Jared Alexander Reyes Pena

Jared Alexander Reyes Pena
_Terlalu cepat_


__ADS_3

Jax mengirimkan pesan ke nomor Alesya


Jax: Semoga suka dengan buket nya :)


Alesya yang memang sedang memainkan ponselnya langsung membuka whatsapp karena ada beberapa notif chat.


Alesya: terima kasih banyak


Jax: Josef sangat senang hari ini dan semua karena mu


Alesya: Titip kan salam ku untuk Josef


Jax: hanya Josef ?


Alesya: Iya


Jax: Alesya I have crush on you :')


"Astaga-astaga ini sangat tidaklah benar


Kenapa aku _terlalu cepat_mengungkapkan apa yang ada di hatiku."


Jax segera menghapus pesan untuk semua orang dan untung nya Alesya sedang tidak online lagi


Jax kembali mengirimkan pesan pada Alesya


Jax: maaf salah ketik hehe


Jax: Semoga hari-hari mu selalu di penuhi kebahagian Alesya


Alesya: Thank you


"Bodoh-bodoh tidak secepat itu Jax" ucap Jax dalam hati


Jax bangun dari duduk nya dan berjalan menuju kamar


"Mau kemana Jax" tanya kak Cerise


"Mau kemana aja boleh" sahut Jax


"Kak Jax mau ke hati kak Alesya hahaha yaa kan kak" ucap Josef


"Cihh anak kecil" sahut Jax pada Josef


"Jax pasangkan lah dulu foto ini, bingkai nya ada di laci" perintah mommy


"Nanti saja bisa" sahut Jax


Jax tak menghiraukan perintah mommy nya


"Biar aku saja mom yang memasang kan nya" ucap Justin


"pasangkan di ruang tengah" ucap mommy


"Jax lagi galau mom karena itulah dia tidak mau di suruh" ucap Cerise


"Cerewet cerewet" sahut Jax dari kejauhan.


Jax memasuki kamarnya


Bayang-bayang wajah Alesya saat tersenyum selalu muncul di pikiran Jax.


"Otat dan hati ku telah di rasuki oleh Alesya"


Jax mengambil ponsel nya dan membuka aplikasi instagram seperti biasa ia akan melakukan live streaming saat tidak sibuk.


Jax menyapa para pengemar nya


"Halo gusy"


Baru beberapa detik Jax menyalakan live sudah banyak penonton


Kolom komentar telah di penuhi kata-kata manis dari para fans terutama dari fans kaum wanita.


@fansJax


I love you ayy


@hanindita


pakar saya


@navacia1


say halo istri-istri ku Jax


@istrijaxpena


mas pacar i love u


@Ngkjaxngoke


Jax halo


@Seraraaa


I love u jaxx!!!


@Kumalasari


I like you


@Anu


Do you have a lover, Jax?


@lia


Say atapu Rachel


@_lovleyy_


play song domba kuring Jax !


"Domba kuring?? hah what song is that"


Jax yang membaca komentar dari para fans memutuskan untuk mencari lagu yang berjudul domba kuring.

__ADS_1


Lagu di putar oleh Jax


Miara domba téh dua


Domba bikang duanana


Ayeuna geus ngalobaan


Ngalobaan, aranakkan


Ka balad-balad di désa


Ka dulur anu di lembur


Ulah kagét, ulah héran


Ulah nanyakeun jaluna


"Sorry gusy I don't know the meaning"


Jax mematikan musik nya ia tetap memperhatikan layar ponsel nya.


Jax menunjukan ponsel nya pada teman nya yang baru saja datang.


"Lihat bro"


"Aku baru saja memulai livenya bro" ucap jax


Hihihi


"Mau bilang hai gak"


"Sama siapa" tanya teman Jax


"Ini live? mereka mungkin bot" ucap teman Jax


"7,4 k people" ucap Jax


Jax tertawa hahahaha


"I don't know"


"Lihat mereka ngobrol di komen" Jax menunjukan interaksi fans nya


"Yo kata orang ini 46 whaa 57 rose bro" ucap Jax


"Aku tidak membuat orang-orang berlangganannya, tunggu hah woy jangan subscriber"


"Jangan bilang seperti itu" ucap teman Jax


"Bro aku tidak mau uang mereka aku tidak butuh"


"Kamu butuh" sahut teman Jax


"Oky oky aku tidak butuh uang mereka"


"Bye bye guys ummwahh" Jax berpamitan dengan penonton live nya sambil mendekatkan bibir di layar ponsel


*di atas simulasi ketika Jax live yaa guys*


Jax mengajak teman-teman nya untuk bermain game dan menonton televisi


"Nikahin" sahut teman Jax sambil tertawa


"Kamu gila" balas Jax


"Dekati dia buat dia nyaman dengan mu, memang sulit mendekati gadis yang memiliki sifat cuek" ucap teman Jax


"Memang nya kamu suka sama siapa Jax" tanya teman Jax


"Gadis yang waktu itu" sahut Jax


"Oh gadis yang berasal dari indonesia.


yaaa seperti nya gadis itu sangat cuek berbeda dengan ke empat teman-teman nya" ucap teman Jax


Jax hanya mengangguk


"Besok kita latihan lagi" ucap teman Jax


"Jam berapa" tanya Jax


"Kumpul jam 8 saja" sahut teman Jax


Skip


Part Alesya


Seperti biasa sebelum tidur Alesya akan melakukan rutinitas perawat wajah nya


Alesya mengunakan skincare sebelum tidur dan memakai body lotion.


Setelah selesai dengan perskincarean Alesya membaringkan tubuh nya dan memejamkan matanya untuk beristirahat.


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Pagi hari


Sinar mentari pagi telah menembus jendela dan tirai kamar hotel,


Alesya bangun dari tempat tidur nya ia merapikan tempat tidurnya dan membuka gordeng jendela.


ia merenggang tubuh nya


"cerah sekali hari ini"


"Cuaca yang sangat mendukung untuk berolahraga" ucap Alesya dalam hati


Alesya pergi ke kamar mandi selesai mandi dan berganti pakaian, Alesya berniat untuk mengajak teman-teman berolahraga *Jalan santai*


Seperti biasa Alesya mengunakan setelan celana pendek dan baju lengan pendek untuk berolahraga.


Alesya keluar dari kamarnya dan memangil Zena,Arla,Gina,dan Arlin


Tapi sayang nya Arla,Gina,dan Arlin sedang tidak ingin berolahraga.


"Yaudah kita aja" ucap Zena

__ADS_1


"Oke let's go" sahut Alesya


Di antara persahabatan mereka berlima hanya Zena yang benar-benar peduli dan menyayangi Alesya seperti saudara nya sendiri.


Banyak sekali hal yang di tutupi Zena dari Alesya , sebab ada salah satu sahabat nya yang bermuka dua.


Hal ini di sembunyikan Zena untuk kebaikan pertemanan mereka.


"Ayo Alesya" ucap Zena


Alesya dan Zena menyusuri jalanan yang sempat mereka lewati saat joging beberapa waktu lalu.


Disisi lain Jax akan berangkat menuju ke lapangan untuk latihan.


"Kakak ikut" ucap Josef yang melihat Jax sedang membawa kunci mobil


"Ngak usah" sahut Jax


"Ikut kak" rengek Josef


"Baiklah kamu boleh ikut" ucap Jax


"Yeayy" sontak wajah Josef yang tadi berpura-pura sedih langsung berubah menjadi ceria


Jax mengemudikan mobil nya


Setelah beberapa saat akhirnya mereka  sampai di lapangan bola.


Jax berkumpul dengan teman-teman nya dan memulai untuk berlatih.


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Alesya  & Zena masih berjalan-jalan santai sambil membawa minuman di tangan nya.


"Kakak kakak kak Alesya" Josef melihat ada Alesya di sebrang jalan


Alesya mencari diamana sumber suara yang tadi memangil nya


Ternyata Josef yang memangilnya.


Alesya melambaikan tangan nya


"Kamu sedang apa" teriak Alesya dari sebrang jalan


"Ikut kak Jax latihan" sahut Josef


Saat Alesya dan Zena kembali melangkah kan kakinya


Josef berteriak memangil nama Alesya


"Kak Alesya jangan pergi dulu" pangil Josef


Jax yang mendengar adiknya sedang memangil nama Alesya pun langsung menoleh ke sumber pembicaraan.


"Alesya?"


Josef berlari menyebrangi jalan untuk menghampiri Alesya


"Kakak mau kemana" tanya Josef


"Ehh Josef, kami hanya berolahraga santai sambil menyusuri jalan yang ada di sini"


"Ikut kak" Ucap Josef


"Boleh saja" sahut Zena


Jax berjalan menghampiri dimana Adiknya menyusul keberadaan Alesya


"Hai Alesya hai Zena" ucap Jax


"Hai" sahut Zena


Alesya tidak menjawab sapaan Jax


Jax melirik penampilan Alesya


"Sangat mempesona" batin Jax


"Paman-paman aku mau beli es krim" Josef berteriak memangil penjual es krim


"Tunggu duduk di sini saja" ucap Jax pada Josef


Jax membeli 4 buah es krim


Jax memberikan 2 buah es krim pada Josef dan menyuruhnya memberikan es krim tersebut untuk Zena sedangkan 2 buah es krim ia pegang untuk dirinya dan Alesya.


"For you Alesya" Jax memberikan es krim rasa strawberry pada Alesya


Alesya cukup malu saat akan meraih es krim tersebut, ingin rasanya ia menolak tapi...


ibunya pernah berkata bahwa kita tidak boleh menolak pemberian dari orang lain.


"Thank you" sahut Alesya sambil meraih es krim pemberian Jax


Mereka duduk di kursi taman yang cukup panjang jadi cukup muat untuk mereka berempat duduk di sana.


Entah kenapa hari ini Jax sangat beruntung bisa duduk bersebelahan kembali bersama Alesya, pasalnya Josef duduk di ujung Alesya dan Zena di tengah-tengah jadi tidak heran Jax bisa duduk bersebelahan dengan Alesya.


Alesya ingin memberikan jarak antara ia dan Jax tapi tidak bisa mau tidak mau Alesya tetap duduk di sebelah Jax.


"Kak Alesya enak kan es krim nya" tanya Josef


"Iya" sahut Alesya


Jax sesekali melihat ke arah Alesya


sangking dekat nya mereka saat ini


Jax sampai bisa mencium aroma parfum dari tubuh Alesya


Jax melihat di sudut bibir Alesya terdapat bekas es kirim


Entah kenapa tangan jax tiba-tiba bergerak dan langsung ia menyentuh sudut bibir Alesya untuk menghapus bekas es krim tersebut.


Alesya terkejut atas apa yang telah di lakukan oleh Jax padanya.


BERSAMBUNG........

__ADS_1


Temen-teman bantu vote dan komen yaa biar aku semangat ngetik


__ADS_2