
**
Sekian menit, berada di atas sped, membuat bokongku terasa panas.
tampak seorang Mumtahanah, mulai gelisah.
*Arkan yang sedari, tadi tampak memperhatikan, nya lalu bertanya,,
*ada apa mum, perasa'an kamu sepertinya gelisah??
Takut bertemu sama keluarga ku ya??
*so' tau bangat ni orang, gak tau apa, ni tempat duduk sudah panas,"
bukan gitu, ini yang buat, aku gelisah, sambil menunjuk, tempat duduk'ku.
Oooh panas, hahahah
Huuust,, tertawanya jangan kencang kencang, malu tau.
Karena tertawanya begitu besar, akhirnya, semua mata memandang ke arah kami,
...****************...
Tanpa terasa, sampialah kami, di sebuah dermaga, tampak seorang Arkan, berjalan dengan menggandeng, seorang wanit,yang akan di jadikan istrinya,
.
.
.
**tampak sepasang mata, yang mengenali Arkan lalu menghampirinya,
"dia seorang wanita,
.
.
.
Ooh,,
jadi karena dia ini, lo ninggalin sherly,??
Aku yang kaget nama sherly di sebutpun terkejut, tapi tidak dengan seorang Arkan,
.
.
Dia tampak santai santai saja,,
Kalau iya kenapa??
Mau ngadu???
Silahkan,,
Saya tidak perduli, ucapnya dengan tegas di hadapan wanita tersebut..
.
.
Lalu di genggamnya tangan mumtahanah,,
perkenalkan ,ini calon istri seorang Arkan Suraya Wiguna ,tegas nya.
.
.
.
Wanita yang di hadapan nya, tampak terkejut, seakan bola matanya ikut terlepas,
.
__ADS_1
.
Mumtahanah, yang menyadari, akan hal tersebut, lalu menarik tangan sang calon suami, dan berlalu dari hadapan wanita tersebut.
.
.
.
"sedingin ini kah dan segalak ini kah dia jika sedang marah??" ooh tidak, ini tidak boleh terjadi,"
.
.
.
**
kamu tau dia itu siapa mum??
Aku yang tak mengenali wanita tersebut hanya menggeleng, dia adalah salah satu tante nya Sherly.
Ooh, pantasan dia kelihatan begitu marah padamu,
*siapa suruh menyakiti hati ku, gumamnya,
.
.
.
Sebenarnya aku masih penasaran sih,dengan kisah cinta antara Arkan dan sherly.
tapi aku belom berani menanya kan nya,, aku takut terganggu dengan hubunganku.
.
.
.
.
Ayolah, lupakan dulu si Sherly, ayo mari kita pulang ke rumahmu, pintaku,,
Ooh iya, hampir saja lupa,,
Yuk, dia menggandeng tangan, seorang mumtahanah, menuju kerumah, saudari perempua,nya. yang tak jauh dari pelabuhan,.
Aku yang baru pertama kali bertemu kakak nya merasa malu tapi tidak dengan sangkakak.
Dengan rasa percaya diri sang kakak memperkenalkan diri, tampak senyuman ramah, terpancar, dari wajah seorang kakak.
Perkenalkan nama saya adalah Anita
Kakak dari Arkan.
hampir 30 menit berbincang bincang.
.
..
.
"Arkan, Ajak makan dulu, entar baru ke rumah ibu,,
.
.
Iya kak, jawabnya,,
.
.
__ADS_1
.
"ku kira dah finish di sini ternyata belom, semoga mama mantu, sebaik dan seramah kaka ipar ya, gumamku,"
...****************...
Setelah selesai makan, Arkan pun pamit kepada kakaknya,,
Kak, aku kerumah ibu ya,
Iya, jaga anak orang,
.
.
Ok kak,
.
..
Hubungan antara kakak dan adik yang begitu hangat,
...****************...
Arkan tampak, menuju sebuah gudang,
ayo naik, kita pake motor saja,
Emang jauh lagi ya?? Tanya mumtahanah,
Iya buruan mama sudah menunggu,
.
.
Segera ku lakukan perintahnya.
entar kita jalan jalan ya.
Iya, tapi antar dulu ke rumah mama mu ucapku.
.
.
dengan kecepatan sedang tibalah kami di sebuah rumah yang di tata dengan begitu indah tampak asri halaman depan nya.
yang di penuhi dengan bunga bunga yang indah.
*Assalamualaikum,
Arkan mengucapkan salam,
Tampak seorang wanita membukakann pintu dan menjawab,
Wa'alaikum salam,,
Mana mama??
Tanya Arkan kepada wanita yang membukan pintu.
Mungkin di kamar nya,
.
.
Arkan, masuk kekamar dan keluar bersama seorang perempuan yang sudah paruh baya.
Mumtahanah yang menyadari langsung mendekat dan meyodorkan tangan dan di ciumnya tangan wanita tersebut.
Mum ini mamaku
dan ini adiku,
sambil menujuk ke wanita yang tadi membukankan pintu.
__ADS_1
dan ini ponakanku,.....