
"Kakak besok boleh yaa aku ikut dengan mu ke festival, kata teman mu kalian akan kesana" pinta Josef
"Tidak" balas Jax
"Ayolah aku ikut yaa" pinta Josef sekali lagi
"Hmm baiklah besok kamu boleh ikut dengan ku" sahut Jax
Josef pun mengembangkan senyum senang nya
Jax bangun dari duduk nya
"Mau kemana Jax" tanya mommy
"Aku ingin ke kamar mom" sahut Jax
"Segera lah mandi ini sudah sore"
"Kalian juga cepatlah mandi" ucap mommy
"Siap mommy" sahut Josef
"Iya mom" sahut Jax
Mereka ber empat meninggal kan ruang keluarga dan bergegas untuk membersihkan tubuh
Skip :')
Jax sudah selesai dengan aktifitas mandi nya
ia merebahkan tubuh nya di atas kasur sambil menonton siaran televisi
"Aku ingin memberi sesuatu pada Alesya tapi... apa yang dia suka, hmm mungkin dia suka bunga atau coklat" gumam Jax
"Lebih baik aku membuatkan nya bucket cokelat yang di hiasi bunga"
Jax mencari kunci mobil dan dompet nya ia segera bersiap-siap untuk mencari bahan membuat bucket cokelat
"Kamu mau kemana Jax" mommy bertanya pada Jax
"Aku mau keluar sebentar mom" sahut Jax
"Aku mau ikut aku ikut" Josef berlari ke arah Jax "Aku ikut ya kak" pinta Josef
"Oke ayo" sahut Jax
"Hati-hati Jax jangan ngebut"
Jax menganggukan kepala nya sebagai tanda
Jax sedang mengemudikan mobilnya
"Kita mau kemana" tanya Josef
"Aku mau membuangmu" sahut Jax
"Kita ke pusat perbelanjaan kak? apa yang sedang kakak inginkan"
"Diamlah jangan banyak bicara ayo turun"
Mereka telah sampai di pusat perbelanjaan
"Apa yang ingin kakak beli" tanya Josef penasaran
"Aku ingin membeli cokelat bunga dan alat alat untuk membuat buket" sahut Jax
"Di sana ada yang menjual buket, jadi kakak bisa membeli nya di sana saja tidak perlu membuat" saran Josef
"Itu berbeda,aku mau membuat nya dengan tangan ku sendiri" sahut Jax
"mamang nya untuk siapa" tanya Josef penasaran
"Untuk teman" sahut Jax
"Teman yang mana" tanya Josef
"Jangan banyak tanya" ucap Jax
Jax memilih 10 cokelat dan beberapa bunga untuk hiasan nya, tak lupa Jax juga membeli kartu ucapannya.
"Kak aku mau itu" Josef menunjukkan jari telunjuk nya ke arah mainan lego
"ambil saja dan segera bawa kesini" sahut Jax
Josef meraih mainan lego yang ia ingin kan
"ini kak" Josef memberikan mainan lego nya pada Jax
Setelah membayar barang yang mereka beli Jax dan Josef segera pulang.
Sesampai nya di rumah Jax langsung pergi ke kamar di susul oleh Josef
Mommy yang melihat Jax sedang membawa dua kantung plastik pun bertanya
"Banyak sekali barang bawaan mu Jax, apa yang kamu beli?" tanya mommy
__ADS_1
Jax belum menjawab pertanyaaan mommy nya tapi sudah di jawab terlebih dahulu oleh adik nya Josef
"Kakak membeli bahan-bahan untuk membuat buket mom, dia membeli banyak coklat dan bunga untuk pacar nya" sahut Josef
"Cihh anak kecil tahu apa" ucap Jax
"Ohh Jax ingin memberi buket cie cie" mommy menggoda Jax
"Iya mommy sampai-sampai kak Jax tidak ingin membeli yang sudah jadi katanya dia ingin membuat nya sendiri" ucap Josef
Jax yang malu pada mommy nya pun segera ia melangkahkan kaki nya menuju kamar
"Kakak tunggu aku, aku mau membantu mu"
Josef yang melihat kakak nya pergi menuju kamar langsung ia menyusulnya
"Mom Aku mau melihat kak Jax membuat bucket" teriak Josef
Mommy mengangguk
"Kakak" pangil Josef
"Apa lagi" tanya Jax
"Aku ingin melihat mu merangkai bucket nya dan boleh kah aku membantumu kak" sahut Josef
"Boleh asalkan kamu tidak menganggu ataupun merusak" tegas Jax
"Siap kak" sahut Josef
Dengan telaten Jax merangkai buket tersebut, buket telah selesai di buat
"Wah bagus" ucap Josef
Jax tersenyum puas
"Kak kakak hari ini aku tidur bersama mu yaa" pinta Josef
"Tumben" sahut Jax
"Takut besok kakak meninggalkan ku dan tidak mengajak pergi ke festival" ucap Josef
"Oh sekarang kamu tidur duluan saja" ucap Jax
"Oke" sahut Josef
Jax meraih sebuah kartu ucapan dan menuliskan beberapa kalimat.
*small gift for you*
Selesai menulis di kartu ucapan Jax memasukan buket tersebut ke dalam paper bag
"Akhirnya selesai juga" Jax membaringkan tubuh nya di samping Josef
Jax melihat ke atas langit-langit kamar nya dan berkata dalam hati "Semoga Alesya suka"
Part Alesya
"Aku besok pakai baju yang mana" Alesya kebingungan dan mengobrak abrik pakaiannya
"Oh yang ini saja" gumam Alesya
Alesya memilih celana pendek jeans dan crop top serut hitam lengan pendek
Selesai memilih pakaiannya Alesya kembali ke kasur nya untuk beristirahat.
Matahari mulai bersinar terang Jax bangun dan membuka tirai jendela kamar,
Jax berjalan untuk mengambil handuk nya.
lalu Jax pergi ke kamar mandi, selesai mandi dan berganti pakaian Jax turun ke bawah
"Pagi mom dad kak Cerise,kak justin" sapa Jax
"Pagi Jax" sahut mereka serempak
"Duduk lah Jax mommy telah memasak masakan kesukaan mu" ucap mommy
Jax duduk di samping kak Justin
Mereka meraih piring masing-masing dan meletakan beberapa makanan di atas piring nya.
"Di mana Josef" tanya daddy
"Bik pangil kan Josef di kamar nya" daddy menyuruh pelayan memangil Josef
"Tidak perlu dad Josef masih tidur di kamar ku" sahut Jax
"Jangan di bangunkan bik biarkan saja, Josef masih tidur" perintah daddy pada pelayan
Josef mengedip ngedipkan matanya dan melihat ke arah samping
di lihat tak lagi ada kakak nya
segera Josef bangun dari tempat tidur dan berlari turun dari tangga dan berteriak
__ADS_1
"Mommy mommy apa kak Jax sudah pergi"
Jax yang mendengar Josef sedang mencari nya segera Jax bersembunyi di bawah meja makan dan berkata pada mommy
"mom katakan pada Josef aku sudah berangkat dari tadi" pinta Jax
"mom dimana kak Jax" tanya Josef
"Kak Jax sudah berangkat dari tadi nak" jawab mommy
Wajah Josef tampak sangat kesal "dia sudah berjanji akan membawaku bersama nya mom"
Jax yang melihat adik nya sudah ingin menangis pun keluar dari balik meja makan sambil tertawa
"Haha Josef Josef baru begitu saja kamu sudah ingin menangis dasar cengeng" ucap Jax
Mommy daddy Cerise dan Justin pun ikut menertawai Josef
"Makanlah dulu setelah itu mandi dan bersiap siap" ucap mommy
Josef ikut duduk di meja makan di samping nya terdapat Jax
"Nagis nangis" Jax terus menjahili adik nya
"Siapa bilang aku menangis? aku tidak menangis" balas Josef
"Sudahlah segera habiskan makanan mu Josef nanti kamu di tinggal beneran" ucap mommy
Selesai makan Josef bersiap siap untuk ikut bersama kakak nya ke festival
"Kak aku sudah siap" ucap Josef
"Oke tunggu sebentar" Jax pergi ke kamar dan mengambil buket yang telah ia buat semalam untuk Alesya, sejenak Jax memandangi cermin dan melihat penampilan nya.
"Ayo" ajak Jax pada adik nya
"Hati-hati" ucap mommy
"Iya mom" sahut Jax
Jax sudah mengemudikan mobil nya
"Kenapa lewat sini kak seharus nya kan lewat kiri" tanya Josef
"Kita akan menjemputmu seseorang, ingat kamu tidak boleh nakal" jawab Jax
Hotel XX
Jax dan Josef telah sampai di hotel X dan turun dari mobil
Arla yang melihat sudah ada Jax di depan segera ia memangilkan teman-teman nya
Guys Jax sudah datang
"Astaga mimpi apa aku kita bisa satu mobil sama jak omaoamagaaa"ucap Arlin
"Alesya Alesya" pangil mereka berlima
"Guys kalian ke depan duluan saja aku sedang mencari sepatu ku" sahut Alesya
"Baiklah kami ke depan duluan yaa" ucap Zena
Mereka berlima berjalan menuju mobil Jax
"Jax tunggu sebentar Alesya masih di kamar"
Jax hanya mengangguk "kalian masuk lah"
"Josef kamu Josef adik nya Jax" tanya Arla
"Iya" jawab Josef
Alesya selesai memakai sepatu
hari ini ia mengikat rambutnya di tambah dengan hiasan jepit rambut, di lihat penampilannya yang sudah baik segera ia keluar dari kamar dan menunju ke arah mobil Jax.
Jax yang melihat Alesya sudah berjalan ke arah mobil ia pun segera masuk,
Alesya melihat ke arah bangku penumpang sudah penuh diduduki oleh teman nya.
Jax membuka suara "duduklah di depan bersama adik ku bangku belakang sudah penuh, tubuh mu kecil jadi masih bisa duduk di samping Josef"
Alesya menuruti perintah Jax
Jax segera mengemudikan mobil nya
sesaat Jax melirik ke arah Alesya
"Sangat cantik" ucap Jax dalam hati
"Halo kakak siapa namamu" tanya Josef pada Alesya
"Namaku Alesya siapa namamu" sahut Alesya
"Namaku Josef adik nya Jax, apakah kakak pacar kakak ku?" tanya Josef pada Alesya
__ADS_1