
"Aku bisa menjawabnya! Malam itu Kamu minum anggur yang Aku tambahkan sedikit obat-obatan yang membuatmu senang dan karena niat baikku mencarikan dua pria berotot untuk Kamu supaya memuaskan keinginan Kamu. Siapa yang tahu kalau Kamu memasuki kamar pria liar, dan bahkan melakukan...... " Nada Della penuh dengan jijik.
" Abang Lucas terlalu baik hati takut Kamu tidak bisa menerima kebenaran, jadi dia berkata bahwa dia pria malam itu! "
"Kamu ......"
Carly gemetar karena marah. Dia tidak bisa menahan lagi dan memegang pergelangan tangan Della. “Mengapa kamu melakukan itu padaku? Mengapa! Apakah kamu tidak cukup menyakitiku? " Della pada awalnya hendak mendorong Carly, tapi dia melihat Lucas berdiri di belakang Carly, Dia segera melembutkan suaranya, menunjukkan ekspresi lembut dan menyedihkan.
“Kakak Carly, saya tahu saya salah. Jika Kamu ingin menyalahkan dan memarahi seseorang, maka lakukan itu terhadap Aku, jangan salahkan Abang lucas ... "
Carly mendengarnya dan membeku. Di detik berikutnya, dia melihat Della tiba-tiba jatuh ke lantai, pose itu seolah-olah dia mendorongnya.
"Carly! Apa yang kamu lakukan—— ” Suara memarahi terdengar dari belakangnya. Carly kaget dan melihat Lucas yang berekspersi dingin. Lucas melewatinya, dan menolong Della.
"Della, kamu baik-baik saja?" kata Lucas
Della menyenderkan seluruh tubuhnya pada Lucas dan berkata.
"Abang Lucas, aku tidak melakukannya dengan sengaja, aku tahu aku yang salah ...... Aku yang harus minta maaf kepada kakak karena semua ini……."
__ADS_1
"Sudah cukup, aku akan menyelesaikan semuanya!" Lucas menepuk pundak Della membawanya masuk ke mobil.
"Saya akan menjelaskan semuanya kepada Carly."
Pikiran Carly benar-benar kosong, dia menyaksikan Lucas berjalan ke arahnya dan menyaksikan mulutnya membuka dan menutup. Lucas berbicara lama sekali tentang waktu mereka bersama sebagai kekasih masa kecil, tentang perjuangannya ketika dia jatuh cinta pada Della, tentang kemarahannya ketika dia mengetahui bahwa Della telah berkomplot melawannya, keterkejutan dan rasa bersalahnya ketika dia mengetahui bahwa Carly hamil ……
Dia berbicara tentang bagaimana dia menerima permintaan maaf Della ……
Akhirnya, dia berkata: "Carly, aku minta maaf. Aku tidak bisa menikahimu. Itu bukan karena masalah malam itu atau pun anak ini, tetapi karena saya tidak bisa mengecewakan Della. Saya tidak ingin menipu diri sendiri dan perasaan saya. " Beberapa bulan ini, Lucas membawa Della ke luar negeri. Setelah bersama beberapa bulan menjadi sulit untuk berpisah. Meskipun dia telah mengakui bahwa dialah orang yang memiliki hubungan dengan Carly malam itu demi menutupi rasa sakitnya. Tapi didalam hatinya, dia sudah memilih Della.
Jadi setelah mengetahui bahwa Carly hamil, dia tidak tahan lagi dan segera pergi ke keluarga Carly untuk menjelaskan semuanya kepada orang tua mereka, dan untuk mengungkapkan kebenaran kepada Carly.
"Lalu bagaimana dengan Saya?" Carly melihat Su Yan dengan wajah penuh keputusasaan.
"Apakah Anda pernah memikirkan saya, bahkan tidak sedikit pun?"
Lucas tidak berbicara, dan setelah beberapa lama. Dia menarik tangan Carly
"Matahari terlalu cerah, mari kita pulang dulu ......"
__ADS_1
"Jangan sentuh aku——"Carly mendorong tangan Lucas, dan tertawa terbahak-bahak. Carly merasa hidupnya seperti lelucon. Untuk tinggal di kota yang sama dengan Lucas, ia telah mengerahkan seluruh kekuatannya di ruang kerjanya agar bisa masuk ke Universitas Jakarta. Untuk menyenangkan Lucas, dia telah membuang cita-cita akting. Untuk mencocokkan latar belakang asuhan dan keluarganya, dia telah meninggalkan orang tua angkatnya untuk kembali ke keluarga Della dan berusaha untuk menyenangkan orang-orang yang disebut tokoh-tokoh terhormat itu ……
Pada akhirnya balasan yang diterima adalah satu kalimat "Saya tidak bisa mengecewakan Della." Della tidak hanya mencuri identitasnya, dan juga orang tua kandungnya, tetapi sekarang ...... dia bahkan mencuri kekasihnya!
Della masih muda, sehingga kesalahannya bisa dimaafkan?
Lalu—— siapa yang akan bertanggung jawab atas hidupnya? Dia bahkan —— dia bahkan tidak tahu siapa lelaki di malam itu!
Carly menutupi wajahnya dengan tubuh gemetar, dia sudah dalam keputusasaan. Lucas menyaksikan Carly berjalan menuju jalan tanpa pikir panjang, seolah-olah sedang kesurupan. Dia membuang rokok yang dipegangnya di antara jari-jarinya, dan hendak mengejarnya. Tetapi ditahan oleh Della yang memegang lengan bajunya dari belakang.
"Abang Lucas ke mana Kamu akan pergi?"
Dan dalam sekejap Lucas ragu-ragu, suara keras terdengar. Carly yang telah berjalan di persimpangan zebra terlempar ke udara, mendarat dengan keras di tanah.
"Tolong—— tolong—— Seorang wanita hamil tertabrak——"
Dalam cahaya yang menyilaukan, Carly melihat dua wajah yang membuatnya mual. Rasa sakit dari perutnya menyebabkan dia kehilangan kesadaran sedikit demi sedikit. Dia hanya mengedipkan matanya sekali, dan darah segar di dahinya mengalir ke matanya ...
Dunia jatuh ke dalam kegelapan ...
__ADS_1