
.
Beberapa tahun kemudian..
...........
Tahun sudah berlalu, banyak yang sudah Selin lalui dengan bahagia terlebih nyonya Liu yang sedang di siksa di alam lain akibat kelakukan nya di dunia. Nyonya Liu meninggal akibat terjatuh dari anak tangga di teras mansion, mengakibatkan benturan keras di kepalanya hingga pendarahan hebat di dalam otaknya..
Author : Merdeka...
Selin juga sudah mempunyai anak perempuan yang masih berumur 10 tahun, Sedangkan Kenzo. Dia tumbuh menjadi pria tampan dan berkharisma..
.
...........
Di sebuah kamar apartemen yang sangat mewah, ada seorang pria tampan yang masih bergelut dengan selimutnya. Perlahan mata itu terbuka dan tersenyum menyambut pagi hari..
Ceklekk...
Pintu kamar terbuka, bersamaan dengan seorang pria yang baru saja menutup sambungan telponnya lalu melihat bos nya yang masih tertidur pulas..
''Bos apa kau tidak ingin bangun? ini sudah waktu nya anda berangkat kerja.!! Sang asisten pribadi menggoyangkan bahu Bos nya yang sebenarnya sudah bangun itu..
"Haissshh mengapa aku merasa seperti seorang istri, yang harus membangunkan suaminya.!! gerutu Sang Asisten..
Sang Bos menggeliat kan badannya. ''Azkha, Azkha, Azkhaa... Aku sudah bangun dan tidak usah ngedumel.'' ucapnya yang langsung bringsut duduk..
''Ahh baguslah jika kau sudah bangun, mangkannya cari istri biar aku tidak membangunkan dirimu lagi. Lama-lama aku pakai daster juga nih..''
''Baiklah-baiklah, kau seperti seorang istri yang selalu mengedumel di pagi hari.'' ejek Kenzo turun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi..
.
__ADS_1
.
...........
Sedangkan di tempat lain.
Seorang gadis tengah berlari menuju gedung perkantoran, dua hari yang lalu dia di panggil untuk Interview pekerjaan di perusahaan ternama di Jakarta..
Dengan semangat empat lima, dia sudah berdandan cantik dan rapih. Lalu duduk dengan tenang mengantri dengan yang lainnya..
Dia adalah Shandy Aulia yang biasa di panggil Aulia, dia berumur 23thn dengan sifat ceria dan ramah kepada siapapun..
Tak berapa lama dia dan tiga orang lainnya di panggil kedalam, dan memperkenalkan dan menunjukan kemampuan masing-masing lalu di beri beberapa pertanyaan..
''Baiklah tunggu di ruangan yang sudah di sediakan, kami akan mengabari kalian, jika Bos sudah membuat keputusan kalian akan bekerja di sini besok.'' ucap skertaris Perusahaan yang di tugasnya untuk meng Interview para pelamar kerja..
Semuanya mengangguk dan melangkah pergi dari ruangan itu, berharap bisa di terima bekerja di perusahaan ini...
.
.
...........
Dia melangkah penuh wibawa bersama Azkha asisten pribadinya, menuju lantai atas dimana ruang kerjanya berada.. Semua karyawan membungkuk saat berpapasan dengannya, dan tanpa di duga Kenzo dan Aulia berpapasan tanpa ada yang mengenali satu sama lain..
Namun Aulia menghentikan langkahnya, di saat di merasakan sesuatu yang aneh di dalam hatinya yang tiba-tiba berdetak..
''Aulia ada apa.? tanya seorang gadis yang tadi melakukan wawancara bersama..
Aulia menoleh dan tersenyum. ''Aah tidak ada, ayo kita pergi karna sebentar lagi kita akan melakukan wawancara untuk kedua kalinya..
Mereka berdua pun pergi untuk mencari cemilan pengganjal perut..
.
__ADS_1
Sedangkan di ruangan Kenzo, dia langsung bekerja di meja kerja nya karna banyak berkas yang perlu dia periksa dan membutuhkan tanda tangannya..
Tok.
Tok.
Pintu terbuka bersamaan dengan Sekertaris yang bernama Bella. ''Bos, ini berkas yang harus kau tanda tangani.'' Bella menaruh map itu di depan Kenzo, lalu dia berjalan mengitari meja dan berdiri di sisi Kenzo..
''Nanti malam akan ada pesta pertemuan di hotel Prans, apa kau mau menjadi pasanganku.?
Kenzo menoleh dan tersenyum. ''Bagaimana menurutmu.?
''Aahh sudahlah, aku sudah terbiasa dengan penolakkan mu.'' tebak Bella sudah menduga jika dirinya akan di tolak lagi dan lagi..
Bella duduk di kursi berhadapan dengan Kenzo, melipatkan kedua tangannya dan menatap atasan nya sekaligus teman sedari mereka sekolah SMA..
''Bell, apa kau sudah menjadwalkan pertemuanku dengan Tuan Shang?
Bella mengaguk..
''Oh aku lupa, disana ada bio data para calon karyawan baru. Segeralah pilih beberapa dari mereka karna sebentar lagi akan mengumumkan hasilnya..
Kenzo melirik lalu mengambil dan membuka map itu, di periksa satu persatu dan Kenzo sedikit terdiam saat melihat biodata seseorang yang sangat familiar untuknya..
''He came by himself.( dia datang dengan sendirinya)." Kenzo tersenyum dan memberi tahu beberapa orang yang di terima di perusahaannya..
.
***Like.
Like.
komen.
kirim bunganya yaaa Ziyeng***..
__ADS_1