
Mum entar dari sini kita jalan" aja dulu yuk,
Kan,kita berangkat jam dua siang
ya, sekarang, kita jalan jalan saja dulu,
Mumpung masih di sini,
Gimana kita ke mall, sekalian shoping, kita belanja"dulu persiapan penikahan,
"hatiku berbunga seketika"
Tak mau ketinggalan, obat nyamuk pun turut serta,, ya' itung" seorang Arkan ada temanya, kan gak enak juga kalau di tinggalin,,bisiku dalam hati,,
sepuluh menit berlalu, taxi yang di tumpangi, tiba di sebuah gedung yang menjulang tinggi, dengan area parkir melebihi stadion gelora bungkarno,
"Amboi gede bangat,"
Kami Mengambil satu jalan, untuk menaiki lift,
Tampak susana di mall sangat rame,,
Arkan, tampak menarik tangan, mumtahan, untuk masuk di sebuah tempat yang terdapat baju baju pengantin,
Mum, kamu suka yang mana??
Pilih saja, nanti aku bayar,
"Ya, elaaah,, sosweet bangat, calon suamiku,
*Tampak mumtahanah memilih sebuah gaun, yang sangat cantik, dan sebuah jas yang tidak kalah bagusnya,
Lalu menuju kekasir, untuk membayar tagihan, tampak Arkan mengeluarkan kartu kerdit miliknya, dan menyerahkan ke kasir,, total semua 5 juta pak,
__ADS_1
" pak, hahahha, kurang asem, masih tampan gini di panggil bapak,"
Arkan, tampak tersenyum, menahan tawa ,kerena di panggil bapak,
Eeeh,, teman kamu kemana??
Tanya mumtahanah,
Laah, bukanya tadi di samping kita??
"duuh ni obat nyamuk malah ngilang segala,, uupst canda,"
Yang di cari tak kunjung ketemu,
Weleeeh,, tuu dia, Arkan menunjuk ke suatu arah,
Ternyata si dia ada nya di situ,,
Yuk nyamperin ah,, kasian sekalian kita makan dulu,
Pelayan pun datang mendekat, lalu di pesanlah menu, makanan yang ada di daftar menu tersebut,,,
Adit lo mau pesan apa??
Apa aja deh, ok,
Mba, kita pesan menu yang sama ya,
Tunggu sebentar ya, tak menunggu lama, pelayanpun datang, membawa pesanan yang tadi di pesan,
Selamat menikmati,
...****************...
__ADS_1
Kini jarum jam, sudah menjukan pukul 12 siang,
Yuk kita ke pelabuhan, jangan sampe kita ketinggaln speed, tampak sebuah mobil yang sudah di pesanpun ,sudah datang menjemput, lalu kami ber tiga, melangkah masuk ke dalam mobil, yang akan membawa kami menuju pelabuhan yang di tuju,,
Ternyata di sana sudah nampak penumpang lain, yang akan berangkat menuju ke tujuan yang sama,,
Semua mata memandang, ke arah kami, terutama ke arah Arkan surya Wiguna,,
"risih, di buatnya, kalau berada di samping, seorang yang tampan"
Eh, calon suami, kamu ngerasa gak sih, kalau semua mata memandang ke arahmu,??
Mas sih?? Perasa'an tak ada tu, yang memandang ke arahku, melainkan kerah seorang wanita yang akan menjadi istriku, ucapnya pelan,,
"i,i,ini parah ni"
candanya kelewatan, udah,
gak usah salting, anggap saja tidak ada siapa"di hadapan kita,
Gumamnya lirih, tepat di samping telinga,, sampe menusuk jantung seorang mumtahanah,,
"speed yang kami tumpangi ,sudah berangkat meninggalkan dermaga, kini hamparan laut ,dengan ombak yang memutih, burung laut tampak terbang di atas permuka'an laut,
Hati yang mengebu, sekan ikut memacu dengan cepat, seperti speed yang memecah lautan,
Perasa'an bimbang karena sebentar lagi akan bertemu calon mama mantu, dan ipar kian berkecamuk,
Untuk nya tadi sudah makan siang, coba kala tidak, bisa pingsan, aku kalau bertemu dengan mereka,,
"jangan gerogi, toh yang kamu hadapin manusia bukan srigala"
Tarik napas dengan pelan,
__ADS_1
Kamu kenapa??
Tidak ucap seorang mumtahanah,,,