
Masih dimalam yang sama di villa.
El.......... buatkan aku kopi dan antarkan ke kamar ku.
Baik tuan segera saya buatkan.
" **El segera pergi ke dapur dan membuat kan kopi untuk Zio"
"setelah selesai El pun mengantarkan kopi ke kamar Zio"
"Tok......tok ...............El mengetuk pintu**.
Masuk lah pintu tidak dikunci.
El pun masuk dan meletakkan kopi di meja samping tempat tidur, sementara Zio masih asyik dengan leptop nya.
El untuk seminggu kedepannya kita tidak pergi ke kantor.
Kenapa tuan apakah tuan sakit,El merasa kuatir.
bukan- bukan begitu, besok kita akan pergi ke negara J selama seminggu kedepan.
Oh... begitu, Apakah saya juga harus ikut?
" El bertanya dengan penuh harap"
Tentu saja kamu ikut jika kamu tidak ikut siapa yang akan menemani aku nanti dan mengurus segala sesuatu untuk ku?
Baik tuan lalu apa yang perlu saya persiapkan untuk dibawa besok?
" El bertanya pada Zio"
Tidak perlu karena Segala sesuatu sudah nikol persiapkan di sana jadi tidak perlu membawa apapun.
Begitu ya.
"*teryata jadi orang kaya itu sangat menyenangkan mau apapun tidak perlu repot tinggal suruh ini itu sungguh beruntung.
__ADS_1
" El bergumam di dalam hatinya"
El*..... kemari lah menepuk pahanya.
Ia tuan ," El pun menghampiri Zio dengan patuh dan duduk di pangkuan Zio.
El........ apakah kamu takut padaku?
" Zio bertanya dengan lembut pada El sembari membelai El dengan lembut"
Saya bukan nya takut hanya tidak berani
" El menjawab dengan polosnya"
Bukan kah itu sama saja, apakah aku begitu menakutkan ya sehingga membuat mu begitu takut.
" Zio bertanya dengan lembut"
Bukan- Bukan tuan bukan begitu saya hanya takut , saya sangat terpesona dengan ketampanan dan pesona tuan
"El keceplosan dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya"
apakah aku tidak bermimpi?
Iya tuan anda terlalu tampan dan mempesona sehingga membuat setiap mata yang menatap anda akan takluk pada anda.
" ucap El jujur"
Lalu bagaimana dengan mu , apakah kamu tidak terpesona oleh ku?
"Zio sengaja mengoda El dengan pertanyaan nya"
bukan nya tidak terpesona tuan tapi sangat terpesona tuan sehingga saya takut.
"Ucap El jujur dan polos"
Tuhan kenapa kau ciptakan mahluk yang begitu mengemaskan seperti El ini aku benar-benar tidak tahan ingin segera melahapnya, tapi aku harus bersabar untuk itu.
__ADS_1
" Zio bergumam dalam hati"
Tuan jika sudah tidak ada yang tuan perlukan saya permisi.
"sebelum El berdiri Zio Sudah , menarik nya kedalam pelukannya dan mencium bibir El Dengan lembut dan mesra"
Tuan kenapa Anda mencium saya.?
Kenapa tidak bukan kch aku sudah lihat Semua dari atas sampai bawah.?
Lalu apa lagi, kamu milikku kenapa aku tidak Boleh menyentuh. milikku?
Tapi......tidak ada cap di tubuh saya yang menandakan saya adalah milik tuan.
" kata El sambil memanyunkan bibirnya"
Melihat tingkah El yang polos membuat. Zio semakin gemas dan memulai lagi ciumannya, dengan retmi yang kadang lembut dan kadang ganas sehingga membuat El kesusahan untuk bernafas.
***hooss ......hoos............. tuan saya tidak bisa bernafas, ucapan El tersendat sendat.
Nyonya*** Ellena Zihan Wijaya Kusuma sayang kamu harus banyak belajar lagi tentang urusan ranjang dan cara memuaskan suami mu ini.
"Zio membisikkan kata-kata mesra di telinga El
hingga membuat El merinding"
Tuan saya mohon jangan lakukan ini.
El nampak takut dengan Zio saking takutnya El menangis,
Melihat El menangis Zio benar-benar tidak tega dan tidur di samping El sambil memeluk nya.
sudah jangan menangis sayang ku , aku tidak akan melakukan apapun padamu sekarang tidurlah mengeti.
El hanya mengangguk dengan patuh dan tidur dalam pelukan Zio.
Mereka pun tidur dengan nyenyak nya.
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote 😘