JANGAN DI BACA

JANGAN DI BACA
S2. Bertemu


__ADS_3

HALLO ZIYENG, PEMBACA SETIA RYO DAN SELIN. MAAF YAA KARNA BARU UP, AUTHOR TUH SEDIH KARNA BAB YANG DI TULIS DI BUKU HILANG ENTAH RAIB KE MANA..


JADI AUTHOR UDAH LAMA GAK UP KARNA LUPA ALUR YANG UDAH DI TULIS DI BUKU ITU😭😭😭 SEDIH TAPI GAK PAPA LAH..


...........


...Happy reading ziyeng...


.


Kenzo berjalan keruangan seleksi, dimana dia akan memilih dan menentukan siapa saja yang pantas bekerja di perusahaannya..


Thap..


Thap..


Thap..


Bunyi sepatu semakin dekat, membuat semua orang yang ada di ruangan sangat gugup dengan kedatangannya. Kenzo muncul di balik pintu dengan kedua tangan di masukkan di saku celana nampak gagah dan mempesona setiap orang yang melihatnya..


Kenzo berdiri menatap satu persatu dan berhenti ketika pandangan dia dan Aulia bertemu..


Deg..


Kedua jantung mereka berdetak secara bersamaan, Kenzo sangat mengenali teman masa kecilnya itu, begitu pun dengan Aulia yang terdiam sejenak lalu membuang mukanya ke arah lain saat pandangan mereka bertemu beberapa detik..


Kenzo duduk di kursi yang sudah di siapkan untuknya, lalu memberikan pertanyaan pada setiap pelamar yang akan bekerja di perusahaannya..


''Aku mempunyai pertanyaan, dan aku berharap jawaban kalian sangat memuaskan.'' ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari wajah cantik Aulia..


Mereka semua mengaguk, dan langsung membuka leptop mereka..


''Kemarin aku mendapatkan informasi penting, mengenai saham di Italia perusahaan Teknologi Nandira Gr. berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan Listrik Pt Almose. Mereka berdua memberikan penawan kepadaku untuk bergabung dan menanam saham, Jadi coba kalian analisis terlebih dulu apakah kita harus bergabung dengan mereka.?


Satu orang berdiri. ''Menurutku seharusnya kita bergabung dengan mereka, karna harga saham perusahaan keduanya saat ini menghasilkan pundi dolar yang tidak terhitung.!!

__ADS_1


Lalu seterusnya seperti itu, beberapa orang memberikan jawaban yang mana membuat Kenzo terdiam sambil memperhatikan..


Hingga saatnya Aulia yang berdiri sambil menghela nafas panjang lalu memberikan masukannya. ''Kurasa jangan! karna kita tidak akan mendapatkan untung yang banyak karna tanpa orang ketahui jika perusahaan Nandira Gr. merosot selama dua tahun ini.'' tutur Aulia..


Wawancara cara itu berlanjut hingga tanpa pikir panjang, Kenzo pun menerima semuanya masuk kedalam perusahaannya. Yang mana membuat ke empat orang termasuk Aulia sangat senang mendengar jika mereka di terima bekerja..


''Dan kalian, karna kalian sudah di terima di perusahaan kami. Kalian boleh menghadiri pesta tahunan kantor yang akan di selenggarakan nanti malam di gedung Poroish..


Mereka berempat mengangguk..


Kenzo berdiri, namun sebelum melangkah dia menatap Aulia sekilas lalu pergi dari sana tanpa kata..


.


Malam pesta..#


.


Aulia datang ke pesta sendirian, dengan gaun sederhana namun dia sangat terlihat cantik dan anggun.


''Silahkan masuk nona.''


Aulia tersenyum lalu masuk kedalam, namun sebelum masuk kedalam Aulia menatap gedung hotel mewah ini dengan tatapan kagum..


"Akhirnya aku bisa bekerja di perusahaan besar ini, tak sia_sia pengorbanan kedua orang tuaku untuk menyekolahkan diriku. Haaaahhh ibu ayah doakan anak ini supaya sukses." Gumam Aulia dalam hati lalu melangkah masuk..


...........


Ketika Aulia masuk kedalam, ia mengedarkan pandangannya melihat sekitar dan bisa melihat jika semua orang sedang menikmati pesta malam ini..


Dekorasi, musik, dan hidangan mewah sudah tersaji pada tempatnya yang mana membuat Aurell menyunggingkan senyumannya..


"Ahhh sayang sekali aku tidak bisa membungkus makanan mewah ini, aku tidak membawa kantong keresek dan juga tas ku kecil." gumam Aulia dalam hati menggerutu karna tidak memakai tas lebih besar..


Ketika Aulia mengambil minum, ia melihat Kenzo yang sedang di wawancarai oleh beberapa wartawan dan mencibikkna bibirnya dengan kesal. Tanpa Aulia sadari jika Kenzo melihat itu semua.

__ADS_1


''Kau masih menggemaskan! sama seperti dulu si cengengku,'' Gumam Kenzo dalam hati..


Salah satu wartawan bertanya pada Kenzo. ''Tuan muda Kenzo, perusahaan MH.crop telah sukses beberapa tahun ini. Adakah kata yang mau kau ucapkan ? tanya salah satu wartawan itu..


Kenzo diam tak bergeming, netra matanya malah melihat Aulia yang pergi dari pesta. Kenzo pun membisikkan sesuatu pada Azkha..


''Kau urus semuanya, aku akan pergi sebentar.'' bisiknya yang langsung di angguki oleh Azkha..


....... ...


Sedangkan Aulia, dia sedang berjalan di dekat kolam renang, dan melihat lampu lampu hiasan yang sangat bagus. Mulutnya berkomat kamit entah apa yang dia bicarakan, tanpa menyadari jika Kenzo sudah berada di belakangnya..


''Apa kau sedang mengumpatku? ucap Kenzo yang mana membuat Aulia menoleh kebelakang. Dan saat ia tau jika Kenzo yang menghampiri nya, ia pun memutar matanya malas untuk berhadapan dengan Kenzo..


Kenzo berdiri di depan Aulia dan menatapnya, begitu pun dengan Aulia yang berani menatap Kenzo dengan lekat. Namun Kenzo bisa melihat dari tatapan Aulia jika wanita di depannya ini memiliki rasa kesal sekaligus benci..


''Bagaimana kau bisa tau aku berada di sini.? tanya Aulia


Kenzo terkekeh sambil memasukkan satu tangannya di saku. ''Sejak kecil aku sudah mengetahui, kalau kau tidak nyaman dengan sekitar, kau akan pergi dan mencari tempat sepi.''


Aulia memutar matanya malas, mendapatkan jawaban yang menyangkut nyangkutkan masa kecilnya. Aulia akan pergi namun tangannya di cekal oleh Kenzo..


''Tunggu, aku rasa ada kesalahan pahaman di antara kita.''


Sreet_


Aulia menepis tangan tangan Kenzo dengan kasar lalu menatap Kenzo. ''Kurasa tidak. saya permisi Tuan muda.'' Aulia pergi meninggalkan Kenzo yang masih diam dengan bingung.


''Kurasa ada yang harus di perbaiki.'' Gumam Kenzo melihat punggung Aulia yang semakin menjauh..


.


.


...LIKE.KOMEN.VOTE ...

__ADS_1


...Tekan Love yaa agar tau jika AUTHOR sudah up apa belum...


__ADS_2