
"huuuu......"ternyata capek juga kesana kemari cuma buat mintak tanda tangan lagiiiii hadehhhhh......semangat jhennnnnn semangatttttttt ingat ini baru permulaan untuk Lo meraih salah satu impian lo,Lo harus semangatttttttt"
sambil membawa beberapa berkas yang sudah lengkap dan beberapa pas foto untuk pendaftaran sebagai calon ketua OSIS Jhen melangkahkan kaki nya ke depan meja panitia pendaftaran
"kak ini berkasnya
"oke Jhen,oh ya jhen besok adalah seleksi tahap awal jadi Lo persiapin visi dan misi Lo untuk meyakinkan siswa kalo Lo siap mencalonkan diri"
"oh..ya kk Jhen udah nyiapin kox kk tenang ajah"Jhen mengacungkan jempol nya seraya melangkahkan kaki nya meninggalkan meja pendaftaran.
berbeda dengan seseorang yang sedari tadi menatapnya entah apa arti tatapan orang tersebut
"he..ternyata dia memang nekat(gumam orang itu yang tak lain adalah Rafa)
Rafa adalah seseorang dari masa lalu Jhen yang entah kenapa sampai saat ini masih mengikuti Jhen dari belakang entah karna mau ngejagain atau karna cintanya untuk Jhen entahlah apa yang bisa membuatnya tetap bertahan menatap dan menjaga Jhen dari jauh bahkan bersembunyi dengan wajah milik orang lain namun tidak dengan namanya.
hal ini berbeda dengan jhen,Jhen yang tak pernah sadar akan kehadiran orang tersebut bahkan ia tak pernah kenal orang itu merasa enteng2 saja bahkan jika bertemu di kantin pun semuanya tetap biasa2 ajah
"Hay Broo....."suara seseorang yang membuyarkan lamunan Rafa
"eh..loooo"Rafa menarik Sabahat nya itu untuk langsung menuju ke kantin
setelah sampai di kantin keduanya duduk dan langsung memesan makan nya
"fa....kapan sih Lo mau terang-terangan muncul di hadapan jhennnnnn?
gua capek tau harus buat dia gitu,Lo nggak seharusnya lari dari masalah kayak gini donk raf....
"bukan gitu kik,gua cumann...
__ADS_1
"cuman apa raf..Lo mau kalo Jhen selamanya bakal lupain Lo dan jatuh cinta beneran sama gue???
"yah nggak la kii..awas ajah Lo macem2 sama Jhen"sambil mengajukan kepalan tangannya kehadapan Rizki
"sloww menn..kan apa yang gua lakuin juga atas dasar perintah Lo kalii dan Lo juga slalu awasin gua kan?
"hemmm
"raf kalo di liat2 kayaknya Jhen nggak mempan deh kalo tindakan2 itu gue yang lakuin,kenapa nggak Lo ajah yg secara langsung?kan Lo pasti lebih faham Jhen dan ni yaa Lo bisa ngajak Jhen untuk ngelakuin hal2 yang pernah kalian lakuin bareng pas 2th yang lalu! mungkin dengan begitu dia bakal bisa ingat Lo lagi raf....
"entahlah kik gua bingung di satu sisi gua udah bukan gua yang dulu lagi di sisi lain Jhen udah lupain gua secara totol
dan di sisi lain gua masih mau memperjuangkan perasaan gua ke Jhen"Tampa Rafa sadari air matanya mulai menetes
"ih..Lo kox jadi cengeng gini raf?jijikk guaa
"serah lo
"apa'an??
Rizki membisikkan sesuatu ke telinga Rafa entah bagaimana ekspresi rafa ketika mendengarkan ide temannya itu namun tak begitu buruk
"oke bantu gua siapin berkas
"tenang berkas Lo udah siap raf
"thankss brooo"Rafa merangkul temannya itu sebagai ungkapan terimakasih nya dan persahabatannya.
"hemzzzz calon ketos nampaknya sibuk banget nya"ujar Kiki yang kini duduk di depan meja Jhen yang penuh dengan beberapa berkas dan buku yang berserakan
__ADS_1
"emmmmm..
"Jhen kalo misal Lo menang trus jadi ketos,apa Lo tetap bakal ngejar seseorang yg kemaren udah bikin Lo nangis?
sejenak jhenn diam mendengarkan kata2 yang di ucapkan sahabatnya itu.saking sibuknya dia beberapa hari ini bahkan ia meluapakan seseorang yg telah mematahkan hati nya beberapa hari lalu.
Jhen menghela nafas kasar
"mungkin iya atau mungkin nggak"jawab Jhen yang kini menghentikan aktifitas nya
"Jhen apapun keputusan lo,Lo harus ingat apapun yang menyakiti lo,itu nggak bakal bisa ngeruntuhin tujuan hidup Lo ya,Lo harus kuat"
entah ini ke berapa kali air mata Jhen keluar karna mengingat orang yang sedang mereka bahas
"iya kiii..gua pasti ingat itu,dan keputusan gua,gua bakal lupain dia dan gua bakal nutup hati gua buat siapa ajah karna gua mau fokus di pencalonan ini dulu kii
"gitu donkk seorang Jhen nggak boleh lemahh,oh ya gua ke toilet bentar ya"seraya pergi meninggalkan Jhen di kelas nya
Jhen yang duduk di kelasnya kini mulai menyeka air matanya yang sedari tadi keluar Tampa henti dan di ambilnya handphone miliknya
"gua bakal lupain Lo kk"ucap Jhen yang mulai membuka galerinya
terlihat beberapa fhoto Rizki di dalamnya dan beberapa Vidio tentang Rizki.
Jhen mulai menekan satu persatu foto tersebut dan juga vidio2nya lalu menekan tombol delete...selesaiiiii
kini tak hanya foto dan Vidio bahkan juga nomor kontak pria itu sudah dia blokir
cklekk
__ADS_1
pintu kelas terbuka dan betapa kagetnya Jhen ketika yang datang adalah......