
semenjak kedatangan kedua orang tua putri ,putri memutuskan untuk tidak masuk kantor,semua pekerjaan kantor dia kerjakan di rumah .
Leni yang pulang pergi mengantar berkas yang di perlukan putri . l
Hari ini jadwal ayah putri medical check up jantung ,berhubung berada di jakarta jadi putri mengajak ayahny check ke rumah sakit termahal dan terbagus di sana .
"ayah mari kita ke Rumah sakit biar ayah selalu sehat, ajak putri kepada ayahnya..
"ayah putri pun mengangguk menuruti kemauan putri semata wayangny..
mereka pun pergi ke rumah sakit bersama,di sana terlihat Bary yang sedang menunggu kedatangan putri .
sebelum ke Rumah sakit putri sempat menghubungi Bary perihal kedua orangtua nya yang akan melakukan medical check up ..
"halo om,tante,bagaimana kabar kalian ?
tanya bary sambil mencium tangan kedua oramg tua putri ...
"baik nak ,,tante dan om kesini hanya untuk melihat keadaan om aja .. ucap ibu putri lembut ..
"mari om, tante kita langsung aja kalo gitu ,tadi Bary udah konfirmasi ke bagian dokter jantung ,kata Bary sambil menunjukan jalan ke ruangan dokter specialis jantung Teman Bary
"Eh Ry gue ke toilet dulu ya ,tolong lo temenin bokap nyokap dulu ya,kebelet nie ,ucap putri
"oke deh ,sebelah sana ya put toilet nya ,, kata bary sambil menunjuk ke arah toilet
putri pun terburu buru ke toilet karena sudah tidak tahan ,ketika hendak sampai ke toilet ,putri berpasan dengan pria yang merasa dia kenal ...
"lo ,kata Putri dan Frans bersamaan .
__ADS_1
kenapa dunia ini sempit sekali ,selalu ketemu sama ini orang ,Batin putri dan Frans
Putri dan Frans pun beradu pandang lumayan lama ,putri sampai lupa tujuan nya saat ingin ke toilet ...
"ngapain lo liat liat ,tanya putri jutek
"percaya diri banget sih lo,saut Frans
"lo buntutin gue ya ,tanya putri
"eh lo liat nie gue pake baju apa ? jawab Frans mulai kesel
putri berpikir sejenak ,oh dia dokter ,apa dia dokter disini .
"kenapa lo bengong Malu ya ,kata Frans mengejek
"jiah kenapa juga gue harus malu ,dalam kamus wanita itu wanita selalu benar ,,jawab Putri yang menutupi rasa malu nya
"ahhh tuh kan gara gara ketemu pria menyebalkan itu gue sampai lupa mau ke toilet gerutu putri
sedangkan para suster yang melihat perdebatan kecil Putri dan Frans hanya menatap sinis ke arah putri karena membuat pujaan hati mereka terlihat kesal ..
"nyonya tidak perlu khawatir keadaan tuan saat ini cukup stabil ,kalau bisa tuan tidak boleh di biarkan banyak pikiran agar kesehatan tuan selalu stabil ,,ucap dokter kepada ibu,bapak putri ...
"tuh kan yah apa ibu bilang ,ayah itu jangan terlalu memikirkan putri ,,putri itu sudah besar yah bisa menjaga dirinya sendiri
"bagaimana ayah tidak kepikiran bu ,anak kita menjadi janda di usia nya masih muda ,,di tambah sekarang dia enggan menjalin hubungan,ayah takut usia ayah tidak lama lagi ,saut ayah putri sedih
"ayah jangan ngomong seperti itu ,ayah pasti selalu sehat ,,jawab ibu putri .
__ADS_1
dokter dan Bary pun merasa terharu melihat perdebatan kedua orangtua putri yang mengkhawatirkan anaknya
putri yang sedari tadi menguping di balik pintu pun ,meneteskan air mata
"maaf ayah ibu putri membuat kalian khawatir ,batin putri menangis
Frans yang melihat kejadian di mana putri menangis ,,rasanya tidak percaya ternyata wanita yang terlihat sembrono itu bisa juga menangis .batin Frans terenyuh melihat pemandangan di depan matanya ...
putri mengetuk pintu dan memasuki ruangan langsung memeluk kedua orang tuanya ..
"Ayah ibu ,udah check up nya ... tanya putri
"udah sayang ,hayu kita pulang ,jawab ibu putri mengajak anaknya pulang
"terima kasih dokter ,,ucap mereka beraamaan
dokterpun mengangguk dan mengucapkan salam
mereka meninggalkan ruangan dokter di antar Bary
"Bary bro kuhhhhh kita pulang dulu ya ,kata putri kepada sahabat baiknya itu ..
"iya iya hati hati jangan ngebut bawa mobilnya ,om,tante masih lama kan di jakarta ..nanti kalo ada waktu Bary bersama Vania mengunjungi om dan tante .
"iya nak kami tunggu ,,senyum ayah dan ibu Putri.
mereka pun berpelukan dan mengucap salam
Frans yang masih menatap ke arah itu pun tersenyum.
__ADS_1
"apakah wanita itu saudara Bary ,Pikir Frans