
pagi itu pelajaran berjalan dengan sempurna, bel berbunyi menandakan jam istirahat tiba , murid-murid berhamburan keluar menuju kantin untuk mengisi perut yang keroncongan.
Ara masih setia dengan kursi nya, duduk sambil membolak balik novel karya idola nya yang baru dia beli kemarin.
"Ra, ke kantin yuk, aku laper nih" rengek Ricky yang mengguncang tangan Ara pelan.
"duluan deh ky,aku lagi asik nih.ajakin anak-anak lain aja deh entar aku nyusul". sahut Ara sibuk dengan novel nya.
"yah ga selera makan dong kalo kamu ga ikut, ntar yang ngabisin makanan di kantin siapa? kan kamu tuh yang suka banget sama gorengan khas nya bu'de, ntar habis loh" rayu Ricky.
"yaudah hayuk deh, demi kamu ini padahal aku mau diet" ucap Ara sambil tersenyum
" Diet apaan ? kerja nya makan Mulu" protes Ricky.
Mereka berjalan bersama di lorong sekolah, tak heran sangat akrab sampai-sampai di isu kan pacaran oleh adik kelas.
bagaimana tidak, mereka berdua cukup serasi. tapi Ara dan Ricky adalah teman kecil, ibu Ara dan orang tua Ricky adalah teman sewaktu SMA dulu, dan berlanjut sampai mereka memiliki anak, kemudian anak melanjutkan persahabatan mereka.
__ADS_1
Meskipun perbedaan agama cukup jelas, tapi toleransi sangat kuat di antara mereka.
"Hai, kamu yang tadi pagi kan " ucap bintang menyapu ocehan Ara kepada Ricky di lorong sekolah menuju kantin itu.
"ya, kenapa?" ucap Ara padanya.
Ara yang tidak mudah akrab itu terlihat dingin di hadapan murid laki-laki itu.
"ga papa. sorry yang tadi pagi" sambung nya lagi, padahal dia tahu itu bukan salah nya.
"Oh iya," singkat Ara , kemudian mengajak Ricky berjalan lebih cepat.
Bintang hanya tersenyum, kemudian melangkah pelan menuju kantin.terlihat anak murid perempuan memperhatikan bintang yang pesonanya meng uwuw kan itu.
"Ra, kurang-kurangin deh cuek nya, gak baik tau." ucap Ricky yang sudah di kantin bersama Ara menyantap mie goreng masakan bu'de kesukaan mereka.
"iya, entar di coba" cuek Ara masih menikmati mie nya.
__ADS_1
Sore itu bel pulang telah berbunyi, murid-murid kembali ke rumah mereka masing-masing. sementara Ara masih singgah dulu di salah satu toko buku dekat sekolah nya untuk melihat-lihat apakah buku baru sudah tiba.
"Hai" panggil laki-laki yang tak sengaja lewat di sebelah nya.
"ehhhh" Ara kaget dan menoleh ke arah belakang, ternyata laki-laki itu adalah anak pindahan yang tadi pagi satu kelas dengan nya.
" boleh aku tahu nama mu? " ucap bintang dengan berani.
" aku Ara " Ara menjawab masih dengan nada cuek.
"Ara ya?, boleh kita berteman" ucap laki-laki itu berani sekali lagi.
" aku tidak janji " jawab ara singkat kemudian pergi untuk membayar buku yang baru di ambil nya, tanpa menoleh bintang yang masih tersenyum dengan nya meskipun punggung Ara sudah cukup jauh.
Hari-hari berlalu seperti biasa di sekolah, Ara yang tidak mudah akrab dengan seseorang masih belum bisa berteman baik dengan Bintang, sementara Ricky yang setia dengan game nya kurang memperhatikan pelajaran di sekolah dan sering di hukum oleh guru.
Tak terasa kenaikan sekolah sebentar lagi tiba.
__ADS_1
para murid sudah mempersiapkan diri, sementara Ricky masih sering di hukum karena jarang masuk sekolah.
Ara yang kesal sering kali memarahi nya, berharap perubahan pada ricky.