangat merindukan mereka di dalam lamunan ku aku dikagetkan dengan suara zaki akhirnya dia bangun aku segera mendekatinya sambil tersenyum


wah zaki sayang sudah bangun sini cuci muka dulu yah zaki aku pun mencuci muka zaki sekalian memandikannya selesai memandikan zaki aku membuat susu untuknya


kemudian aku mendengar ada langkah kaki masuk di kamarku aku pun melihat ke pintu kamar ternyata dia adalah nyonya sinta yang sudah pulang dari toko butik nya


Nyonya sinta: hai Naura, bagaimana hari pertamamu bekerja?ucap nyonya Sinta sambil memeluk zaki dan menciumnya


Naura: Alhamdulillah baik nyonya,,zaki juga anak yang baik,,yang aku suka juga dari zaki dia suka sekali tersenyum nyonya


Nyonya sinta: iya zaki memang suka tersenyum sama seperti almarhumah ibunya dulu dia suka sekali tersenyum orangnya ramah sekali dia pintar cari teman saya yakin andaikan dia masih hidup saat ini dan kamu bertemu dengannya kamu pasti merasa nyaman dengannya karena dia mudah bergaul dan tidak sombong juga orangnya


Naura:Iya nyonya


Nyonya sinta: wah cucu nenek harum sekali sudah mandi rupanya, Oh iya Naura aku ke kamar dulu mau mandi gerah ini sebentar lagi juga sudah waktunya salat Azhar


Naura:iya nyonya silahkan

__ADS_1


setelahnya Nyonya Sinta mandi dia pun menghampiri saya dan zaki dia mengatakan ke saya Naura kau mandi lah sama sholat dulu sana biar zaki sama saya dulu, Naura pun mengatakan


Hmm,,saya sudah salat Ashar barusan nyonya dan nyonya sinta pun mengatakan oh sudah kalau begitu mandilah


Naura: sebentar saja saya mandinya nyonya nyonya istirahat saja dulu Nyonya kan baru pulang Nyonya pasti capek


Nyonya sinta: tidak apa-apa Naura,sini zaki nya (sambil menarik tangan zaki dan menaikkannya ke kursi yang ada di dekatnya)


Naura: baiklah Nyonya, saya pamit mandi dulu, setelah selesai saya langsung ke sini nyonya


Nyonya sinta: iya santai saja Naura tidak usah terlalu terburu-buru mandinya jangan sampai gara-gara terburu-buru kamu sampai tidak pakai sabun mandi lagi hehehe bercanda yah naura jangan dimasukkan ke hati


Naura:Sambil tersenyum naura mengatakan iya nyonya tidak apa-apa kok


Naura: sini zaki sama Mbak Naura, nenek mau istirahat dulu


Nyonya sinta: aku tidak mengantuk kok Naura lagian ini juga sudah terlalu sore untuk saya tidur jadi sebentar saja saya tidurnya kalau sudah malam


tiba-tiba bel berbunyi

__ADS_1


Mbak Mina pun segera membuka pintu ternyata yang datang adalah tuan Farel yang sudah pulang dari kantor


Mbak Mina: silakan masuk tuan Farel


Farel: Iya Mbak Mina terimakasih


zaki pun langsung turun dari kursi dan lari menghampiri papanya dan langsung memeluknya


Farel: halo anak papa yang ganteng


Zaki: halo papa palel, yeee papa palel sudah pulang


Farel: iya sayang papa sudah pulang, lihat apa yang papa bawa untuk zaki (sambil memperlihatkan sebuah bingkisan ke zaki,, zaki pun sangat senang melihatnya, zaki pun mengatakan apa itu papa palel, ayo buka papa palel)


Farel pun mulai membuka bingkisan tersebut dan ternyata itu adalah sebuah mainan pesawat untuk anaknya, zaki pun dengan senang langsung mengambil mainan pesawat yang diberikan oleh papanya,,farel pun mengatakan bagaimana zaki suka??


suka papa palel zaki suka sekali


Farel pun mengatakan, baguslah kalau zaki suka kalau begitu zaki bilang apa sama papa?

__ADS_1


zaki pun dengan tersenyum ke papanya dan mengatakan terima kasih papa palel


sama-sama anak gantengnya papa ucap Farel


__ADS_2