Jatuh Cinta Kepada Tuan Mafia

Jatuh Cinta Kepada Tuan Mafia
Nenek kritis


__ADS_3

chila dan Tori pun keluar dari gedung menjulang itu dengan cepat mereka segera menuju mobil untuk segera ke rumah sakit


30 menit pun mereka sampai di rumah sakit


"nenek nenek......."pekik chila "nenek dimana nekkkk"


"maaf nona ini rumah sakit tolong jaga sikap anda"ujar suster itu


"tenang dulu chila"ujar Tori


"maaf suster saya mau tanya pasien atas nama nek Setyo " tanya Tori pada suster


"oh ya tadi baru saja ada nenek² masuk ruang IGD kamar nmr 81"ucap suster


"ohh terimakasih suster"ujar Tori


mereka pun pergi menuju ruang IGD nek Setyo berada


"nenek nenek"ucap chila dengan menangis


"maaf kalian siapanya pasien ya kalau boleh tau?"tanya dokter yang baru saja keluar dari ruangan IGD


"oh ya kami keluar nek Setyo dok.. bagaimana keadaan ibu sya?"tanya Tori pada dokter


"oh ya maaf saya harus memberitahu saat ini nek Setyo mengalami keritis"jawab dokter itu


"APA KERITIS?!!!!!"pekik Tori dan chila berasamaan


"iyaa"jawab dokter


"ke.. ke..kenapa bisa dok apa yang terjadi oleh nenek saya dok?"tanya chila dengan pilu

__ADS_1


"nenek anda mengalami benturan di kepala yang membuat nek Setyo kritis.... yasudah saya pamit dulu kalau ada masalah panggil saja"ucap dokter beranjak pergi


"paman bagaimana ini kenapa nenek bisa???"ucap chila kepada Tori


"sabar chil pasti nenek akan baik baik saja"tenang Tori


chila pun masuk untuk menemui neneknya ia tak kuasa melihat neneknya berbaring di atas kasur tak berdaya sakit hatinya,pilu,nyeri dia membayangkan jika ia akan kehilangan orang yang ia syg lagi


"nenek bangun lah jangan tinggalkan chila hikss...hiks...."ucap chila sambil menangis


"sudah chila tenangkan dirimu dulu paman akan pergi ke kantor sebentar ada urusan mendadak tolong kamu temani nenek dulu ya chil"ucap Tori ia pun beranjak pergi


"nenek ayo bangun nek hiksss.....hiksss....hikss...."ucap chila


Disisi lain Yoshua sedang berkutik dengan laptop nya


"sial siapa yang berani membuat kecurangan ini belum tau apa siapa diriku cihhh"umpat Yoshua


"reyyy....."panggil Yoshua pada reyyy


"aku ada pekerjaan untukmu"ucap Yoshua


"pekerjaann?? pekerjaan ku saja masih banyak yosh jang---"ucap Rey terpotong


"sudahlah ini penting ada yang bermain main dengan kita"ucap Yoshua


"whatt??? whoo???"tanya Rey bingung


"yahhh ada yang korupsi sepertinya lihatlah keuangan kita banyak dana yang keluar"ucap Yoshua


"kau selidiki semua ini dan beritahu aku segera siapa yang telah curang"tambah yoshua

__ADS_1


"yahhh kau benarrr"ucap rey


"emmm apa kau tau siapa kira²?"tmbh Rey yg seprtinya Yoshua sudah tahu.


"belum yakin"ucap Yoshua


"yasudah lh aku pamit dulu"ucap Rey beranjak pergi meninggalkan ruangan Yoshua


"cihhh dasar manusia tak punya akal bisa bisanya mengambil tetapi tetap ada jejaknya apa dia kira aku bodoh?" umpat Yoshua dalam hati


tok tokk tokkk


suara pintu pun berbunyi


"masukkk"ucap Yoshua


"permisi tuan saya ingin memberikan kopi untuk anda ini kopi manis yang anda suka kan pasti???"ucap wanita itu menatap Yoshua dengan manja sedangkan Yoshua menatap wanita itu jijik


"what?? siapa yang menyuruhmu membuatkan ku kopi??"ucap Yoshua datar


"tidak ada tuan,tetapi saya ingin membuatkan untuk anda"ucap wanita itu manja


"pergi dan bawa kopi itu"ketus Yoshua


"maksudnya tuan?"tanya wanita itu kesal +bingung


"aku tidak ingin mengulang kata-kata ku"ucap Yoshua kesal


"tapi tuan ini kan ko----"ucap wanita itu terputus


"bawa pergi aku tak suka kopi manis"ucap Yoshua ketus kesal

__ADS_1


wanita itupun keluar dengan kesal karena baru kali ini ia di telantarkan


"awas saja kau tuan kau pasti akan sangat jatuh cinta padaku"umpatnya


__ADS_2