
Malam hari di villa Zio tak mau melepaskan El barang sedikit pun dari pelukan nya sedari tadi siang.
"Tuan ku bisa kah anda melepaskan saya ini sudah jam 8 malam , apakah anda tidak lapar"?
" Aku sudah kenyang kok sayang karena puas memakan mu"
"Tapi aku belum makan tuan dan aku sangat lapar sekarang"
"Benar kah apakah nyonya Ellena Zihan Wijaya Kusuma lapar baiklah bersihkan dirimu kita akan pergi keluar untuk makan"
" Benar kah, tuan yes......yes....... akhirnya aku bisa melihat keindahan negara J yang indah"
El segera pergi ke kamar mandi membersihkan dirinya dan setelah selesai El mengenakan gaun merah hati selutut dengan mekup tipis yang memancarkan kecantikan natural
setelah selesai El turun untuk menghampiri Zio.
"Waaaaah tuan tampan sekali sungguh luar biasa"
Tampa El sadari kata-kata kagum itu keluar
begitu saja dari mulutnya,Zio yang mendengar kata-kata El menjadi tersipu
"Sayang aku dengan apa yang kamu katakan tadi"
"Haaaah..... astaga mulut ini benar-benar tidak bisa mengontrol dirinya saat melihat sesuatu yang indah"
__ADS_1
"Sudah lah sayang ku sebaiknya kita berangkat okeh, atau cancing di dalam perut mu itu benar-benar akan demo nantinya"
"Ah........El apakah kamu bisa tidak melakukan hal memalukan di depan tuan mu"
"Sudah-sudah sayang aku dengar semua yang kamu katakan"
Setelah itu mereka pun pergi ke sebuah kafe pinggir pantai dengan pemandangan lain malam yang indah membuat El semakin kagum dengan tempat itu.
"Sayang ku ayo turun kita sudah sampai"
*Zio membuka kan pintu dan mengulurkan tangannya pada El, setelah itu mereka pun masuk kedalam kafe
Semua mata yang memandang mereka berdecak kagum karena keduanya tampak begitu serasi .
Didalam kafe El lebih terkejut lagi saat melihat tulisan yang begitu besar yang
Ellena Zihan maukah kamu menikah dengan ku dan menerima segala kekurangan ku.
El hanya bisa menitikkan air mata karenal begitu terharu dan bahagia* .
*Apalagi ketika Zio berlutut di hadapannya dengan sebuah cincin yang bertuliskan
**Zion 💖 Ellena selama nya
Deng**an lantang Zio mengucapkan Ellena Zihan maukah kamu menjadi istriku ,teman ku , kekasih ku, sahabat ku dan pendamping ku.
__ADS_1
Ellena hanya bisa mengangguk pertanda setuju
"Sayang* terima kasih karena sudah mau menerima ku menjadi bagian dari hidup mu"
"Tuan ku tidak boleh bicara begitu saya lah yang harus berterima kasih karena sudah mau mencintai saya yang bukan apa-apa ini"
"Kamu adalah segala nya untuk ku sayang terima kasih karena mau menjadi penerang dalam hidup ku ini"
*Setelah itu mereka makan. dengan El yang duduk di pangkuan Zio ,El seperti patung yang tidak berani bergerak sedikit pun hanya menuruti semua yang Zio katakan dan lakukan.
"Sa*yang kita akan menikah 3 bulan lagi di negara ini kita akan lakukan pernikahan termegah untuk mu"
"heeem terserah tuan ku saja saya hanya mengikuti apa pun yang tuan ku mau"
"Sayang ada apa dengan mu kenapa kamu kaku begini apakah kamu sakit"?
"Tidak tuah Hanya saja bisa kah saya duduk dengan normal di kursi bukan duduk di posisi seperti ini"
No.....no ....aku tidak ingin bokong mu sakit karena duduk di kursi keras itu yang ada itu akan membuat mu tidak yaman"
*Tuan muda kalau buat alasan yang lebih masuk akal bilang saja tak mau melepaskan ku( El mengomel dalam hati tapi tidak bisa menolak perlakuan istimewa Zio padanya)
**Cinta ku......tak pernah memandang siapa kamu tak pernah menginginkan kamu lebih dari apa adanya diri mu......
cinta ku terasa sempurna karena hati mu selalu menerima kekurangan ku sungguh indah cintaku
__ADS_1
By Niki Tirta dan venesa anjel.
jangan lupa like komen vote 😘😘😘😘😘😘***