jadi yang tak terduga

jadi yang tak terduga
4. Episode Keempat


__ADS_3

 


\# Beberapa menit kemudian.......


 


~Supir Taxi : permisi, kita udah sampai di depan kantor perusahaan G.


~Leo : iya, ini uangnya. (memberikan uang dan keluar).


 


\# Xixi dan Leo Di Lobby kantor


 


~Xixi : tunggu, aku mau tambahan waktu pendaftaran karyawan baru. Aku dan ruo nggak mau dapat posisi dengan cara curang.


~Leo : bisa di urus, sekarang aku sibuk kamu tunggu teman kamu di sini. (berbicara sambil pergi).


~Xixi : eh jangan pergi du.... lu..... Ih belum selesai ngomong tau! Udah main pergi aja, mentang mentang mau ketemu camer (ngomel ngomel sendiri).


 


Ruo datang dengan asisten leo,mereka saling bercerita tentang yang terjadi pada mereka saat tadi berpisah. Mereka bercerita layaknya dua sahabat yang tak bertemu selama bertahun tahun,padahal nyatanya baru berapa puluh menit. setelah itu dengan bantuan asisten leo mereka di izinkan melamar dan ikut tes walau waktu nya sudah terlambat. xixi dan ruo langsung melamar kerja dan mengikuti tes, hasilnya mereka berhasil di terima di perusahaan G.


 


~Ruo : xixi, (menyapa melaibaikan tangan sama mendekat ke arah xixi).


~Xixi : ruo kamu nggak apa apa?


~Ruo : nggak, kamu nggak apa apa juga kan?


~Xixi : enggak kok. owh ya aku mau tanya, gimana ceritanya dia yang masuk taxi bukan kamu?


~Ruo : emang dia nggak cerita sama kamu?


~Xixi : dia cerita sih, tapi aku nggak percaya kalau bukan kamu yang cerita.


~Ruo : ok aku cerita deh, simak baik-baik cerita nya.


~Xixi : iya.


~Ruo : aku kan udah selesai ngobrol sama mama dan aku mau masuk ke dalam taxi tapi ada yang berteriak tunggu. Aku... (perkataannya di potong).


~Xixi : terus siapa yang teriak lanjutin dong. (memotong cerita ruo).


~Ruo : sabar dong jangan potong cerita orang kalau mau tau lanjutannya tuh (mencubit pipi xixi).


~Xixi : aww sakit, iya ya aku ga potong cerita kamu lagi deh. Cepat lanjut.


~Ruo : ya kamu tau lah dia bilang apa. Dan aku ngalah, dia yang masuk taxi nya.


~Xixi : ih kamu mah cuma alesan itu aja kamu ngalah.


~Ruo : itu tandanya dia benar benar serius dan maupun ambil hatinya camer biar di restuin.


~Xixi : emang harus ambil hati nya camer dulu ya?


~Ruo : aduh xixi, kalau bukan sahabat ku mah udah aku abisin (mulai geregetan).


~Xixi : di emang aku makanan mau diabisin? Aku marah sama kamu!


~Ruo : ih ko jadi kamu yang marah sih, aku yang dibikin gereget sama kamu. Aku yang harus nya marah xixi!


~Xixi : lah kapan coba aku bikin gereget kamu, aku ga ngerasa tuh (berkata tanpa beban).


~Ruo : enak banget ngomongnya, ini nih yang bikin orang gereget (menidungkan telunjuk).

__ADS_1


~Xixi : aku salah ngomong ya?


~Ruo : bukan salah ngomong tapi ga konek - konek otaknya tuh, terlalu.... Ya itulah.


~Xixi : kamunya mau bilang aku bodoh ya? Ih ruo jahat banget sama xixi (menunjukkan tingkah laku anak kecil).


~Ruo : in kamunya sendiri yang bilang, aku nggak ngomong kaya gitu.


~Xixi : ya tapi kan maksudnya kayak gitu kan (memanyunkan bibirnya).


~Ruo : iya ya maaf deh tuan putri. Udah jangan manyun dong jelek tau. (mencubit pipi xixi).


~Xixi : ya udah sih jangan cubit pipi aku mulu nantinya pipi aku caby.


~Ruo : udah caby kali.


~Supir leo : ehem maaf ganggu, kalian jadi melamar kerja nggak?


~Xixi & Ruo : jadi lah, ayo tunjukin jalannya.


~Supir Leo : oke, ikuti saya kesini tempatnya (menunjukkan tempatnya).


setelah wawancara


~Supir Leo : setelah ini kalian berdua ingin pergi ke mana?


~Xixi : kami ingin ke mall untuk membeli kebutuhan kuliah besok.


~Ruo : emang kenapa pa.... Eee siapa ya namanya? (karena tak tahu namanya, ruo dengan segera melontarkan pertanyaan).


~Supir Leo : nama saya "zou ling" panggil aja pa zou (menjawab dengan cekatan).


~Ruo : ouh, pa zuo kenapa nanyain 'kita mau ke mana', emang ada urusan apa nanya seperti itu?


~Pa Zuo : saya mau anterin kalian.


~Xixi : nggak usah repot repot pa zuo, kami nggak perlu di anterin pa.


~Ruo : iya papa zuo, terima kasih banyak (menanggapi kartu nama tersebut).


 


\# Leo dan Papa Xixi


 


~Leo : maaf telah membuat om menunggu lama (memasuki ruangan).


~Papa Xixi : tak apa, om pun baru datang (bangkit dari duduk nya tadi).


~Leo : om kenapa kesini, kan leo udah di negara ini biar leo yang mencari xixi om tunggu kabar dari leo aja.


~Papa Xixi : sebelum mencari nya kamu harus tau wajah nya dulu kan.


~Leo : eh iya saking senengnya di jodohin sama xixi terus denger xixi kabur langsung panik deh dan lupa liat fotonya (menggaruk kepala).


~Papa Xixi : kamu jangan nyesel kalau xixi wajah nya jelek ya?


~Leo : ga lah om, aku suka sama dia karna sifatnya dan juga dari dalam hati ku (memegang dada nya).


~Papa Xixi : ok siap siap....... Ini foto nya (menunjukkan foto xixi yang ada di hp papa nya xixi).


~Leo : eh, dia........ (sedikit kaget tapi sedikit senang juga).


~Papa Xixi : xixi kenapa jelek y? ga jadi mau sama xixi y?


~Leo : om...... (terpotong omongan nya).


~Papa Xixi : ga apa apa lah, xixi juga ga mau di jodohin. Om pu.... (terpotong).

__ADS_1


~Leo : om dengerin aku dulu (merengek seperti anak kecil).


~Leo : om aku sama dia jodoh, tadi pagi aku ketemu dia (menjelaskan).


~Papa Xixi : kamu udah ketemu sama xixi? Terus dia dimana sekarang? Dia tinggal di mana? Sama siapa?terus dia..... (terpotong).


~Leo : om nanyain nya satu satu dan pelan pelan ok.


~Papa Xixi : udah cepet jawab!


~Leo : iya aku udah ketemu xixi tadi pagi dan dia melamar kerja di sini sama sahabat nya.


~Papa Xixi : terus kamu terima nggak? Kamu harus terima dia, biar xixi ga kesulitan cari uang (nada yang khawatir).


~Leo : iya aku udah terima dari awal karena @@@@(menceritakan kejadian tadi pagi).


~Papa Xixi : xixi masih di sini nggak? Kalau masih di sini, suruh cepet pergi biar om bisa keluar.


~Leo : eh kenapa? Dan om kita kan kesini cari xixi, sekarang udah ketemu om malah ga mau nemuin dia.


~Papa Xixi : leo coba kamu analisis.


~Leo : ah iya (setelah beberapa detik menganalisis) leo paham maksud om.


~Papa Xixi : coba kamu cek xixi masih di sini nggak?


~Leo : ok om (menelepon seseorang), halo pa zuo aku mau tanya apa xixi dan temannya udah pulang?


~Pa Zuo : ya mereka baru keluar, memangnya kenapa tuan muda?


~Leo : ga ada apa apa, ok makasih pa.


~Pa Zuo : ya tuan muda.


~Leo : (mematikan telpon), xixi udah pulang om.


~Papa Xixi : kalau begitu om pergi juga.


~Leo : ga liat liat dulu?


~Papa Xixi : nggak om nanti ada rapat di daerah sekitar sini.


~Leo : ya udah, hati hati om.


~Papa Xixi : ya (melangkah keluar).


 


\# Xixi & Ruo Di Mall


 


~Ruo : kamu mau beli perlengkapan sekolah apa lagi, kan semua udah di beli kemarin.


~Xixi : bukan mau beli perlengkapan sekolah.


~Ruo : tadi bilangnya mau beli perlengkapan sekolah,gimana sih kesini percuma kalo gitu mah.


~Xixi : enggak lah, aku kesini mau beli komik terbaru limited edition loh.


~Ruo : eh kok aku ga tau sih, perasaan di grup ga ada pemberitahuan deh.


~Xixi : aku punya dua grup.


~Ruo : ih sebel, kamu kok ga masukin kau ke grup nya.


~Xixi : ya aku juga baru di masukin tiga hari yang lalu.


~Ruo : minta link grup nya, aku mau masuk.

__ADS_1


~Xixi : nanti aja di rumah kita beli komik dulu, ntar keburu abis kalo galau cepet mah.


~Ruo : iya yuk (berjalan menuju toko komik).


__ADS_2